MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 27 Agustus 2019 10:53
Kaltim Menjadi IKN, Razia Kependudukan Hukumnya "Fardhu" dan Harus Ditingkatkan
PENERTIBAN: Razia yang dilakukan tim gabungan di salah satu rumah kos di Balikpapan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Terpilihnya Kalimantan Timur menjadi Ibu Kota Negara (IKN), khususnya di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, membuat Kota Balikpapan yang berada di tengah-tengah kedua kabupaten ini menjadi pintu gerbang utama. 

Pasalnya, bandara udara internasional dan pelabuhan kapal berada di Balikpapan. Diperkirakan Kota Minyak ini akan kebanjiran pendatang asal luar pulau Kaltim.

Menanggapi itu, Kasat Pol PP Balikpapan, Zulkifli mengatakan, saat ini pihaknya rutin menggencarkan razia administrasi kependudukan, ke semua wilayah di Balikpapan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya pendatang gelap tanpa memiliki identitas bermukim di Balikpapan.

"Sementara ini minimal razia KTP, di rumah sewa, kos, pondokan, di pelabuhan ketika ada lonjakan pendatang masuk, kita lakukan pengecekan identitas itu tetap kita jalankan," ungkap Zulkifli. Saat ini, pihaknya hanya menjalankan peraturan perundang-undangan yang ada tentang kependudukan. Yang di mana, para pendatang diwajibkan untuk melaporkan diri ke pihak ketua RT 2x24 jam. 

Peraturan ini lebih ringan dibanding dengan peraturan sebelumnya, yang di mana syarat bagi para pendatang harus memiliki penjamin yang merupakan warga Balikpapan, serta harus memiliki pekerjaan. Dengan seperti itu, para pendatang yang ada dapat terkontrol, dan tidak menjadi gelandangan di Balikpapan. "Kalau dulu pendatang itu harus memiliki pekerjaan, dan ada jaminan di sini ikut keluarga. Karena yang kita khawatirkan nanti jika tidak ada penjamin dan dia melakukan tindakan kriminal itu yang sangat berbahaya," bebernya.

Zulkifli berharap, dengan terpilihnya Kaltim menjadi IKN ini, nantinya akan ada aturan-aturan nasional yang akan diterapkan di sini, khususnya aturan tentang pendatang. "Karena ini nanti sebagai Ibu Kota, kita berharap nanti ada ketentuan khusus, punya aturan sendiri, jika ada aturan itu kita nanti ikuti aturan itu," pungkansya. (pri/cal)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 12 September 2019 10:43

Satu Ruko Ludes Diamuk Si Jago Merah

TANA PASER– Warga Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Paser, Selasa (10/9)…

Senin, 09 September 2019 10:37

Dua Lokasi Kembali Membara

BALIKPAPAN- Lagi-lagi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Balikpapan.…

Sabtu, 07 September 2019 10:26

Warung Mbak Ros Dibobol Maling

BALIKPAPAN- Seputaran Jalan Soekarno-Hatta Km 4 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan…

Selasa, 03 September 2019 11:01

Ojol Demo Kantor Sendiri

BALIKPAPAN - Kantor Gojek Balikpapan yang berada di Jalan MT…

Jumat, 30 Agustus 2019 10:38

Lulus dari Rutan Jadi Maling

BALIKPAPAN - Rupanya sepak terjang tersangka Darwansyah alias Wawan (24)…

Kamis, 29 Agustus 2019 10:27

ABG Layani Pria Hidung Belang

TANJUNG REDEB- Polres Berau berhasil mengungkap kasus eksploitasi anak di…

Rabu, 28 Agustus 2019 10:40

Kakak Beradik Diringkus Polisi

TANA PASER– Opsnal Jatanras, Satuan Reserse Kriminal Polres Paser dibantu…

Selasa, 27 Agustus 2019 10:53

Kaltim Menjadi IKN, Razia Kependudukan Hukumnya "Fardhu" dan Harus Ditingkatkan

BALIKPAPAN- Terpilihnya Kalimantan Timur menjadi Ibu Kota Negara (IKN), khususnya…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:01

Jaksa dan Terdakwa Sepakat Tak Banding

BALIKPAPAN- Pasca sidang putusan terhadap tiga terdakwa yakni Hardjito yang…

Sabtu, 24 Agustus 2019 09:59

Duar! Stadion Segiri Terbakar

SAMARINDA- Api berkobar dari sebuah kafe di Kompleks Stadion Segiri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*