MANAGED BY:
RABU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 04 April 2020 12:55
Para Santri Itu Cuma ODP, Tolong..Jangan Dibully
MEDIASI: Pihak Ponpes Asy-Syarif di Kampung Timur ngeluruk ke kantor Kelurahan Gunung Samarinda Baru lantaran para santrinya mengeluh akibat tekanan sosial dari warga sekitar.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Al Azhar Asy-Syarif di Kampung Timur mendatangi kantor Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB) pada Jumat (3/4) sekira pukul 10.00 Wita. Mereka meminta pihak kelurahan untuk melakukan sosialisasi kepada warga sekitar ponpes terkait pemahaman Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sebab sejumlah santri di ponpes tersebut saat ini berstatus ODP dan menjalani isolasi diri.

Bagaimana tidak, pihak ponpes mengeluhkan tekanan sosial yang dialami para santri belakangan ini sejak adanya kabar bahwa mereka kontak erat dengan pimpinan ponpes yang dinyatakan positif corona oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan. Para santri sering di-bully oleh masyarakat sekitar, sehingga menjatuhkan mental para santri. Padahal hasil rapid test yang dilakukan kepada seluruh santri termasuk pengurus ponpes diketahui negatif Covid-19.

"Hasil yang sudah dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan bahwa semua yang ada di pondok dinyatakan negatif Covid-19. Harapannya itu buat warga di sekitar ponpes untuk tidak ada tekanan sosial. Karena saat ini terjadi tekanan sosial yang ada di keluarga ponpes," kata Deni, perwakilan Ponpes Asy-Syarif saat mediasi bersama pihak Kelurahan GSB, LPM, dan RT 1.

Sanksi sosial yang dialami para santri cukup menyayat hati. Dimana para santri benar-benar tak boleh keluar area ponpes dan diteriaki oleh warga, serta dijauhi. Bahkan santri yang hendak membeli sesuatu di warung, diusir. Tentu hal ini membuat sedih para santri dan pengurus ponpes.

"Sedih.  Bagaimana tidak, para santri ketika beli minum atau keluar buang sampah, mereka dikata-katain corona. Itu kan bisa merusak mental mereka yang masih muda. Saking ingin buang sampah, akhirnya santri rela tengah malam melakukannyag. Dengan adanya klarifikasi ini insyaallah tidak ada lagi tekanan sosial kedepannya," terang Deni.

Sementara itu Lurah GSB, Slamet Riyadi mengatakan, saat ini pihaknya harus melakukan sosialisasi kepada warga sekitar terkait pemahaman dan pengertian ODP. Sehingga tidak ada lagi tekanan sosial dari warga sekitar kepada santri.

"Nah sekarang tugas kami ini memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ODP itu seperti apa, jangan sampai ada tekanan sosial, sanksi sosial seolah mereka itu tidak boleh kemana-mana. Kalau tidak boleh kemana-mana ya harus difasilitasi oleh warga sekitar, membantu memberikan kalau ada perlu apa-apa itu ada fasilitatornya. Supaya ada kerjasama yang baik antara pondok pesantren dengan warga RT 1, sehingga sinergitas bisa berjalan seperti sekarang ini," jelasnya.

Slamet meminta warga tidak perlu panik dan memahami situasi ini, dimana sejatinya sejumlah santri yang berasal dari Gowa juga sedang menjalani masa inkubasi diri di ponpes.

"Masalahnya sekarang mereka sebagian adalah ODP, sehingga sebagian mereka masih mengisolasi diri di pondok. Khusus 17 orang kemarin yang di Gowa sudah ditempatkan di kamar khusus tertentu dan tinggal menunggu masa inkubasinya," pungkasnya. (yad/cal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 April 2020 01:08

Pengetatan Sosial Tidak Efektif, Warga Masih Banyak Nongkrong

BALIKPAPAN - Sejak diberlakukannya pengetatan sosial alias pengurangan aktivitas kumpul-kumpul…

Sabtu, 18 April 2020 01:05

Kasus Terbanyak Corona, Balikpapan Belum Berani PSBB

BALIKPAPAN - Demi mempersempit penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan masyarakat,…

Sabtu, 18 April 2020 01:04

Kurangi Ketergantungan Beras, Upayakan Penganekaragaman Pangan

BALIKPAPAN - Beras merupakan makanan pokok rakyat Indonesia. Penyeragaman konsumsi…

Jumat, 17 April 2020 12:39

KELAKUAN SAMA..!! Bapak Cabuli Anak Tetangga, Anak Cabuli Pacar

PENAJAM - Heboh, terungkap keluarga cabul. Ayah dan anak di…

Jumat, 17 April 2020 12:30

Tertulis Bahan Kimia, Ternyata Daging Babi

BALIKPAPAN - Pejabat Karantina Hewan Balikpapan melakukan penahanan terhadap daging…

Kamis, 16 April 2020 10:17

Pasien Covid-19 Bandel, Jalan-Jalan sambil Rekam Pasien Lainnya, Ini Tindakan RSUD

PENAJAM - Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam…

Kamis, 16 April 2020 10:09

Dua Pria Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

BALIKPAPAN - Dua pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…

Senin, 13 April 2020 12:31

Anggota Dewan Ini Bilang Bantuan Pemkot Terkesan Lambat

BALIKPAPAN - Sudah sekitar sebulan lebih penyebaran corona virus disease 2019…

Senin, 13 April 2020 12:30

Gas Langka, Maling Tabung Gas Tambah Berani

BALIKPAPAN - Pasca diberlakukannya pengetatan social, akhir-akhir ini warga mengeluh…

Sabtu, 11 April 2020 13:12

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Kewenangan Kementerian Perhubungan

BALIKPAPAN - Untuk mengantipasi dan membatasi warga luar yang masuk ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers