MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Senin, 27 April 2020 12:48
Paklek Pentol Sedih Ngga Bisa Mudik
PASRAH: Joko berjualan pentol di bulan puasa hanya untuk bertahan hidup. Karena biasanya pada bulan Ramadan sudah pulang kampung.

PROKAL.CO,

TANA PASER - Siring di tepi Sungai Kandilo, Paser  terlihat para pedagang mulai membuka lapak dagangan, dari penjual gorengan sampai penjual pentol.  Di bulan Ramadan ini, biasanya para pedagang tampak semangat untuk berjualan karena terbayang indahnya momentum lebaran Idulfitri, yaitu mudik,yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pulang kampung.

Namun bayangan indah bersama keluarga di kampung saat lebaran, sirna sudah. Sebab ada aturan pemerintah melarang mudik dengan alasan mencegah penyebaran virus corona. Hal ini dirasakan salah satu pedagang pentol, Joko penjual pentol asal Wonogiri, Jawa Tengah. Dia saat ini tinggal di Paser bersama kakaknya, sedangkan anak dan istrinya  ada di Wonogiri.

"Saya nggak mengira ada pelarangan mudik. Sedih saya. Biasanya saya pulang ke Jawa sebelum bulan puasa.  Karena ada pelarangan, tidak jadi mudik ke Jawa," kata Joko kepada Paser Pos.

Diakuinya setiap tahun dirinya melakukan mudik sebelum Ramadan bersama beberapa temannya sesama pedagang makanan. Dia pun menyesal tidak segera mudik sebelum ada larangan. Sebab beberapa temannya sudah pulang kampung beberapa minggu lalu sebelum ada larangan mudik.

“Kemarin sebelum bulan puasa mau pesan tiket tapi semua tidak ada kosong. Eh, mudiknya dilarang. Teman-teman saya sudah duluan mudik,” ujar Joko sambil duduk di dekat rombong pentol sembari berharap pembeli datang.

 Joko menambahkan,  kondisi penjualan pentolnya tidak seperti dulu.  Sebelum ada virus corona, per hari bisa mendapatkan penghasilan Rp 150 ribu. Namun masa wabah ini, sehari  paling banyak Rp 70 ribu.  "Itu sudah syukur dapat Rp 70 ribu.  Kadang juga tidak ada sama sekali. Kalau  tahun lalu, saya tidak jualan kalau bulan Ramadan," katanya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2020 12:53

Duit Besar..!! Diperlukan Anggaran Segini untuk WTP dan Jaringan Pipa Babulu

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berupaya memenuhi…

Kamis, 10 September 2020 11:33

Rumah Sakit Ini Rekrut Tenaga Medis, Bakal Ditempatkan di Ruang Isolasi Covid-19

PENAJAM - RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser…

Rabu, 09 September 2020 13:31

Kecamatan Penajam Tertinggi Kasus Covid-19, Ini Kata Tim Gugus Tugas

PENAJAM - Warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang terjangkit…

Selasa, 08 September 2020 12:29

PPU Ajukan Kuota Jargas 15 Ribu SR

PENAJAM - Tambahan jatah jaringan gas (jargas) sebanyak 300 sambungan…

Jumat, 28 Agustus 2020 11:07

Kecamatan Muara Samu Keberatan Berita Klaster Gunung Boga

TANA PASER - Pemerintah Kecamatan Muara Samu melalui Kepala Seksi…

Kamis, 27 Agustus 2020 11:25

Gara-Gara Ini, Puskesmas Penajam Akhirnya Tutup Lebih Lama

 PENAJAM - Penutupan Puskesmas Penajam bakal berlangsung lebih lama lagi.…

Selasa, 25 Agustus 2020 10:22

Jalan Km 1 sampai Km 9 Mau Dilebarkan, Tapi Sayangnya....

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merencanakan pelebaran…

Selasa, 25 Agustus 2020 10:13

Perbup Protokol Kesehatan Masih Digodok

PENAJAM - Di berbagai wilayah kabupaten/kota sudah menerapkan tindakan tegas…

Selasa, 25 Agustus 2020 10:11

Mulai Ada Lahan Dibakar, Ini yang Dilakukan BPBD PPU

 PENAJAM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser…

Minggu, 09 Agustus 2020 10:56

DPUPR Janji Lanjutkan Pembangunan Rumah Adat

PENAJAM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers