MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 20 September 2019 10:29
Jual Sex Toys Belajar dari Medsos, Omzet Rp 5 Juta
JERA: Wibisono Putra tidak mengira bakal berurusan dengan hukum akibat menjual sex toys.

PROKAL.CO, BERBISNIS yang satu ini memang penuh pro dan kontra. Yakni berjualan mainan seks dan obat kuat, meski untungnya cukup besar untuk seorang pengangguran, namun resiko yang harus dihadapi juga sangat besar. Yakni terlibat dalam perkara UU ITE lantaran konten seperti ini sangat tidak elok dilihat ketika diunggah di media sosial hingga menjurus pada tindakan keasusilaan.

Hal ini rupanya tetap dilakukan oleh pelaku penjual mainan seks alias sex toys bernama Wibisono Putra (40). Warga Prapatan Dalam RT 3 ini menjual barang tersebut tanpa ragu. Empat bulan menekuni bisnis ini, Wibi –sapaan akrabnya- mampu menghasilkan Rp 5 juta setiap bulan.

"Sudah empat bulan beroperasi, omzet sebulan Rp 5 juta dengan modal awal Rp 2,5 juta. Dia ini nggak ada kerjaan, makanya berjualan seperti ini, tapi dia tidak punya izin kesehatan dan BPOM dan postingannya terlalu vulgar, sehingga tidak elok dilihat sama anak-anak," kata Wakapolres Balikpapan, Kompol Andre Anas saat press rilis di hadapan awak media kemarin (19/9).

Wibi mendapatkan barang-barang tersebut dari pembelian online, lalu dia menjualnya kembali. Barang tersebut kebanyakan berasal dari negara China. Merasa barang dan obat kuat seperti ini dibutuhkan, Wibi pun memulai bisnis tersebut hanya melalui penjualan online saja, meskipun dia tetap melayani pembelian di rumahnya sendiri.

"Iya dia dapat barang ini beli juga dari online, kebanyakan produknya dari China. Dia jualnya lewat online saja, tapi di rumah juga dia jual, makanya pas didatangi di rumahnya banyak alat-alat kayak gini," ujar Andre Anas didampingi Kasat Reskrim AKP Costa Sabam Martua dan Kanit Tipiter Iptu Noval Forestriawan.

Sementara itu, Wibi mengatakan dirinya memulai bisnis ini lantaran belajar dari media sosial. Ia melihat peluang penjualan barang dan obat kuat seperti ini sangat menggiurkan lantaran banyak pembelinya. 

"Belajar dari media sosial. Saya beli online, kemudian saya jual lagi. Ada saja yang beli kok, harganya dari Rp50 ribu sampai paling mahal Rp 400 ribu," sebutnya.

Wibi menerangkan, pelanggannya rata-rata orang dewasa. Disinggung apakah pelajar ataupun mahasiswa juga pernah membeli barang seperti ini padanya, Wibi irit bicara.

"Orangtua semua, ada bapak-bapak sama ibu-ibu juga. Kalau pelajar nggak ada," tuturnya.

Cara pembeliannya pun dia biasanya mengirimkan barang tersebut melalui pos dan jasa kurir. Pembelinya pun tidak hanya dari Balikpapan saja, melainkan dari luar daerah juga ada. Wibi menuturkan, dirinya juga melayani pengambilan sendiri di rumah, hanya saja hampir semuanya menggunakan jasa kurir atau ekspedisi.

"Saya biasanya kirim pakai pos, kadang ekspedisi sama gunakan jasa kurir. Pembelinya nggak hanya di Balikpapan, tergantung bagi yang membutuhkan saja," pungkasnya. (yad/cal)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 12:52

Jambret Bermodus Tanya Alamat Dibekuk

Sepandai-pandainya penjahat mengelabuhi polisi dan masyarakat, akhirnya tertangkap juga. Seorang…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:17

Internet IKN Bakal Paling Joss..!!

PENAJAM - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti)…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:12

Kader JKN Disiapkan untuk Tagih Tunggakan BPJS Kesehatan

Tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan terbilang sangat tinggi. Nilainya hingga…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:10

Akhirnya Tiwi Pulang ke Rumah

Gadis berusia 17 tahun bernama Cempaka Putri Pratiwi yang sempat…

Senin, 14 Oktober 2019 13:09

Gedung DPRD Balikpapan Sudah Tua, Dianggap Tak Layak Lagi

Kondisi gedung DPRD Balikpapan saat ini, dinilai sudah tak layak…

Senin, 14 Oktober 2019 13:04

Susahnya Ngatur Jukir Liar, Bagusnya Diapain Ya....

 Juru parkir (jukir) liar masih banyak ditemukan di Kota Balikpapan,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:28

Tiwi Pulanglah..!! Kabur Bersama Teman di Facebook

Tidak semua yang ada di media sosial mendatangkan kebaikan. Ada…

Senin, 14 Oktober 2019 01:25

Warga Komplain Pembuangan Lumpur dari Proyek RDMP

Jalan Letjend Suprapto, Karang Anyar, persis di depan Diklat Pertamina,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:23

Pacar Bujuk Gugurkan Kandungan

BALIKPAPAN - Kasus ibu kandung tega membunuh bayinya sendiri menjadi perhatian…

Kamis, 10 Oktober 2019 10:29

JEDERRR...!! Dua Warga Tewas Disambar Petir saat Berkebun

 PENAJAM- Warga RT 13 Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*