MANAGED BY:
MINGGU
13 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Jumat, 27 September 2019 16:29
Pantang Berhitung
BANYAK KEKURANGAN : Finishing touch tetap menjadi pekerjaan rumah bagi Satia Bagdja Ijatna jelang laga bersua PSBS Biak.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN - PSBS Biak salah satu pesaing bagi Persiba Balikpapan dalam perebutan satu tiket ke delapan besar. Saat ini Cendrawasih Kuning-julukan PSBS- berada di peringkat keenam dengan koleksi 24 poin. Hanya kalah head to head dengan peringkat ketiga hingga kelima yang diiisi secara berurut Persis Solo, PSM Jogjakarta dan Martapura FC. 

Nah laga nanti wajib dimenangkan Persiba bila ingin mengejar jarak poin di empat besar. Sebab baru mengoleksi 18 poin. Di sisi lain kemenangan besar juga harus diraih atas Biak agar mampu memenangkan head to head. Ya pada pertemuan pertama lalu, Riki Pambudi cs memang takluk 2-1.  Cukup menang satu gol, Persiba bisa mengungguli Biak. 

Hanya saja, Pelatih Satia Bagdja Ijatna enggan memikirkan head to head. Meski situasi tersebut harus dipikirkan di Liga 2. Baginya bagaimanapun kemenangan harus didapat terlebih dahulu. Dia mengaku bagaimana mau berbicara head to head kalau laga nanti tidak bisa menang. ”Tidak usah pikirkan itu dulu. Wajib menang dulu seperti yang diinginkan masyarakat,” jelas Satia. 

Tapi, Satia mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Terutama persoalan finishing touch. Hal ini terlihat saat menjajal latihan di Stadion Batakan, kemarin. Semua penyerang utama yakni Ismail Haris, Aji Kusuma, Indra Setiawan hingga Tambun Naibaho belum terlihat finishing nya, padahal mereka tanpa pengawalan. ”Mereka terlalu emosional. Sebagai penyerang harus bisa atasi itu. Cukup penempatan saja dan tidak usah terlalu kencang shooting. Tidak ada penjagaan saja susah bagaimana kalau ada yang jaga,” jelasnya. 

Nah, dia pun meminta anak asuhnya saat latihan harus bisa menganggap seperti animo pertandingan. Sebaliknya, ketika pertandingan wajib menganggap seperti latihan agar bisa tampil enjoy. ”Di pertandingan harusnya main enjoy. Jadi passing dan finishing bisa bagus. Ini dribbling bagus bisa lewati tiga sampai empat pemain, tapi begitu final pass malah salah. Makanya saat latihan harus betul-betul,” pungkasnya. (ham/san)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 Juni 2021 11:17

Liga 1 Bisa Dihelat dengan Penonton

Pada Juli nanti, terbuka peluang stadion-stadion di tanah air ramai…

Sabtu, 15 Mei 2021 13:27

Obat Kangen Asnawi Mangkualam Melewatkan Puasa dan Lebaran Jauh dari Keluarga

Tiap kali kangen keluarga, Asnawi Mangkualam berusaha mengingat apa yang…

Rabu, 03 Maret 2021 11:29

Miftah Anwar Sani, Pemain Asia Kedua yang Bermain di FK Sloboda

Miftah Anwar Sani resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Klub Liga…

Minggu, 06 Desember 2020 10:26

Tiga Kiper Persiba Tetap Setia

Pelatih Kiper Yanuar Hermansyah tetap memberikan instruksi latihan kepada tiga…

Selasa, 01 Desember 2020 13:14

Jaga Stamina, Antisipasi Kompetisi Bergulir

BALIKPAPAN - Kompetisi Liga 2 baru akan bergulir Februari tahun…

Senin, 23 November 2020 09:24

Libur Kompetisi, Eljo Pilih Main Tarkam

BALIKPAPAN  -  Banyak cara dilakukan para pemain selama kompetisi tertunda. Biasanya…

Rabu, 21 Oktober 2020 11:17

Tetap Setia di Persiba

BALIKPAPAN - Pemain sayap Edy Gunawan berhasrat ingin lebih lama…

Kamis, 25 Juni 2020 10:05

Pemain Dihantui Cedera Otot

BALIKPAPAN - Kompetisi sepak bola di Indonesia memang dipastikan sudah…

Jumat, 10 April 2020 13:57

Berburu Kesempatan Bermain

 BALIKPAPAN - Kehadiran Dominggus Fakdawer terpaksa membuat pemilihan komposisi pemain…

Selasa, 07 April 2020 10:48

Jalan di Kawasan Apartemen

BALIKPAPAN  -  Liga 2 sejatinya sudah kick off pada 14…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers