MANAGED BY:
RABU
01 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Senin, 24 Februari 2020 10:18
Banjir Datang, Limbah Kayu Dua Perusahaan Sesaki Sungai
PENYEBAB BANJIR: Limbah kayu yang diduga bersumber dari dua perusahaan HTI yang menyesaki aliran sungai.

PROKAL.CO, PENAJAM- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU terkait dugaan limbah kayu milik dua perusahaan hutan tanaman industri (HTI) yang beroperasi sekitar Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam.

Kedua perusahaan tersebut yakni PT Balikpapan Wana Lestari (BWL) dan PT Belantara Subur. Pasalnya, limbah kayu yang menyesaki sungai hingga memperparah banjir yang terjadi di Desa Bukit Subur dan Kelurahan Riko pada Selasa (18/2), bersumber dari potongan kayu milik perusahaan tersebut.

“Lokasi banjir di dua kelurahan/desa itu, selain daerahnya rendah, juga limbah kayu yang diduga berasal dari dua perusahaan HTI. Kami akan koordinasi dengan DLH terkait permasalahan limbah kayu itu,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD PPU Nurlaila.

Menurut Nurlaila, limbah kayu yang menyumbat aliran sungai tersebut memperparah banjir yang terjadi di Desa Bukit Subur dan Kelurahan Riko. selain itu, pendangkalan beberapa titik aliran sungai juga menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan bersama.  BPBD juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terkait dengan normalisasi sungai. “Ada beberapa titik aliran sungai butuh dinormalisasi,” tuturnya.

Dampak banjir yang terjadi di RT 4, Kelurahan Riko, juga berdampak terhadap jembatan kayu. Nurlaila mengatakan, jembatan kayu yang dibangun secara swakelola oleh warga setempat, terputus. Namun, rusaknya jembatan kayu tersebut tidak terlalu berdampak terhadap aktivitas warga. Karena, jembatan kayu tersebut bukan lintas utama.

“Gundukan tanah di jembatan kayu itu tergerus aliran air. Sehingga jembatan kayu mengalami kerusakan. Nanti, akan diperbaiki kembali dengan gotong royong bersama warga. Karena, memang jemabatan itu sebelumnya dibangun oleh warga setempat. Jembatan itu pun bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” tandasnya. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 28 Maret 2020 14:13

ODP Corona Melonjak Jadi 69 Kasus

PENAJAM - Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Penajam…

Sabtu, 28 Maret 2020 14:12

SABAR AJA..!! Berkas Perkara Cabul Petinggi Pondok Pesantren Masih Diproses

PENAJAM - Berkas perkara kasus pencabulan yang dilakukan petinggi salah…

Kamis, 26 Maret 2020 12:28

Aparat Gabungan Berhasil Bujuk Calon Pengantin Tunda Resepsi

PENAJAM - Polsek Babulu dan Koramil Babulu gencar keliling desa…

Senin, 23 Maret 2020 11:25

Di Kabupaten Ini, Tempat Hiburan dan Rekreasi Ditutup Sebulan

PENAJAM - Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, pemerintah…

Minggu, 22 Maret 2020 11:34

RSUD Alokasikan Rp 3,7 Miliar untuk APD dan 10 Tempat Tidur

PENAJAM - Setelah adanya pasien positif virus corona atau Covid-19…

Minggu, 22 Maret 2020 11:33

Stok Sembako Sangat Cukup, Warga Tak Perlu Panik

PENAJAM - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan…

Senin, 16 Maret 2020 13:31

Kasus Malaria PPU Capai 594 Penderita

PENAJAM - Kasus penyakit malaria dari Januari-Maret 2020 telah menembus…

Sabtu, 14 Maret 2020 15:11

Di Kabupaten Ini Kasus Malaria Tembus 500-an

PENAJAM - Kasus penyakit malaria dari Januari-Maret 2020 telah menembus…

Minggu, 08 Maret 2020 11:23

BWS Diminta Segera Normalisasi Sungai di Daerah Rawan Banjir

PENAJAM - Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Penajam Paser Utara (PPU) Tohar…

Minggu, 08 Maret 2020 11:22

Wabup Prihatin Maraknya Kekerasan Anak

PENAJAM - Tindak kekerasan terhadap anak di Kabupaten Penajam Paser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers