MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 19 September 2019 11:46
Di Balikpapan Kasus ISPA Masih Normal

DKK Imbau Warga Pakai Masker dan Kurangi Kegiatan di Luar

Andi Sri Juliarty

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Hingga pertengahan September ini, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) di Balikpapan mencapai 3.129 kasus. Jumlah ini masih termasuk normal. Pasalnya, jika dibandingkan dengan kasus pada bulan yang sama tahun lalu, ISPA selama September 2018 mencapai 6.542 kasus. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty menyebutkan, angka ISPA September ini tidak mengalami peningkatan meskipun kabut asap melanda di Kota Balikpapan. "Kasus bulan September 2018 bisa dibandingkan dengan 2019, tidak ada peningkatan kasus," kata Dio -sapaan akrab Andi Sri Juliarty, Selasa (17/9).

Dio menjelaskan, ISPA bisa disebabkan oleh virus maupun bakteri. Pihak DKK tidak menyatakan kalau ISPA ini terjadi lantaran kabut asap, karena penyebab ISPA bisa sangat banyak, termasuk juga polutan. "Tidak mesti karena asap, kan tidak bisa dibuktikan," jelasnya.

Untuk pencegahan permasalahan pernapasan lantaran Balikpapan yang sedang terpapar asap, yaitu dengan mengurangi bepergian keluar rumah. 

"Upayakan agar tidak terlalu sering keluar rumah jika tidak ada kegiatan yang terlalu penting. Namun, jika mengharuskan untuk keluar, sebaiknya menggunakan masker. Jika muncul keluhan-keluhan terkait saluran pernapasan, iritasi mata, mual, maupun sakit kepala, diharapkan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat," ujarnya.

Sejumlah keluhan yang dia sebutkan tersebut bisa saja terjadi lantaran adanya asap yang cukup tebal. Namun begitu, dirinya tidak dapat memastikan sejumlah penyakit muncul lantaran kabut asap. 

"Yang pasti dari tiap Puskesmas sejauh ini kasusnya masih sama, stabil di bulan September 2018. Belum ada peningkatan signifikan. Jika melihat distribusi kasus, wilayah yang tertinggi itu di Baru Ulu, Teritip, Karang Joang, dan Klandasan," bebernya.

Namun, terkait keadaan yang sekarang, menurutnya seluruh puskesmas bersiaga. Dokter maupun perawat juga harus selalu berada di tempat. Walaupun tidak dapat dipastikan ISPA disebabkan oleh asap, namun stok obat terkait ISPA dan dampak alergi lainnya juga sudah disiapkan. 

"Stok masker untuk pencegahan juga sudah siap, ada sekitar 111 ribu masker. Dan jika sampai ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB), maka kita juga sudah ada buffer stock masker," imbuhnya.

DKK juga akan meningkatkan upaya promosi preventif untuk pencegahan di seluruh puskesmas. "Sekarang semuanya bergerak untuk melakukan antisipasi pencegahan terhadap dampak asap bagi kesehatan," tutupnya. (cha/cal)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 12:52

Jambret Bermodus Tanya Alamat Dibekuk

Sepandai-pandainya penjahat mengelabuhi polisi dan masyarakat, akhirnya tertangkap juga. Seorang…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:17

Internet IKN Bakal Paling Joss..!!

PENAJAM - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti)…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:12

Kader JKN Disiapkan untuk Tagih Tunggakan BPJS Kesehatan

Tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan terbilang sangat tinggi. Nilainya hingga…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:10

Akhirnya Tiwi Pulang ke Rumah

Gadis berusia 17 tahun bernama Cempaka Putri Pratiwi yang sempat…

Senin, 14 Oktober 2019 13:09

Gedung DPRD Balikpapan Sudah Tua, Dianggap Tak Layak Lagi

Kondisi gedung DPRD Balikpapan saat ini, dinilai sudah tak layak…

Senin, 14 Oktober 2019 13:04

Susahnya Ngatur Jukir Liar, Bagusnya Diapain Ya....

 Juru parkir (jukir) liar masih banyak ditemukan di Kota Balikpapan,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:28

Tiwi Pulanglah..!! Kabur Bersama Teman di Facebook

Tidak semua yang ada di media sosial mendatangkan kebaikan. Ada…

Senin, 14 Oktober 2019 01:25

Warga Komplain Pembuangan Lumpur dari Proyek RDMP

Jalan Letjend Suprapto, Karang Anyar, persis di depan Diklat Pertamina,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:23

Pacar Bujuk Gugurkan Kandungan

BALIKPAPAN - Kasus ibu kandung tega membunuh bayinya sendiri menjadi perhatian…

Kamis, 10 Oktober 2019 10:29

JEDERRR...!! Dua Warga Tewas Disambar Petir saat Berkebun

 PENAJAM- Warga RT 13 Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*