MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 17 April 2020 12:30
Tertulis Bahan Kimia, Ternyata Daging Babi
DIAMANKAN: Daging babi dan bebek asal dari Tiongkok ditahan oleh Karantina Pertanian Balikpapan lantaran tak memiliki dokumen lengkap.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN - Pejabat Karantina Hewan Balikpapan melakukan penahanan terhadap daging babi dan bebek yang berasal dari China (Tiongkok). Pasalnya, produk hewan asal negeri tirai bambu ini tak dilengkapi Health Certificate atau Sertifikat Kesehatan Hewan dari daerah asal.

Pada mulanya produk hewan yang berupa daging babi dan bebek ini dibungkus rapi dari daerah asal dan menyebutkan isi kemasan tersebut bahan kimia. Namun modus ini akhirnya terkuak berkat kerjasama yang apik antara Pejabat Karantina Pertanian Balikpapan dan Bea Cukai. Informasi dari pihak Bea Cukai yang menyebutkan bahwa terdapat kemasan yang mencurigakan.

Koordinator Fungsional Karantina Hewan, drh.Niken Pandansari bersama dengan A.Moch.Makruf, SH, dan drh.Faizal Rafiq kemudian melakukan pemeriksan lebih lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan produk hewan tak dilengkapi dengan dokumen karantina dan pemilik tidak dapat melengkapinya, serta berbeda antara kemasan yang tertulis dengan isi," kata Niken.

Bagi pemilik dan ekspedisi  tersebut diberikan edukasi bahwa membawa produk hewan wajib dilengkapi dokumen karantina, dan apabila tidak dilengkapi berarti melanggar UU No. 21 Tahun 2019 sehingga dilakukan tindakan penahanan terhadap produk tersebut untuk nantinya dimusnahkan. Hal ini dilakukan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

"Tetaplah patuhi aturan Sobatku, lalu lintas hewan dan produk hewan harus dilengkapi dengan dokumen karantina dari daerah asal, dan wajib dilaporkan kepada pejabat Karantina Pertanian untuk dilakukan tindakan karantina," pungkasnya. (yad/cal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 April 2020 01:08

Pengetatan Sosial Tidak Efektif, Warga Masih Banyak Nongkrong

BALIKPAPAN - Sejak diberlakukannya pengetatan sosial alias pengurangan aktivitas kumpul-kumpul…

Sabtu, 18 April 2020 01:05

Kasus Terbanyak Corona, Balikpapan Belum Berani PSBB

BALIKPAPAN - Demi mempersempit penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan masyarakat,…

Sabtu, 18 April 2020 01:04

Kurangi Ketergantungan Beras, Upayakan Penganekaragaman Pangan

BALIKPAPAN - Beras merupakan makanan pokok rakyat Indonesia. Penyeragaman konsumsi…

Jumat, 17 April 2020 12:39

KELAKUAN SAMA..!! Bapak Cabuli Anak Tetangga, Anak Cabuli Pacar

PENAJAM - Heboh, terungkap keluarga cabul. Ayah dan anak di…

Jumat, 17 April 2020 12:30

Tertulis Bahan Kimia, Ternyata Daging Babi

BALIKPAPAN - Pejabat Karantina Hewan Balikpapan melakukan penahanan terhadap daging…

Kamis, 16 April 2020 10:17

Pasien Covid-19 Bandel, Jalan-Jalan sambil Rekam Pasien Lainnya, Ini Tindakan RSUD

PENAJAM - Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam…

Kamis, 16 April 2020 10:09

Dua Pria Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

BALIKPAPAN - Dua pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…

Senin, 13 April 2020 12:31

Anggota Dewan Ini Bilang Bantuan Pemkot Terkesan Lambat

BALIKPAPAN - Sudah sekitar sebulan lebih penyebaran corona virus disease 2019…

Senin, 13 April 2020 12:30

Gas Langka, Maling Tabung Gas Tambah Berani

BALIKPAPAN - Pasca diberlakukannya pengetatan social, akhir-akhir ini warga mengeluh…

Sabtu, 11 April 2020 13:12

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Kewenangan Kementerian Perhubungan

BALIKPAPAN - Untuk mengantipasi dan membatasi warga luar yang masuk ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers