MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Jumat, 30 Agustus 2019 10:36
Kontribusi Mitra Gojek Capai Rp 423 M

Bagi Perekonomian Kota Balikpapan

KOMPAK:District Head East Kalimantan Gojek, Aryo Bernadi bersama mitra Gojek Mbah Djenggot dan Said Agus.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Transportasi berbasis online kini menjamur di Balikpapan. Salah satunya penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi Gojek yang hadir di Kota Minyak sejak tahun 2016 silam. 

Keberadaan Gojek bukan hanya bertujuan untuk kepuasan pengguna atau pelanggan, namun dibalik itu ada mitra gojek, yakni para driver maupun pemilik usaha yang bekerjasama dengan perusahaan tersebut. 

Dari riset independen lembaga demografi UI (Universitas Indonesia), mitra gojek berkontribusi mencapai Rp 423 miliar bagi perekonomian daerah di Balikpapan pada tahun 2018. Dalam hal ini, disebutkan pendapatan mitra Go Ride (layanan antar roda dua) rata-rata naik 19 persen di atas UMK. 

Menurut Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Mulawarman, pihaknya juga menjaga kesejahteraan mitra gojek serta kualitas layanan berbasis aplikasi tersebut.

"Dalam menjalankan strategi untuk kesejahteraan mitra perlu didukung secara menyeluruh, seperti pendapatan yang berkesinambungan pengelolaan keuangan serta pengembangan skill," bebernya. 

Ditambahkan District Head East Kalimantan Gojek, Aryo Bernadi, mitra Go Food (layanan pesan antar makanan) pun mengalami kenaikan omzet sebesar 40 persen pasca bergabung.

"Kenaikan omset ini rata-rata Rp 4,85 juta per bulan," bebernya. 

Salah satu sosok mitra Gojek, Mujiyono atau Mbah Djenggot yang kini berusia 63 tahun bergabung sejak pertama layanan tersebut di launching di Balikpapan, yaitu 2016. Pada awalnya dirinya merupakan sopir angkot yang sudah beroperasi sejak tahun 1990. Pada tahun 2016 ia melihat prospek menjadi driver ojek berbasis online, menjanjikan.

"Akhirnya saya bergabung pada 2016 itu. lama-lama saya merasakan nyaman dan memutuskan menjual angkot milik saya dan terjun sepenuhnya sebagai driver," ungkap pria yang memiliki tiga orang anak ini. 

Akhirnya ia memutuskan untuk mentarget dirinya agar bisa berangkat umroh pada tahun 2017. Dalam setahun dengan rata-rata penghasilan Rp 250 ribu per hari, mengaku bisa menabung Rp 100 ribu per harinya. Terlebih pada saat itu si anak sudah semuanya lulus sekolah.

"Akhirnya saya kumpulkan uang Rp 100 ribu per hari, atau kalau bisa dapat lebih saya juga sisihkan lebih. Yang jelas pendapatan saya bisa lebih tinggi dibandingkan dengan menjadi sopir angkot," ujarnya.

Saat menjadi supir angkot per harinya ia bisa mendapat Rp 300 ribu, namun dengan biaya perawatan yang lebih besar lantaran yang dikendarai adalah roda empat. Sementara saat ini dia hanya menggunakan kendaraan roda dua, sehingga biaya perawatan lebih kecil.

"Jam kerja saya mulai keluar pukul 07.00 Wita, biasa saya istirahat secukupnya siang hari, dan melanjutkan sampai dengan paling malam jam 24.00 Wita. Atau kalau saya masih kuat bisa sampai pukul 01.00 Wita. Tapi kalau memang saya lagi ingin istirahat, jam 10.00 Wita saya sudah pulang," terang Mbah Djenggot. 

Sementara, driver lain, Said Agus berusia 55 tahun mengaku memutuskan bergabung sejak diajak Mbah Djenggot. Pilihnya bergabung pada tahun 2017 dan per harinya bisa menghasilkan paling banyak Rp 300 ribu. 

"Sampai sekarang saya juga masih punya bisnis ayam potong di Kilometer 28, Karang Joang. Karena pekerjaan ini menurut saya fleksibel, jadi bebas mengatur waktu sendiri," tandasnya. (cha/vie)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 10 September 2019 10:36

Harga Ayam Naik Rp 1.000 Per Ekor

BALIKPAPAN-Harga ayam potong atau broiler di Pasar Rapak mengalami kenaikan.…

Sabtu, 07 September 2019 10:24

Daging Sapi Lokal Lebih Diminati Konsumen

BALIKPAPAN-Pemerintah melakukan impor daging bertujuan untuk menstabilkan stok dan harga…

Rabu, 04 September 2019 11:40

Sambut IKN, Balikpapan Siap Jadi Lumbung Pangan

BALIKPAPAN-Presiden Joko Widodo telah menetapkan Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya Penajam…

Selasa, 03 September 2019 10:59

Iuran BPJS Bakal Naik, Warga Menjerit

BALIKPAPAN - Pemerintah bakal menaikkan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100…

Sabtu, 31 Agustus 2019 11:36

Biaya Transfer Antarbank Turun

BALIKPAPAN- Mulai 1 September ini, biaya transfer antarbank melalui sistem…

Jumat, 30 Agustus 2019 10:36

Kontribusi Mitra Gojek Capai Rp 423 M

BALIKPAPAN-Transportasi berbasis online kini menjamur di Balikpapan. Salah satunya penyedia…

Jumat, 30 Agustus 2019 10:34

Banjir Permintaan dari Luar Daerah

BALIKPAPAN-Keputusan memindahkan ibu kota negara ke Kaltim seketika berdampak positif…

Kamis, 29 Agustus 2019 10:25

Gadai Emas 3,5 Gram Dapat Porsi Haji, Pasutri Dominasi Nasabah

BALIKPAPAN-Melalui produk Arrum Haji, PT Pegadaian (Persero) memberi kemudahan masyarakat…

Rabu, 28 Agustus 2019 10:33

Perhotelan Sebut Okupansi Masih Stabil

BALIKPAPAN-Tidak berlebihan rasanya bila menyebut banyak masyarakat yang ingin melihat…

Rabu, 28 Agustus 2019 10:32

Aneka Ikan Kering di Kios H Durahman

BAGI pengunjung pasar tradisional Rapak Plaza yang ingin membeli aneka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*