MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Minggu, 29 September 2019 11:20
Pakai Penterjemah, Surya dan Maulana Jalani Sidang Perdana
SIDANG PERDANA: Dua terdakwa yang terjerat kasus pembunuhan terhadap Marco menjalani sidang perdana

PROKAL.CO, BALIKAPAN- Dua terdakwa yakni Surya dan Maulana, yang melakukan pembunuhan terhadap Marco Fernando (31) di depan Paldam VI/Mulawarman Jalan Soekarno-Hatta Km 2 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, beberapa bulan yang lalu, akhirnya menjalani sidang perdana di PN Balikpapan.

Informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, adapun jaksa yang menangani perkara itu, yakni JPU Muhammad Mirhan. Sementara majelis hakim yang ditunjuk pihak pengadilan untuk mengadili terdskwa, yakni hakim ketua I Ketut Mardika, hakim anggota Bambang Setyo.

Dalam sidang perdana yang digelar, majelis hakim menyarankan supaya jaksa membacakan dakwaan. Di mana isinya mengisahkan kronologis kejadian, sejak terjadi perselisihan hingga korban meninggal setelah dibunuh oleh kedua pelaku.

"Sidang perdana hanya pembacaan dakwaan saja oleh jaksa. Isinya kronologis kejadian saja. Sementara saat ditanya majelis hakim apakah dakwaan benar sesuai kejadian, terdakwa membenarkannya melalui penerjemah bahasa," ujar kuasa hukum terdakwa, Indra Gunawan SH kepada Balikpapan Pos.

Ditambahkannya, karena sidang pembacaan dakwaan sudah dirampungkan, maka sidang selanjutnya akan mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi yang akan dihadirkan oleh pihak kejaksaan.

Diwartakan sebelumnya, kasus pembunuhan terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Km 2 Balikpapan Utara, tanggal 12 Juni 2019 dini hari yang lalu. Di lokasi, Marco ditemukan tewas dengan sejumlah luka di sekujur tubuhnya. Pihak kepolisian yang mendapat informasi, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tidak berapa lama dilakukan penyidikan, pihak kepolisian akhirnya mendapat petunjuk dan langsung mengamankan dua tersangka, yakni Maulana dan Surya. Adapun motif dari pembunuhan itu, adalah dendam. Padahal sebenarnya, korban dan pelaku saling mengenal dan sama-sama bernaung dalam satu komunitas.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa pun didakwakan melanggar Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan subsider Pasal 170 ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan Bersama-sama yang Mengakibatkan Meninggal Dunia. Adapun ancaman hukumanya, pidana penjara di atas lima tahun.

Dalam perkara ini, pihak penyidik kepolisian sendiri sudah menyediakan dua penerjemah bahasa isyarat. Satu dari pihak komunitas tuna rungu wicara. Sementara penerjemah yang kedua dari pihak Sekokah Luar Biasa Negeri (SLBN) Balikpapan. Penerjemah sengaja dihadirkan, lantaran pelaku dan juga korban, serta saksi, memang menyandang tuna wicara. (gan/cal)

 


BACA JUGA

Senin, 14 Oktober 2019 13:05

Canggih Juga..!! Tokek Sukses Embat 4 Motor, Sebelum Ketangkap

Satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio bernomor polisi KT…

Senin, 14 Oktober 2019 01:27

Mobil Tabrakan, Lima Orang Luka-Luka

Jalur poros Balikpapan-Samarinda masih rawan kecelakaan lalu lintas. Seperti kecelakaan…

Kamis, 10 Oktober 2019 10:28

Orang Stress Bikin Resah Warga

Warga Kawasan Gang Buntu Jalan Sulawesi khususnya di lingkungan RT…

Kamis, 10 Oktober 2019 10:21

ASTAGA..!! Ternyata di Kelurahan Ini Ratusan Warganya Tak Punya Septic Tank..!!

 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terus digiatkan dan disuarakan…

Kamis, 10 Oktober 2019 10:12

Naik Kelas..!! Tidak Polres Lagi, Balikpapan Sekarang Jadi Polresta

Kepolisian Resor (Polres) Kota Balikpapan resmi naik kelas menjadi Polresta…

Kamis, 10 Oktober 2019 10:08

Hujan Datang, Giliran Longsor yang Ditakutkan Warga di Sini....

Curah hujan yang tidak menentu memang menyimpan ancaman bahaya. Bukan…

Kamis, 10 Oktober 2019 10:07

Ribuan Ikan Mati, Ada Apa dengan Waduk Telaga Sari...??

 Sejumlah warga yang melintas di Jalan Piere Tendean, Gunung Pasir, pada…

Kamis, 10 Oktober 2019 10:05

Bayi Perempuan Itu Dimasukkan di Jok Motor Selama 7 Jam

Kasus dugaan pembunuhan bayi baru lahir yang dilakukan oleh ibunya…

Kamis, 10 Oktober 2019 07:00

Ribuan Ikan Mati di Waduk Telaga Sari

Ribuan ikan air tawar berbagai jenis mengapung di Waduk Telaga…

Minggu, 06 Oktober 2019 11:15

Melanggar Perda, Puluhan PKL Buah Ditertibkan

Bukan hanya sekali atau dua kali penertiban terhadap pedagang kaki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*