MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 12 September 2019 10:28
Empat Pemilik Lahan dan Delapan Saksi Diperiksa
KEBAKARAN LAHAN: Satreskrim Polres PPU telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik lahan terkait dengan karhutla yang terjadi di Petung dan Giripurwa.

PROKAL.CO, PENAJAM - Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Petung dan Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sedang diselidiki oleh Satreskrim Polres PPU. Kebakaran lahan tersebut telah menyebabkan kerugian. Pasalnya, kebakaran tersebut telah merambat ke perkebunan sawit milik warga.

Kasat Reskrim Polres PPU AKP Dian Puspitosari mengatakan, kasus kebakaran lahan yang terjadi di batas wilayah Petung-Giripurwa masih dalam penyelidikan. Sebanyak delapan saksi maupun pemilik lahan telah mintai keterangan di Mapolres.

“Kemarin (Selasa, Red.) ada empat pemilik lahan yang dimintai klarifikasi. Dan hari ini (kemarin, Red.) juga ada empat orang,” kata Dian Puspitosari pada media ini, Rabu (11/9).

Pihak kepolisian pun belum bisa memastikan penyebab kebakaran lahan di Petung dan Giripurwa. Apakah kebakaran tersebut ada unsur kesengajaan atau tidak. “Kami masih mengumpulkan bukti-bukti, keterangan saksi dan hasil pemeriksaan lapangan,” terangnya.

Perwira berpangkat balok tiga dipundak ini menekankan, jika ada warga yang terbukti melakukan pembakaran akan diproses secara hukum. “Kalau memang ada bukti unsur kesengajaan maupun kelalaian, pasti diproses. Tapi, untuk mebuktikan, perlu waktu dan alat bukti. Karena, pasti tidak ada yang mengaku melakukan pembakaran,” tuturnya.

Warga Benuo Taka diimbau agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan  cara membakar. Jika terbukti melakukan pembakaran ancaman hukumannya pun cukup tinggi.

Untuk pembakaran lahan termasuk melanggar pasal 187 KUHP atau pasal 188 KUHP dengan acaman pidana 5 sampai 12 tahun penjara. Jika membakar hutan bisa dijerat Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 11:27

Mudahkan Pengawasan, PBJ Sekolah Gunakan Aplikasi SIPLah

PENAJAM - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam…

Selasa, 17 September 2019 11:10

SYUKURLAH..!! Kebakaran Lahan Gambut Mulai Terkendali

PENAJAM- Penanganan kebakaran lahan gambut di Kelurahan Petung dan Desa…

Selasa, 17 September 2019 11:08

KPMKP Bangkitkan Semangat Literasi

TANA PASER – Forum Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Paser…

Senin, 16 September 2019 11:27

Edwin: Tangani Karhutla, Instansi Terkait Harus Solid

TANA PASER – Kabut asap yang yang diakibatkan dari kebakaran…

Minggu, 15 September 2019 10:22

Sarifudin Dikeroyok dan Ditikam, 1 Orang Pelaku DPO

TANA PASER– Warga RT 20 Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu…

Sabtu, 14 September 2019 09:16

Polisi Akui Belum Temukan Unsur Kesengajaan

PENAJAM- Polres Penajam Paser Utara (PPU) masih mendalami penyebab kebakaran…

Sabtu, 14 September 2019 09:15

ALHAMDULILLAH..!! Tahun 2020, Gaji Aparat Desa Naik

PENAJAM- Aparat desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuntut…

Kamis, 12 September 2019 10:30

Intervensi Percepatan Penurunan Prevalensi

PENAJAM- Dinas Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bekerja sama…

Kamis, 12 September 2019 10:28

Empat Pemilik Lahan dan Delapan Saksi Diperiksa

PENAJAM - Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan…

Rabu, 11 September 2019 10:20

80 Hektare Lahan Gambut Terbakar

PENAJAM - Puluhan personel tim gabungan dikerahkan untuk pemadan kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*