MANAGED BY:
RABU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 02 November 2019 21:48
Sebelum Dimasukkan ke Jok Motor, Sakti Sempat Cium Kening Jasad Bayi
DIGIRING: Tersangka Oksaktian digiring petugas saat menjalani rekontruksi di salah satu TKP, beberapa hari yang lalu.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - balpos.com, Kasus pembunuhan bayi baru lahir yang dilakukan Arnelia Putri Wulandari (22) dan kekasihnya Oksaktian Subarkah (23) sampai saat ini masih ditangani oleh pihak kepolisian di Polsek Balikpapan Utara.

Penyidik yang menangani kedua tersangka sampai saat ini masih melengkapi berkas sebelum diserahkan ke jaksa. "Masih melengkapi berkas dulu. Kemungkinan selesai acara nikah mereka (kedua tersangka), baru dilimpahkan," ujar Penyidik Polsek Balut, Aipda Harsul kepada Balikpapan Pos, Sabtu (1/11) siang.

Diakuinya, seharusnya kedua tersangka sudah dinikahkan. Tapi karena keluarga kedua belah pihak belum siap, acara nikahan pun ditunda hingga 7 November nanti. "Kemarin pihak keluarganya nelpon, acaranya diadakan seminggu lagi," pungkasnya.

Sementara di balik kisah sejoli yang kini berhadapan dengan hukum itu, ada kisah yang mengharukan. Dini hari setelah Arnelia melahirkan, dia langsung membereskannya sendiri. Membekap mulut sang bayi ketika menangis hingga meninggal dan selanjutnya mengeluarkan ari-ari. Mengambil pisau ke dapur untuk memotong ari-ari hingga mengambil jilbab di lemari untuk membungkus jenazah bayi dan ari-ari.

"Bayinya sudah meninggal. Bayinya sudah dibungkus," ujar Arnelia saat menelpon Oksaktian ketika itu.

Mendapat informasi itu, Sakti –sapaan akrab Oksaktian- pun selanjutnya mencari plastik warna hitam di tempat kerjanya, dan mengantonginya. Setibanya di dalam kamar sekira pukul 05.00 Wita, Oksaktian sedih. Meskipun masih berstatus lajang, naluri kebapakannya muncul. Melihat sang bayi dibungkus kain tipis, dia pun spontan mencium kening jasad bayinya yang sudah meninggal itu.

Selang berapa saat, dia pun selanjutnya mengeluarkan plastik hitam tadi saku celananya, lalu memasukkan bayi ke dalam plastik dan jok sepeda motor Vario KT 6932 LC. Kemudian Sakti berangkat ke tempat kerjanya. Bayi baru dikuburnya usai pulang kerja, di bawah rumah pamannya.

"Sedih memang, tapi mau gimana lagi, sudah terlanjur. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kami untuk menata hidup ke depan di kemudian hari," ujar Sakti saat diwawancarai Balikpapan Pos. (gan/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 April 2020 01:08

Pengetatan Sosial Tidak Efektif, Warga Masih Banyak Nongkrong

BALIKPAPAN - Sejak diberlakukannya pengetatan sosial alias pengurangan aktivitas kumpul-kumpul…

Sabtu, 18 April 2020 01:05

Kasus Terbanyak Corona, Balikpapan Belum Berani PSBB

BALIKPAPAN - Demi mempersempit penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan masyarakat,…

Sabtu, 18 April 2020 01:04

Kurangi Ketergantungan Beras, Upayakan Penganekaragaman Pangan

BALIKPAPAN - Beras merupakan makanan pokok rakyat Indonesia. Penyeragaman konsumsi…

Jumat, 17 April 2020 12:39

KELAKUAN SAMA..!! Bapak Cabuli Anak Tetangga, Anak Cabuli Pacar

PENAJAM - Heboh, terungkap keluarga cabul. Ayah dan anak di…

Jumat, 17 April 2020 12:30

Tertulis Bahan Kimia, Ternyata Daging Babi

BALIKPAPAN - Pejabat Karantina Hewan Balikpapan melakukan penahanan terhadap daging…

Kamis, 16 April 2020 10:17

Pasien Covid-19 Bandel, Jalan-Jalan sambil Rekam Pasien Lainnya, Ini Tindakan RSUD

PENAJAM - Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam…

Kamis, 16 April 2020 10:09

Dua Pria Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

BALIKPAPAN - Dua pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…

Senin, 13 April 2020 12:31

Anggota Dewan Ini Bilang Bantuan Pemkot Terkesan Lambat

BALIKPAPAN - Sudah sekitar sebulan lebih penyebaran corona virus disease 2019…

Senin, 13 April 2020 12:30

Gas Langka, Maling Tabung Gas Tambah Berani

BALIKPAPAN - Pasca diberlakukannya pengetatan social, akhir-akhir ini warga mengeluh…

Sabtu, 11 April 2020 13:12

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Kewenangan Kementerian Perhubungan

BALIKPAPAN - Untuk mengantipasi dan membatasi warga luar yang masuk ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers