MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 18 April 2020 01:05
Kasus Terbanyak Corona, Balikpapan Belum Berani PSBB
BATASI PERGERAKAN: Penutupan jalan protokol sebagai upaya Pemkot Balikpapan membatasi ruang gerak masyarakat.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN - Demi mempersempit penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan masyarakat, Pemkot Balikpapan sepertinya belum mau mengajukan usulan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Padahal diketahui, dari 35 kasus pasien positif covid-19 di Kaltim, terbanyak berasal dari Kota Minyak. Sampai saat totalnya 18 pasien positif dan satu pasien telah meninggal dunia.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengaku Pemkot belum ingin menerapkan PSBB. Permasalahan di lapangan saat penerapan kebijakan tersebut menjadi kajian yang mendalam sebelum mengusulkan ke Kementerian Kesehatan. “Kami masih mengkaji penerapan PSBB di Balikpapan,” ujar Rizal Effendi kepada Balikpapan Pos.

Rizal menyebut sangat ingin berhati-hati terkait penerapan PSBB, harus belajar dari DKI Jakarta dan daerah sekitarnya yang telah melaksanakan kebijakan tersebut, untuk menghindari terjadinya masalah yang lebih kompleks saat PSBB diterapkan. “Kebijakan yang ada saat ini, saya kira masih cukup efektif. Namun, nanti kami lihat dari hasil pembahasan,” akunya.

Bahkan provinsi besar seperti Jawa Timur dengan jumlah 400 pasien positif covid-19 rupanya belum mengusulkan penerapan kebijakan PSBB. “Kami lihat sendiri kan, yang baru melakukan hanya DKI Jakarta dan daerah sekitarnya. Karena berdampingan dengan Jawa Barat dan Banten,” tutur Rizal.

Untuk diketahui sudah ada 10 daerah di Indonesia yang mengajukan kebijakan PSBB. Daerah itu adalah Provinsi DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi di Jawa Barat. Kemudian, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang di Banten. Teranyar Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menjadi satu-satunya daerah di luar Jawa yang disetujui menerapkan PSBB.

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putraanto menyetujui usulan PSBB di daerah tersebut karena telah terjadi peningkatan dan penyebaran kasus virus corona yang signifikan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 April 2020 01:08

Pengetatan Sosial Tidak Efektif, Warga Masih Banyak Nongkrong

BALIKPAPAN - Sejak diberlakukannya pengetatan sosial alias pengurangan aktivitas kumpul-kumpul…

Sabtu, 18 April 2020 01:05

Kasus Terbanyak Corona, Balikpapan Belum Berani PSBB

BALIKPAPAN - Demi mempersempit penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan masyarakat,…

Sabtu, 18 April 2020 01:04

Kurangi Ketergantungan Beras, Upayakan Penganekaragaman Pangan

BALIKPAPAN - Beras merupakan makanan pokok rakyat Indonesia. Penyeragaman konsumsi…

Jumat, 17 April 2020 12:39

KELAKUAN SAMA..!! Bapak Cabuli Anak Tetangga, Anak Cabuli Pacar

PENAJAM - Heboh, terungkap keluarga cabul. Ayah dan anak di…

Jumat, 17 April 2020 12:30

Tertulis Bahan Kimia, Ternyata Daging Babi

BALIKPAPAN - Pejabat Karantina Hewan Balikpapan melakukan penahanan terhadap daging…

Kamis, 16 April 2020 10:17

Pasien Covid-19 Bandel, Jalan-Jalan sambil Rekam Pasien Lainnya, Ini Tindakan RSUD

PENAJAM - Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam…

Kamis, 16 April 2020 10:09

Dua Pria Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

BALIKPAPAN - Dua pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…

Senin, 13 April 2020 12:31

Anggota Dewan Ini Bilang Bantuan Pemkot Terkesan Lambat

BALIKPAPAN - Sudah sekitar sebulan lebih penyebaran corona virus disease 2019…

Senin, 13 April 2020 12:30

Gas Langka, Maling Tabung Gas Tambah Berani

BALIKPAPAN - Pasca diberlakukannya pengetatan social, akhir-akhir ini warga mengeluh…

Sabtu, 11 April 2020 13:12

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Kewenangan Kementerian Perhubungan

BALIKPAPAN - Untuk mengantipasi dan membatasi warga luar yang masuk ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers