MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 06 Oktober 2019 11:18
Soal Ini, Gubernur Isran Khawatir Presiden Berubah Pikiran
AKRAB:Gubernur Isran Noor bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil di lokasi IKN, Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, PPU.

PROKAL.CO, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mendesak Pemerintah Pusat untuk segera menyelesaikan penyusunan Rancangan Undang Undang (RUU) terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke wilayah Kalimantan Timur.

“Saya berharap RUU penetapan lokasi pemindahan IKN di Kaltim segera dibahas oleh DPR RI,” kata Isran Noor.

Dimana pemerintah Pusat menargetkan rencana untuk tahapan pemindahan IKN ke wilayah Kaltim dapat mulai dilaksanakan tahun 2020. Saat ini, Pemerintah Pusat tengah menyusun draft pengajuan RUU terkait penetapan lokasi baru IKN di Kaltim yakni di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar).

“RUU penetapan lokasi IKN ditargetkan diserahkan ke DPR RI pada akhir tahun ini, akan mulai dibahas pada agenda legislatif 2020,” akunya.

Isran Noor juga berharap setelah RUU penetapan lokasi IKN dapat segera diselesaikan oleh pemerintah dan segera diserahkan ke DPR RI.

“Kalau kelamaan (dibahas) takutnya nanti (Presiden Jokowi) berubah pikiran,” ujar Isran.

Isran optimis pembahasan RUU pemindahan IKN akan mendapatkan dukungan dari sejumlah fraksi yang ada di DPR RI.

“Kan namanya politik itu biasa kalau ada yang tidak setuju, kalau misalnya semuanya setuju gak bagus juga, harus ada yang enggak setuju tapi ndak banyak,” ungkapnya.

Untuk mendukung rencana pemindahan IKN ke wilayah Kaltim, Pemerintah Provinsi berencana melakukan revisi terhadap aturan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kaltim.

“Revisi RTRW Kaltim akan dilaksanakan dengan menyesuaikan dengan rencana penataan wilayah yang akan digunakan sebagai lokasi IKN,” akunya.

Isran menjelaskan, lokasi IKN yang baru akan jadi zona yang eksekutif sehingga lebih tertata untuk masa panjang. Lokasi IKN yang bersinggungan dengan sejumlah kawasan konservasi dijamin tidak akan merusak ekosistem yang ada.

“RTRW kita juga akan diubah, menyesuaikan penataan kawasan yang ada di IKN,” jelasnya.

Isran menambahkan, kebijakan Presiden RI Joko Widodo yang menetapkan Kabupaten PPU dan Kukar sebagai lokasi baru IKN dipastikan akan memberikan banyak keuntungan. Tidak hanya bagi Kaltim, tapi juga daerah lainnya yang ada di sekitarnya seperti Sulawesi. Kegiatan pembangunan IKN yang akan dimulai pada tahun depan akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kaltim. Masyarakat yang ada di sekitar akan merasa dampak pembangunannya, termasuk para pengusaha yang ada di daerah.

“Bagaimanapun daerah mendapatkan kesempatan dan mendapatkan keuntungan, paling tidak keuntungan itu dari segi kegembiraan, kebanggaan, kebahagiaan hingga keuntungan ekonominya yang menyusul,” tuturnya.

Menurutnya, keuntungan tidak hanya dinikmati oleh Kaltim, namun daerah sekitar seperti Sulawesi, karena hampir semua kebutuhan yang ada di Kalimantan dipasok dari luar daerah.

“Misalnya dalam masa-masa konstruksi dan masa-masa dimulai kegiatan pemindahan, keuntungannya bukan hanya dirasakan masyarakat Kaltim, pasti juga Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat itu merasakan manfaatnya karena bahan bangunan yang terbaik kualitas itu kan batu Palu dari Sulawesi, yang dibutuhkan bukan puluhan juta meter kubik tapi itu bisa ratusan juta meter kubik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, dalam tahapan awal untuk pembangunan IKN, pihaknya akan merencanakan membangun fasilitas jalan dan air sebagai sarana pendukung utama ibu kota.

“Infrastruktur ini akan dibangun tahap pertama di kawasan rencana pembangunan istana negara yang akan di kawasan Desa Telemow, Kabupaten PPU,” tutur Bambang.

Selain itu, fasilitas lain yang akan dibangun adalah fasilitas yang menggunakan konstruksi bawah tanah akan digunakan untuk membangun jaringan listrik, telepon dan lainnya untuk lokasi IKN. (dan/vie)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 12:53

Jambret Ini Sudah Lakukan Aksinya di 40 Lokasi

Dari hasil pengembangan jajaran kepolisian terhadap tersangka pencurian dengan kekerasan…

Jumat, 18 Oktober 2019 12:52

Jambret Bermodus Tanya Alamat Dibekuk

Sepandai-pandainya penjahat mengelabuhi polisi dan masyarakat, akhirnya tertangkap juga. Seorang…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:17

Internet IKN Bakal Paling Joss..!!

PENAJAM - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti)…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:12

Kader JKN Disiapkan untuk Tagih Tunggakan BPJS Kesehatan

Tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan terbilang sangat tinggi. Nilainya hingga…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:10

Akhirnya Tiwi Pulang ke Rumah

Gadis berusia 17 tahun bernama Cempaka Putri Pratiwi yang sempat…

Senin, 14 Oktober 2019 13:09

Gedung DPRD Balikpapan Sudah Tua, Dianggap Tak Layak Lagi

Kondisi gedung DPRD Balikpapan saat ini, dinilai sudah tak layak…

Senin, 14 Oktober 2019 13:04

Susahnya Ngatur Jukir Liar, Bagusnya Diapain Ya....

 Juru parkir (jukir) liar masih banyak ditemukan di Kota Balikpapan,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:28

Tiwi Pulanglah..!! Kabur Bersama Teman di Facebook

Tidak semua yang ada di media sosial mendatangkan kebaikan. Ada…

Senin, 14 Oktober 2019 01:25

Warga Komplain Pembuangan Lumpur dari Proyek RDMP

Jalan Letjend Suprapto, Karang Anyar, persis di depan Diklat Pertamina,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:23

Pacar Bujuk Gugurkan Kandungan

BALIKPAPAN - Kasus ibu kandung tega membunuh bayinya sendiri menjadi perhatian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*