MANAGED BY:
MINGGU
17 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Sabtu, 02 November 2019 21:54
Dua Pelaku Pembunuh Ayah Kandung Dituntut 7 Tahun
KASUS BERAT: Kedua terdakwa bersama penasehat hukum saat sidang di PN Balikpapan, beberapa hari lalu.

PROKAL.CO, Masih ingat kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan seorang putri dan sepupunya terhadap ayah kandung hingga akhirnya meninggal dunia di Jalan Kauman, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah, pada awal bulan Juni 2019 yang lalu? Kedua terdakwa saat ini masih menjalani proses peradilan di PN Balikpapan. Informasi yang dihimpun, kedua terdakwa baru saja dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum dan tinggal menunggu putusan dari majelis hakim.

JPU Ardiansyah saat ditemui Balikpapan Pos, Jumat (1/11) pagi lalu, mengaku sudah membacakan tuntutan terhadap kedua terdakwa. Jaksa pengganti ini meyakini keduanya bersalah dan didakwakan dengan Pasal 351 atau Pasal 170 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Atas pelanggaran tindak pidana yang mereka lakukan, terdakwa SS (Siti Sunianingsih,Red.) dituntut tujuh tahun penjara. Sementara terdakwa AR (Armadyah, Red.) dituntut enam tahun penjara," ujar Ardiansyah.

Dengan dibacakannya tuntutan hukuman itu, maka ketua majelis hakim Sutarno pun telah mempersilahkan terdakwa mengajukan pembelaan melalui kuasa hukumnya, sebelum nanti memberikan vonis kepada dua terdakwa, dua pekan lagi.

"Pembelaan dulu dari tim hukum kedua tersangka minggu besok. Baru kemudian pembacaan putusan," ungkapnya.

Diketahui, dua terdakwa Siti Sunianingsih alias Nia (31) warga Jalan Projakal Kelurahan Graha Indah, dan Armadyah alias Arma (32) warga Jalan Sumber Mulia, Kelurahan Muara Rapak, berperkara setelah melakukan pengeroyokan terhadap Darmansyah (60) ayah dari Nia.

Akibat pengeroyokan itu, korban pun sempat jatuh di jalan yang terletak di depan rumahnya. Kemudian oleh warga dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan. Namun sayang, tidak berapa lama ditangani oleh tim medis, korban meninggal dunia.

"Saat persidangan, tidak ada saksi dan ahli yang menyatakan korban meninggal dunia karena penganiayaan. Kami ketahui juga, sebelumnya almarhum sudah kerap sakit. Oleh karena itu, kami pun memutuskan bahwa kematian almarhum bukan karena penganiayaan yang dialami. Tapi karena memang sudah sakit dan usia uzur. Oleh karena itu kami memohon kepada majelis hakim agar memberi pertimbangan sebelum menyampaikan putusan dua minggu lagi," ujar kuasa hukum kedua terdakwa, Indra Gunawan SH saat dikonfirmasi terkait sidang tuntutan tersebut. (gan/cal)


BACA JUGA

Jumat, 15 November 2019 12:47

BIAR GRENG..!! Tertibkan Jukir, TNI-Polri Dilibatkan

BALIKPAPAN - Maraknya juru parkir (jukir) liar pada beberapa titik…

Jumat, 15 November 2019 12:45

Nagih Utang Bawa Badik dan Sekap Nasabah, Selesai Kamu..!!

BALIKPAPAN - Seharusnya dalam menagih hutang dilakukan secara baik-baik, bukan…

Jumat, 15 November 2019 12:42

INNALILLAHI ..! Nyawa Mbah Surip Melayang di Zebra Cross

BALIKPAPAN- Wanita paruh baya bernama Surip (52) harus meregang nyawa…

Minggu, 10 November 2019 13:36

Jumlah DPT, TPS dan Penyelenggara Pemilu Bakal Bertambah

Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) setiap pelaksanaan Pemilu terus mengalami…

Minggu, 10 November 2019 13:34

Di Tanjakan Ini Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Bilang Ada Mahluk Gaibnya

Pasca kecelakaan maut yang terjadi di Jalan MT Haryono tepat…

Minggu, 10 November 2019 13:28

Manipulasi Data Fiktif Kartu Perdana, Polisi Tunggu Aduan

Tindak pidana manipulasi data fiktif registrasi kartu perdana yang berhasil…

Senin, 04 November 2019 13:47

Tebang Pohon Wajib Ganti Rugi

Bagi warga Kota Minyak agar berhati-hati menebang pohon sembarangan. Pasalnya,…

Sabtu, 02 November 2019 21:54

Dua Pelaku Pembunuh Ayah Kandung Dituntut 7 Tahun

Masih ingat kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan seorang putri dan…

Kamis, 31 Oktober 2019 15:28

Air Menghitam dan Baunya Nauzubillah..!! Warga Mengeluh

Adanya genangan air hitam dan bau tak sedap dikeluhkan oleh…

Selasa, 29 Oktober 2019 13:50

Tak Bayar Pajak, Warung Makan Terancam Disegel

Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Balikpapan kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*