MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 15 September 2019 10:23
Ada Lagi Orangtua Tega, Bayi Mungil Ini Dibuang di Bak Sampah
MUNGIL: Istri Ketua RT 32 Kelurahan Manggar Andi Astuti menggendong bayi yang dikabarkan ditemukan di bak sampah kawasan Sepinggan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Warga di seputaran RT 32 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, mendadak geger pada Jumat (13/9) siang. Pasalnya, warga sekitar menemukan sesosok bayi laki-laki yang baru dilahirkan di salah satu bak sampah dekat PT HH, Jalan Mulawarman, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, kejadian itu bermula saat dua sejoli Gl (20) dan Hm (17) hendak mencari bubur dan paket kuota internet di Sepinggan. Saat melintas di dekat bak sampah, mereka melihat kresek berwarna hitam bergerak-gerak seperti ada sesuatu di dalamnya. Curiga, mereka pun mengeceknya. Alangkah terkejutnya mereka setelah mendapati bayi laki-laki di dalam kresek tersebut.

Pasca penemuan itu, entah mengapa Gl dan Hm memilih membawa bayi itu ke rumahnya, tidak melaporkan ke warga sekitar dan kepolisian. Saat tiba di rumahnya di RT 32 Manggar, barulah dia memberitahukan kepada warga dan ketua RT setempat. Seketika rumah orangtuanya mendadak ramai.

"Kata dia (penemu bayi) ketemu di bak sampah dekat PT HH. Lalu kemudian dibawa ke rumah dan dikasitau sama warga sekitar rumahnya," ujar istri Ketua RT 32 Manggar, Andi Astuti kepada Balikpapan Pos, kemarin (13/9).

Tak hanya warga, pihak kelurahan dan puskesmas yang mendengar penemuan itu, turut menyambangi bayi itu. Setelah disepakati, sang bayi pun dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Beriman di kawasan Gunung Malang.

Pantauan di rumah sakit, tim medis langsung melakukan penanganan. Saat ini bayi masih dalam penanganan intensif dan ditempatkan di ruang UGD. Di rumah sakit tampak juga beberapa warga yang turut menemani bayi tak berdosa itu.

"Belum tahu apakah sudah bisa dibawa atau belum, masih ditangani pihak rumah sakit. Soal ke depannya, nanti ibu lurah (Lurah Manggar,Red.) yang nentuin. Ibu lurah juga rencana akan datang ke rumah sakit," jelas Astuti.

Pihak kepolisian Balikpapan Timur pun langsung melakukan penyelidikan atas penemuan bayi di bak sampah itu. Untuk menggali informasi lebih dalam, petugas membawa Gl dan Hm ke mapolsek.

"Sudah dibawa ke mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut terhadap kedua warga yang menemukan pertama kali bayi itu. Jadi masih dalam tahap penyelidikan. Nanti kalau sudah ada hasilnya, akan kami sampaikan," ujar Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Timur, Iptu Gindo Panjaitan saat dikonfirmasi Balikpapan Pos kemarin siang.

Dalam kasus ini, pihaknya mengira lokasi penemuan di RT 32 Manggar. Tapi setelah diselidiki, ternyata berada di kawasan Sepinggan, yang otomatis penanganannya dilakukan oleh Polsek Balikpapan Selatan.

Dan hasil interogasi pihak kepolisian terhadap penemu bayi, hingga malam tadi, kepolisian menyebut bahwa keterangan awal penemu bayi di bak sampah adalah bohong. Menurut Gindo, Gl dan Hm terpaksa berbohong karena takut diketahui orangtuanya.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan, penemu bayi di bak sampah itu ternyata berbohong. Saat diinterogasi ternyata mereka mengaku kalau bayi itu anak mereka berdua. Karena takut diketahui keluarga, makanya beralasan dapat dari bak sampah," ujar Gindo.

Ditambahkannya, atas pengakuan itu, pihak kepolisian pun menyerahkan keduanya kepada keluarga masing-masing untuk dibicarakan secara kekeluargaan. "Kan si perempuan baru melahirkan, jadi langsung kami bawa ke rumah sakit untuk perawatan. Kelanjutannya, kami serahkan kepada keluarganya," pungkasnya. (gan/cal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 April 2020 01:08

Pengetatan Sosial Tidak Efektif, Warga Masih Banyak Nongkrong

BALIKPAPAN - Sejak diberlakukannya pengetatan sosial alias pengurangan aktivitas kumpul-kumpul…

Sabtu, 18 April 2020 01:05

Kasus Terbanyak Corona, Balikpapan Belum Berani PSBB

BALIKPAPAN - Demi mempersempit penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan masyarakat,…

Sabtu, 18 April 2020 01:04

Kurangi Ketergantungan Beras, Upayakan Penganekaragaman Pangan

BALIKPAPAN - Beras merupakan makanan pokok rakyat Indonesia. Penyeragaman konsumsi…

Jumat, 17 April 2020 12:39

KELAKUAN SAMA..!! Bapak Cabuli Anak Tetangga, Anak Cabuli Pacar

PENAJAM - Heboh, terungkap keluarga cabul. Ayah dan anak di…

Jumat, 17 April 2020 12:30

Tertulis Bahan Kimia, Ternyata Daging Babi

BALIKPAPAN - Pejabat Karantina Hewan Balikpapan melakukan penahanan terhadap daging…

Kamis, 16 April 2020 10:17

Pasien Covid-19 Bandel, Jalan-Jalan sambil Rekam Pasien Lainnya, Ini Tindakan RSUD

PENAJAM - Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam…

Kamis, 16 April 2020 10:09

Dua Pria Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

BALIKPAPAN - Dua pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…

Senin, 13 April 2020 12:31

Anggota Dewan Ini Bilang Bantuan Pemkot Terkesan Lambat

BALIKPAPAN - Sudah sekitar sebulan lebih penyebaran corona virus disease 2019…

Senin, 13 April 2020 12:30

Gas Langka, Maling Tabung Gas Tambah Berani

BALIKPAPAN - Pasca diberlakukannya pengetatan social, akhir-akhir ini warga mengeluh…

Sabtu, 11 April 2020 13:12

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Kewenangan Kementerian Perhubungan

BALIKPAPAN - Untuk mengantipasi dan membatasi warga luar yang masuk ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers