MANAGED BY:
RABU
01 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Rabu, 12 Februari 2020 12:28
PARAH NI..!! Sampah Kok Dibuang di Fasum
PERLU PENANGANAN : Keberadaan TPS liar di Kelurahan Sumber Rejo yang menjadi keluhan warga sekitar.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Warga Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah mengeluhkan tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang berada di lingkungan mereka.  

Bahkan, tumpukan sampah itu juga tidak jauh dari akses jalan utama yang juga merupakan fasilitas umum (fasum). Maka itu pihak kecamatan melalui Kasi Trantib dan Lingkungan Hidup (LH) Asmarian meminta kelurahan untuk menindaklanjuti hal tersebut.  

"Apalagi dari informasi warga sekitar bahwa di TPS liar itu, yang buang sampah bukan hanya warga sekitar saja, tapi juga pengguna jalan," kata Asmarian kepada Balikpapan Pos.  

Asmarian menuturkan, di wilayah tersebut memang tidak ada TPS, sehingga bermunculan TPS-TPS liar, maka itu masyarakat bingung membuang sampah kemana, sehingga cara yang mudah dibuang di tepi jalan.

Menurutnya, jika hal ini terus dibiarkan, dikhawatirkan tumpukan sampah tersebut akan menganggu kesehatan masyarakat sekitar. Apalagi, jika hujan sampah semakin bau dan berserakan kemana-mana. "Tindakan ini akan kami kembali ke kelurahan, jika tidak ada tindakan baru kami yang bongkar atau diberi plang larangan buang sampah," ucap Asmarian. 

Sementara itu, untuk keberadaan TPS liar ini menurutnya sudah ada sekitar 2 tahunan sejak adanya pedagang kambing di lokasi. Maka itu bisa di katakan cukup lama dibiarkan, sehingga dirinya minta segera ditutup. 

Sedangkan untuk tindakan yang di ambil kecamatan sampai saat ini hanya sebatas membersihkan saja. Kalau tindakan buat menutup memang ada, namun itu dirinya serahkan kembali ke kelurahan yang punya wilayah. Dan jika nanti kelurahan belum ada tindakan, maka terpaksa dari kecamatan yang menutup sebab itu bukan tempat pembuangan sampah melainkan fasilitas umum. 

"Kalau kelurahan tidak ada tindakan, terpaksa saya bersama gelandang yang bongkar. Apalagi ini sudah melanggar peraturan daerah nomor 10 tahun 2017," terangnya. 

Tidak hanya itu, dia menilai sosialisasi tentang upaya menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan masih kurang dan tidak tepat sasaran. (may/san)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 26 Maret 2020 12:33

Ngaku Dibegal, Tapi Bohong..! Ini Alasan Pelaku

BALIKPAPAN - Masyarakat sempat dihebohkan dengan adanya kejadian begal di…

Kamis, 26 Maret 2020 12:31

Biar Aman, Balikpapan Barat Diguyur Disenfektan

 BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan bersama dengan stakeholder kembali melakukan aksi…

Rabu, 25 Maret 2020 00:55

Polisi Temukan Titik Terang Pelaku Buang Bayi

BALIKPAPAN - Polisi terus menelusuri pelaku pembuang bayi di Jalan…

Senin, 23 Maret 2020 11:32

Pemkot Lakukan Penyemprotan Besar-besaran

BALIKPAPAN - Menyikapi semakin meningkatnya penyebaran virus corona (covid-19) 6…

Senin, 23 Maret 2020 11:22

Perbaikan Jalan Ambles Masih Tunggu Ini...

BALIKPAPAN - Ruas ambles di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 10, Kelurahan…

Minggu, 22 Maret 2020 11:59

Masih Ada Warga Tak Peduli Kebersihan, Sampah Penuhi DAS Beller

 BALIKPAPAN - Tumpukan sampah masih kerap ditemukan di beberapa titik…

Minggu, 22 Maret 2020 11:57

Stok Gula di Balikpapan Menipis

BALIKPAPAN –Stok gula di Indonesia menipis, termasuk di Kota Balikpapan.…

Sabtu, 14 Maret 2020 15:13

Begal Makin Mengkhawatirkan, Ini Perintah Kapolres

BALIKPAPAN - Warga Balikpapan dihebohkan dengan beredarnya pesan berantai di…

Jumat, 13 Maret 2020 01:38

Gara-Gara Perempuan, Teguh Dikeroyok di Rumah Sendiri

BALIKPAPAN - Emosi tak terkontrol memang kerap membuat siapapun nekat…

Jumat, 13 Maret 2020 01:29

Di Balikpapan, DBD Sudah Renggut 4 Korban Jiwa

BALIKPAPAN - Angka kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) pada tahun ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers