MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Selasa, 21 April 2020 12:39
Bocah Hilang Ternyata Tenggelam di Sungai Dekat Rumah Kakek
KORBAN TENGGELAM: Memasuki hari keempat, akhirnya pencarian bocah 4 tahun membuahkan hasil. Korban tenggelam di Sungai Tunan.

PROKAL.CO,

PENAJAM - Memasuki hari keempat,  bocah 4 tahun yang dinyatakan hilang di Tunan, Kelurahan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), akhirnya ditemukan, Minggu (19/4) sekira pukul 12.30 Wita.

Korban ditemukan tim gabungan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Polres, Kodim 0913/PPU dan warga setempat, dalam keadaan meninggal dunia. Ternyata, korban tenggelam di Sungai Tunan dekat rumah kakeknya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD PPU Nurlaila mengatakan, korban dilaporkan hilang pada Kamis (16/4) lalu. Pencarian dilakukan di aliran Sungai Tunan dan hutan sekitar lokasi kejadian. Sebelum ditemukan, korban tidak diketahui apakah hilang karena tenggelam di sungai atau tersasar ke dalam hutan. Karena, saat kejadian tidak ada saksi mata yang melihat korban.

“Kronologi korban tenggelam, belum diketahui. Karena, tidak ada orang yang melihat korban. Apakah terpeleset pada saat menyeberang ketika hendak pulang ke rumahnya. Karena, rumah oranggtua korban di RT 21 Kelurahan Petung hanya berseberangan sungai dengan rumah kakeknya. Jembatan penyeberangan hanya batang kayu dan pijakannya hanya satu papan. Besar kemungkinan korban terpelesat pada saat menyeberang sendiri,” kata Nurlaila pada media ini, kemarin.

Korban bernama Fatir ditemukan di dekat rumah kakeknya. Pada saat itu, tim gabungan mencium bau tidak sedap dari aliran Sungai Tunan. Jadi, difokusnya pencarian di area sungai tersebut. Kedalaman sungai, tempat ditemukannya korban sekira 3 sampai 4 meter.

“Ada bau menyengat dari Sungai Tunan yang hanya berjarak sekira 30 sampai 40 meter dari rumah kakek korban. Kemudian tim gabungan menyelam dan akhirnya korban ditemukan tersangkut di ranting pohon di bawah air sungai. Kemudian ranting pohon itu pohon dibersihkan dan korban diangkat ke pinggir sungai dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Nurlaila.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2020 12:53

Duit Besar..!! Diperlukan Anggaran Segini untuk WTP dan Jaringan Pipa Babulu

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berupaya memenuhi…

Kamis, 10 September 2020 11:33

Rumah Sakit Ini Rekrut Tenaga Medis, Bakal Ditempatkan di Ruang Isolasi Covid-19

PENAJAM - RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser…

Rabu, 09 September 2020 13:31

Kecamatan Penajam Tertinggi Kasus Covid-19, Ini Kata Tim Gugus Tugas

PENAJAM - Warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang terjangkit…

Selasa, 08 September 2020 12:29

PPU Ajukan Kuota Jargas 15 Ribu SR

PENAJAM - Tambahan jatah jaringan gas (jargas) sebanyak 300 sambungan…

Jumat, 28 Agustus 2020 11:07

Kecamatan Muara Samu Keberatan Berita Klaster Gunung Boga

TANA PASER - Pemerintah Kecamatan Muara Samu melalui Kepala Seksi…

Kamis, 27 Agustus 2020 11:25

Gara-Gara Ini, Puskesmas Penajam Akhirnya Tutup Lebih Lama

 PENAJAM - Penutupan Puskesmas Penajam bakal berlangsung lebih lama lagi.…

Selasa, 25 Agustus 2020 10:22

Jalan Km 1 sampai Km 9 Mau Dilebarkan, Tapi Sayangnya....

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merencanakan pelebaran…

Selasa, 25 Agustus 2020 10:13

Perbup Protokol Kesehatan Masih Digodok

PENAJAM - Di berbagai wilayah kabupaten/kota sudah menerapkan tindakan tegas…

Selasa, 25 Agustus 2020 10:11

Mulai Ada Lahan Dibakar, Ini yang Dilakukan BPBD PPU

 PENAJAM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser…

Minggu, 09 Agustus 2020 10:56

DPUPR Janji Lanjutkan Pembangunan Rumah Adat

PENAJAM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers