MANAGED BY:
RABU
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Senin, 04 November 2019 13:50
Lanjutan Pembangunan Jembatan Nenang Belum Jelas
MANGKRAK: Jembatan Nenang dikerjakan pada 2013 silam namun sampai saat ini, belum ada lanjutan untuk penyelesaiannya.

PROKAL.CO, Kelanjutan pembangunan Jembatan Sungai Nenang Besar dan Jembatan Sungai Nenang Kecil nampaknya masih mengahadapi jalan terjal. Pasalnya, dua jembatan yang berada dalam kawasan coastal road atau jalan pesisir pantai di Kecamatan Penajam masih menghadapi persoalan lahan. Lahan di titik pembangunan jembatan tersebut belum sepenuhnya dibebaskan oleh pemerintah daerah. Sehingga pemerintah daerah belum mengambil keputusan soal kelanjutan pembangunan Jembatan Sungai Nenang Besar dan Jembatan Sungai Nenang Kecil di tahun anggaran 2020.

Wakil Bupati PPU Hamdam mengatakan, kelanjutan pembangunan dua jembatan yang berada di wilayah Kelurahan Nenang tersebut akan diputuskan setelah seluruh lahannya dibebaskan. Sehingga, untuk kelanjutan pembangunannya masih memerlukan waktu lagi. Karena proses pembebasan lahan juga tidak mudah. Setiap lahan yang akan dibebaskan memerlukan verifikasi dokumen kepemilikan lahan dan memastikan tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan lahan.

“Saat ini masih proses pembebasan lahan. Ternyata, masih ada beberapa lahan yang perlu diteliti kepemilikannya. Jadi, lanjutan pembangunan jembatan Nenag tersebut masih perlu waktu lagi,” kata Hamdam pada media ini, kemarin.

Hamdam menekankan, pembangunan Jembatan Nenang akan dilanjutkan setelah seluruh proses pembebasan lahannya telah dirampungkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). “Kalau tanahnya sudah klir, tidak ada lagi alasan tidak melanjutkan pembangunan jembatan tersebut,” tegas wakil bupati.

Diketahui, kelanjutan  Jembatan Sungai Nenang Besar dan Jembatan Sungai Nenang Kecil membutuhkan anggaran sebesar Rp 100 Miliar.Anggaran yang dibutuhkan ini jelas lebih besar dari biaya konstruksi jembatannya. Kedua jembatan yang masuk dalam bagian coastal road yang berlokasi di Kelurahan Nenang hanya menghabiskan anggaran Rp 66 miliar. Sementara biaya kelanjutannya sebesar Rp 100 miliar.

Jembatan Sungai Nenang Besar dikerjakan pada 2013 lalu. Namun, di tengah perjalanan pengerjaan proyek tersebut sempat roboh. Tetapi, pihak kontraktor tetap bertanggung jawab menyelesaikan jembatan tersebut. Desain awal oprit jembatan itu hanya akan ditimbun. Berdasarkan hasil kajian dari ITB merekomendasikan agar dilakukan review desain. Jika oprit jembatan itu ditimbun tanah uruk dikhawatirkan akan berpengaruh ke konstruksi jembatan.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum PPU Edi Hasmoro mengungkapkan, jembatan Sungai Nenang Besar sepanjang 30 meter dan lebar 25 meter. Kedua sisi jembatan tersebut akan dibuatkan semacam flyover sepanjang 100 meter. “Konstruksinya nanti seperti flyover. Kita tidak berani menimbun. Karena ahli jembatan menyarankan agar tidak ditimbun,” ungkapnya.

Edi Hasmoro menekankan, Dinas Pekerjaan Umum telah melakukan review desain untuk kelanjutan jembatan tersebut. “Rencana awal oprit jembatan, tapi dulu ada sleding jembatan. Sehingga direview desainnya. Sekarang ini tinggal menunggu anggaran untuk dilanjutkan pembangunannya. Karena desainnya sudah siap,” pungkasnya. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 22:47

Tumben..!! Pendaftaran PPK Masih Sepi Peminat

TANA PASER - Meski sudah dibuka dua hari, antusias masyarakat…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:06

SYUKURLAH..!! Pemkab Tanggung Tagihan Listrik Rumah Ibadah

PENAJAM - Seluruh rumah ibadah di Kabupaten Penajam Paser Utara…

Jumat, 17 Januari 2020 22:13

Tiduri Siswi SMP, Pelajar SMK Dibui

PENAJAM- Pasangan kekasih yang memadu cinta di dalam kamar berbuntut panjang.…

Kamis, 16 Januari 2020 11:07

Akhirnya Utang Multiyear Lunas, Tapi Masih Ada Pinjaman Kok...

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah melunasi…

Senin, 13 Januari 2020 13:34

JANGAN LAMA..!! Dinkes Diminta Segera Operasikan RSP Sepaku

PENAJAM- Rumah Sakit Pratama (RSP) Sepaku yang dibangun di Desa Tengin…

Senin, 13 Januari 2020 13:33

Sudah Anggaran Minim, Pengurus Masuk BNNK Hanya Numpang Nama

PASER- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Paser saat ini belum…

Sabtu, 11 Januari 2020 13:25

DUIT BESAR JUGA..!! Segini Uang yang Dihabiskan untuk Pembangunan Bendungan Sepaku

PENAJAM - Rencana pembangunan Bendungan Sepaku memasuki tahap pengumuman lelang…

Rabu, 08 Januari 2020 12:44

Siswi Baku Hantam, Sekolah dan Disdik Tak Beri Sanksi, Ini Alasannya...

PENAJAM - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam…

Rabu, 08 Januari 2020 12:40

Rumah Sudah Dua Tahun Kosong Hangus Terbakar

PENAJAM - Satu unit rumah warga di Jalan Provinsi Km…

Rabu, 08 Januari 2020 12:36

INNALILLAHI..!! Tabrak Median Jalan, Paman dan Keponakan Tewas

 PASER - Kecelakaan maut kembali menelan korban jiwa. Seorang pengendara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers