MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Jumat, 06 September 2019 10:40
Masyarakat Dilarang Membuka Lahan dengan Membakar

Tohar Pimpin Rakor Pengendalian Karhutla

DILARANG MEMBAKAR : Rakor Karhutla yang dihadiri sejumlah pejabat instansi terkait guna mengantisipasi pembakaran hutan dan lahan di saat musim kemarau seperti sekarang ini.

PROKAL.CO, PENAJAM-Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Penajam Paser Utara (PPU) H Tohar memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di Kantor Bupati PPU, baru-baru ini. Dalam pertemuan juga dihadiri oleh Kapolres PPU  AKBP Sabil Umar, Kajari PPU Darsiyah dengan pembicara dari Kementerian RI. Hadir juga perwakilan personil TNI, BPBD, PMK, jajaran kecamatan serta kelurahan dan desa di wilayah PPU.

Dikatakan Tohar bahwa rakor dilaksanakan karena berdasarkan informasi yang valid bahwa musim kering atau kemarau masih berlangsung hingga Oktober mendatang, sehingga tindakan pencegahan atau antisipasi kebakaran Karhutla dipandang sangat penting dilakukan di Kabupaten PPU. "Bahasa saya pertemuan ini adalah sebuah inspeksi untuk jajaran Pemerintah Daerah sampai level terbawah terkait kesiapan personil dalam rangka penanganan karhutla di Kabupaten PPU, " kata Tohar.

Dikatakan Tohar,  tindakan yang harus dilakukan dalam pencegahan dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan adalah pertama diharapkan pihak-pihak yang terlibat mulai level atas hingga bawah agar segera mensosialisasikan  kepada seluruh komponen masyarakat. Dalam hal ini pejabat kewilayahan mulai camat, lurah dan kades juga dapat memanfaatkan setiap momentum yang patut digunakan untuk penyampaian informasi pencegahan karhutla  kepada masyarakat, salah satunya melalui pengumuman di masjid bagi umat muslim.

Tohar juga menekankan dalam kondisi kemarau seperti saat ini masyarakat diminta agar jangan coba-coba membuka lahan dengan cara membakar, bahkan untuk bersih-bersih lingkungan rumah karena dapat menimbulkan kebakaran lahan dan hutan.

“Dengan kondisi kering seperti saat ini segala sesuatunya mudah terbakar sehingga kita patut waspadai semua itu, “ pintanya.

Selanjutnya untuk SKPD tingkat kabupaten yang memiliki fungsi pada kelembagaan, Tohar meminta agar selalu mengkondisikan personel agar  selalu siaga  setiap saat, sehingga ketika dibutuhkan yang bersangkutan tidak kesulitan dalam menjalankan tugasnya. Selain itu bahwa penggunaan peralatan yang ada sangat tinggi diharapkan agar peralatan dapat dirawat setiap selesai digunakan untuk menjamin keutuhannya,  di sisi lain ketika akan digunakan kondisi alat dalam keadaan baik.

Dalam  kesempatan ini Tohar juga berharap kepada pihak perusahaan yang ada di Kabupaten PPU kiranya dapat ikut membantu kejadian-kejadian kebakaran yang ada di lingkungan masyarakat.   Bukan hanya terkait kebakaran lahan dan hutan tetapi kebakaran secara umum. Dalam hal ini, kata dia, perusahaan dapat membuat  Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesingkat-singkatnya sehingga mudah dalam pelaksanaan pencegahan dan pemadaman kebakaran.

“ Jangan sampai kita yang nyata-nyata  memegang kendali terhadap alat kebakaran dalam perusahaan,  ketika diminta bantuan sampai harus ke pucuk pimpinan level atas untuk memperoleh persetujuan itu,”kata Tohar.

“ Harapan saya keberadaan bapak-bapak melalui badan hukum perusahaan yang ada,  juga bisa disiapkan untuk masyarakat sekitar. Karena itu saya mohon melalui forum ini, minta kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki alat pemadam kebakaran agar SOP nya jangan terlalu panjang,” tegasnya.  (*/hms6/pam/ono)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 07 Februari 2020 13:57

INGAT..!! Kapal Asing Wajib Masuk Zona Karantina

TANA PASER - Mengantisipasi terkait Virus Corona Kepala Penyelenggara Pelabuhan…

Kamis, 06 Februari 2020 11:18

Proyek Pelabuhan Macet, Ini Kata Dishub

PENAJAM – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU Ahmad mengakui anggaran…

Kamis, 06 Februari 2020 11:17

Tak Diberi Uang Bensin, Suami Tonjok Mata Bininya, Tuh Biru..!!

TANA PASER – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:49

Proyek Kelanjutan Sisi Darat Pelabuhan Benuo Taka Ngga Jelas..!!

PENAJAM - Proyek pembangunan sisi darat Pelabuhan Benuo Taka jalan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:46

DUH MIRIS..!! Ternyata Ada 150 Sekolah Tak Layak di Kabupaten Ini

TANA PASER - Komisi III DPRD Paser berjanji bakal melakukan…

Sabtu, 25 Januari 2020 13:33

WAH PARAH..!! THL Terindikasi Positif Narkoba Bertambah

 PENAJAM - Jumlah tenaga harian lepas (THL) di Kabupaten Penajam…

Kamis, 23 Januari 2020 13:28

Dua THL Satpol PP Positif Pakai Narkoba, Tapi Kok Ngga Dipecat?

PENAJAM - Dua tenaga harian lepas (THL) Satpol PP Kabupaten…

Kamis, 23 Januari 2020 10:59

30 Persen Warga Belum Memiliki Akta Kelahiran

PENAJAM - Warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih banyak…

Selasa, 21 Januari 2020 22:49

YAKIN NGGA CUKUP INI..!! Disdukcapil Dapat 4.000 Keping Blangko e-KTP

PENAJAM - Di awal tahun ini, Dinas Kependudukan dan Catatan…

Selasa, 21 Januari 2020 22:47

Tumben..!! Pendaftaran PPK Masih Sepi Peminat

TANA PASER - Meski sudah dibuka dua hari, antusias masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers