MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 20 September 2019 10:29
Jual Sex Toys Belajar dari Medsos, Omzet Rp 5 Juta
JERA: Wibisono Putra tidak mengira bakal berurusan dengan hukum akibat menjual sex toys.

PROKAL.CO, BERBISNIS yang satu ini memang penuh pro dan kontra. Yakni berjualan mainan seks dan obat kuat, meski untungnya cukup besar untuk seorang pengangguran, namun resiko yang harus dihadapi juga sangat besar. Yakni terlibat dalam perkara UU ITE lantaran konten seperti ini sangat tidak elok dilihat ketika diunggah di media sosial hingga menjurus pada tindakan keasusilaan.

Hal ini rupanya tetap dilakukan oleh pelaku penjual mainan seks alias sex toys bernama Wibisono Putra (40). Warga Prapatan Dalam RT 3 ini menjual barang tersebut tanpa ragu. Empat bulan menekuni bisnis ini, Wibi –sapaan akrabnya- mampu menghasilkan Rp 5 juta setiap bulan.

"Sudah empat bulan beroperasi, omzet sebulan Rp 5 juta dengan modal awal Rp 2,5 juta. Dia ini nggak ada kerjaan, makanya berjualan seperti ini, tapi dia tidak punya izin kesehatan dan BPOM dan postingannya terlalu vulgar, sehingga tidak elok dilihat sama anak-anak," kata Wakapolres Balikpapan, Kompol Andre Anas saat press rilis di hadapan awak media kemarin (19/9).

Wibi mendapatkan barang-barang tersebut dari pembelian online, lalu dia menjualnya kembali. Barang tersebut kebanyakan berasal dari negara China. Merasa barang dan obat kuat seperti ini dibutuhkan, Wibi pun memulai bisnis tersebut hanya melalui penjualan online saja, meskipun dia tetap melayani pembelian di rumahnya sendiri.

"Iya dia dapat barang ini beli juga dari online, kebanyakan produknya dari China. Dia jualnya lewat online saja, tapi di rumah juga dia jual, makanya pas didatangi di rumahnya banyak alat-alat kayak gini," ujar Andre Anas didampingi Kasat Reskrim AKP Costa Sabam Martua dan Kanit Tipiter Iptu Noval Forestriawan.

Sementara itu, Wibi mengatakan dirinya memulai bisnis ini lantaran belajar dari media sosial. Ia melihat peluang penjualan barang dan obat kuat seperti ini sangat menggiurkan lantaran banyak pembelinya. 

"Belajar dari media sosial. Saya beli online, kemudian saya jual lagi. Ada saja yang beli kok, harganya dari Rp50 ribu sampai paling mahal Rp 400 ribu," sebutnya.

Wibi menerangkan, pelanggannya rata-rata orang dewasa. Disinggung apakah pelajar ataupun mahasiswa juga pernah membeli barang seperti ini padanya, Wibi irit bicara.

"Orangtua semua, ada bapak-bapak sama ibu-ibu juga. Kalau pelajar nggak ada," tuturnya.

Cara pembeliannya pun dia biasanya mengirimkan barang tersebut melalui pos dan jasa kurir. Pembelinya pun tidak hanya dari Balikpapan saja, melainkan dari luar daerah juga ada. Wibi menuturkan, dirinya juga melayani pengambilan sendiri di rumah, hanya saja hampir semuanya menggunakan jasa kurir atau ekspedisi.

"Saya biasanya kirim pakai pos, kadang ekspedisi sama gunakan jasa kurir. Pembelinya nggak hanya di Balikpapan, tergantung bagi yang membutuhkan saja," pungkasnya. (yad/cal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 April 2020 01:08

Pengetatan Sosial Tidak Efektif, Warga Masih Banyak Nongkrong

BALIKPAPAN - Sejak diberlakukannya pengetatan sosial alias pengurangan aktivitas kumpul-kumpul…

Sabtu, 18 April 2020 01:05

Kasus Terbanyak Corona, Balikpapan Belum Berani PSBB

BALIKPAPAN - Demi mempersempit penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan masyarakat,…

Sabtu, 18 April 2020 01:04

Kurangi Ketergantungan Beras, Upayakan Penganekaragaman Pangan

BALIKPAPAN - Beras merupakan makanan pokok rakyat Indonesia. Penyeragaman konsumsi…

Jumat, 17 April 2020 12:39

KELAKUAN SAMA..!! Bapak Cabuli Anak Tetangga, Anak Cabuli Pacar

PENAJAM - Heboh, terungkap keluarga cabul. Ayah dan anak di…

Jumat, 17 April 2020 12:30

Tertulis Bahan Kimia, Ternyata Daging Babi

BALIKPAPAN - Pejabat Karantina Hewan Balikpapan melakukan penahanan terhadap daging…

Kamis, 16 April 2020 10:17

Pasien Covid-19 Bandel, Jalan-Jalan sambil Rekam Pasien Lainnya, Ini Tindakan RSUD

PENAJAM - Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam…

Kamis, 16 April 2020 10:09

Dua Pria Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

BALIKPAPAN - Dua pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…

Senin, 13 April 2020 12:31

Anggota Dewan Ini Bilang Bantuan Pemkot Terkesan Lambat

BALIKPAPAN - Sudah sekitar sebulan lebih penyebaran corona virus disease 2019…

Senin, 13 April 2020 12:30

Gas Langka, Maling Tabung Gas Tambah Berani

BALIKPAPAN - Pasca diberlakukannya pengetatan social, akhir-akhir ini warga mengeluh…

Sabtu, 11 April 2020 13:12

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Kewenangan Kementerian Perhubungan

BALIKPAPAN - Untuk mengantipasi dan membatasi warga luar yang masuk ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers