MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 21 Oktober 2019 13:25
Sudah Menghina..!! Crosshijaber Bukan Lucu-lucuan, Tokoh Agama Bentuk Barisan Anti LGBT
ilustrasi

 Kelainan seksual menyimpang memang acapkali terjadi di Balikpapan. Bahkan beberapa diantaranya telah berurusan dengan kepolisian. Belum usai masalah itu, muncul fenomena lainnya bernama Crosshijabers. Dimana seorang pria mengenakan pakaian hijab syar'i layaknya seorang wanita muslimah.

Tentu saja tingkah laku seperti itu mendapat kecaman keras lantaran dianggap menghina agama Islam. Sejumlah tokoh agama menolak keras adanya aktivitas komunitas tersebut di Balikpapan. Bahkan bila memang terjadi, bukan tidak mungkin mereka siap melakukan tindakan tegas.

Fenomena ini disikapi sangat serius oleh para tokoh agama salah satunya ialah Ketua GNPF Balikpapan, Abdul Rais yang mengecam aktivitas komunitas menyimpang itu. Rais menegaskan keberadaan mereka jangan dianggap sepele, sebab mereka bisa saja menjerumuskan generasi muda kedalam lubang yang sama.

"Jangan dianggap biasa aja, lucu-lucuan atau kurang kerjaan. Oh, nggak bisa gitu, takutnya ini jadi trend terus ditiru sama pemuda lainnya," tegasnya.

Geramnya lagi, para pelaku crosshijabers ini seolah melecehkan syariat Islam dan tanpa berpikir resiko yang ia hadapi ketika melakukan hal seperti itu.

"Ini mereka dengan sengaja berbuat seperti ini sebagai bentuk perlawanan terhadap umat islam," geramnya.

Menyikapi banyaknya fenomena penyimpangan seksual di Balikpapan yang dikhawatirkan bakal menyeret generasi muda lainnya, Rais dan sejumlah tokoh masyarakat membentuk gerakan baru bernama Barisan Anti LGBT. Gerakan ini nantinya yang akan konsen pada penanganan penyimpangan seksual LGBT.

Dimana saat ini Barisan Anti LGBT telah menggodok aturan untuk dijadikan sebagai dasar hukum yang dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) nanti.

"Kami sudah buat suatu antipati berupa organisasi anti LGBT namanya Barisan Anti LGBT. Tugasnya sekarang lagi menggodok peraturan daerah untuk pelarangan kegiatan atau komunitas perilaku menyimpang khususnya di Kota Balikpapan. Kita sebagai masyarakat kota Balikpapan harus berkontribusi karena pemerintah sudah mendeklarasikan bahwa Balikpapan sebagai kota Madinatul Iman. Jadi dengan adanya motto seperti itu, kita sebagai anak bangsa harus mendukung itu," beber Rais, yang juga selaku Pembina Barisan Anti LGBT.

Pihaknya tengah melakukan penyusunan draft aturan tersebut dan melakukan kajian dengan memanggil sejumlah ahli dan akademisi. Dari aturan tersebut nantinya akan mengatur sanksi terhadap pelaku LGBT hingga mampu menyeretnya ke dalam penjara.

"Jadi kami buat draft usulan peraturan daerah anti LGBT kepada pemerintah kota Balikpapan untuk diteruskan kepada DPRD lalu menjadi Perda. Jadi nanti di Perda akan ada ketentuan pidananya. Nantinya juga akan terjun kedalam pengawasan dan penindakan," jelasnya.

Dalam pelaksanaannya nanti Barisan Anti LGBT ini akan melakukan penelusuran terhadap mereka yang terindikasi memiliki perilaku seks menyimpang, khususnya didalam komunitas waria ataupun crosshijabers. Dengan menyebarkan informan didalam lingkungan mereka, maka pihaknya akan sangat mudah mendapatkan bukti untuk segera melakukan penindakan. Tentunya hal ini nantinya juga akan bekerjasama dengan aparat kepolisian dalam penindakannya.

"Nanti pelaksanaan teknisnya itu kami membantu pemerintah dengan menyebar informan-informan ke komunitas itu. Setelah kami tahu sasarannya ada, kami bekerjasama dengan aparat penegak hukum terus menindak dia. Menangkap dia kalau perlu karantina atau penjarakan. Nah semua itu tentunya harus ada dasar hukumnya, makanya kami usulkan itu. Kalau daerah lain nggak ada ya kita buat sendiri," terangnya.

Aturan ini ditargetkan secepatnya akan segera terealisasi. Hanya saja saat ini pihaknya tengah melakukan pengkajian aturan dan butuh melewati beberapa proses hingga sampai pada tahap pembuatan perda. Aturan ini nantinya juga akan diteview oleh pemerintah dan DPRD, bila disetujui maka secepatnya Balikpapan akan memiliki perda LGBT.

"Tentunya membuat ini berbagai macam referensi kita harus kaji. Kami juga undang beberapa pendapat ahli atau para pakar melalui suatu proses dalam mengkaji hal itu. Kalau sudah baru hasilnya diajukan dan direview pemerintah, bila sudah oke, maka Perda itu bisa diterbitkan. Jadi pada intinya kami menentang keras masalah LGBT di Balikpapan," tutupnya. (yad/ono)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 11:59

Belanja Pegawai Dibatasi hanya 30 Persen dari APBD

Pemerintah Kota Balikpapan berencana membatasi besaran anggaran untuk belanja pegawai…

Sabtu, 25 September 2021 11:57

Cewek Cantik Diculik dan Dibunuh, Ditemukan Jadi Tengkorak

Nasib tragis dialami seorang cewek cantik bernama Juwanah alias Julia…

Jumat, 24 September 2021 12:15

Nenek-Nenek Itu Ingin Bunuh Diri karena Terjerat Rentenir

Kondisi Hj Nanik (60) warga Perum Batakan Mas RT 27…

Jumat, 24 September 2021 12:13

Masyarakat Jangan Terlena Angka Level PPKM

Hanya selang satu hari, setelah Kepala Dinkes Balikpapan, Andi Sri…

Jumat, 24 September 2021 09:03

PPKM Level 3 di Balikpapan Sulit Tercapai, Ini Sebabnya...

Satgas Covid-19 Kota Balikpapan menyatakan status Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…

Jumat, 24 September 2021 09:00

Tenang Saja, Penyekatan Jalan di Balikpapan Hanya di Perbatasan

Kota Balikpapan memang masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)…

Kamis, 23 September 2021 14:55

Begini Kondisi Terakhir Anak yang Disiram Air Panas oleh Bapaknya

Bocah perempuan AFJ (8) warga Jalan Mentarang Balikpapan Selatan yang…

Kamis, 23 September 2021 14:53

Dana Transfer Pusat Tutupi Defisit Rp640 Miliar Kota Balikpapan

Kota Balikpapan akhirnya mendapatkan tambahan anggaran dari dana transfer pusat…

Kamis, 23 September 2021 09:25

NEKAT..!! Nenek Nenek Lompat dari Jembatan Manggar, Bagaimana Ceritanya?

Rabu (22/9) pagi sekira pukul 08.30 Wita, warga yang bermukim…

Kamis, 23 September 2021 09:23

Proyek Nano Bubble di PDAM Dianggap Mubazir

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri menilai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers