MANAGED BY:
MINGGU
27 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Selasa, 19 Mei 2020 13:13
Bendungan Sepaku Terdampak Pemangkasan Anggaran?
PEMBANGUNAN: Proyek pembangunan Bendungan Sepaku akan dibangun oleh Kementerian PUPR di lokasi ini untuk persediaan air baku IKN.

PROKAL.CO,

PENAJAM - Penyebaran virus corona atau Covid-19 mempengaruhi berbagai lini, termasuk pembangunan infrastruktur. Pemerintah pusat melakukan pemangkasan anggaran daerah maupun kementerian dan lembaga negara untuk dialokasikan ke penanganan pandemi Covid-19. Termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) anggarannya dipangkas dari Rp 120,217 triliun menjadi Rp 75,632 triliun.

Pemangkasan anggaran yang cukup besar tersebut berdampak terhadap program dan kegiatan. Penundaan paket-paket kontraktual yang belum lelang senilai Rp 7,8 triliun. Nah, dikhawatirkan proyek pembangunan Bendungan Sepaku masuk dalam daftar penundaan tersebut.

Kabag Pembangunan Setkab Penajam Paser Utara (PPU) Nicko Herlambang belum bisa memastikan apakah proyek pembangunan Bendungan Sepaku terdampak pemangkasan anggaran di Kementerian PUPR atau tidak. Karena sampai saat ini belum ada surat resmi pemberitahuan terkait hal tersebut.

“Kami belum bisa pastikan. Karena belum ada pemberitahuan secara resmi. Kalau dilihat di LPSE mereka (Kementerian PUPR, Red.) lelang proyek Bendungan Sepaku Semoi masih berjalan. Apakah lelang itu telah memasuki tahap kontrak, itu kami belum tahu,” kata Nicko pada media ini.

Proyek pembangunan Bendungan Sepaku untuk mengatasi banjir dan penyediaan air baku ibu kota negara (IKN) rencananya dimulai tahun ini. Namun, pandemi Covid-19 menghambat proses pembangunannya. Pembebasan lahan milik warga pun belum diproses. pembangunan fisik akan dimulai setelah lahan selesai dibebaskan.

“Kalau misalnya ditunda, mungkin bukan hanya karena anggarannya terpangkas. Bisa saja karena pembebasan lahan. Proyek itu akan teken kontrak dengan pihak ketiga kalau lahannya sudah dibebaskan,” terangnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2020 12:53

Duit Besar..!! Diperlukan Anggaran Segini untuk WTP dan Jaringan Pipa Babulu

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berupaya memenuhi…

Kamis, 10 September 2020 11:33

Rumah Sakit Ini Rekrut Tenaga Medis, Bakal Ditempatkan di Ruang Isolasi Covid-19

PENAJAM - RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser…

Rabu, 09 September 2020 13:31

Kecamatan Penajam Tertinggi Kasus Covid-19, Ini Kata Tim Gugus Tugas

PENAJAM - Warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang terjangkit…

Selasa, 08 September 2020 12:29

PPU Ajukan Kuota Jargas 15 Ribu SR

PENAJAM - Tambahan jatah jaringan gas (jargas) sebanyak 300 sambungan…

Jumat, 28 Agustus 2020 11:07

Kecamatan Muara Samu Keberatan Berita Klaster Gunung Boga

TANA PASER - Pemerintah Kecamatan Muara Samu melalui Kepala Seksi…

Kamis, 27 Agustus 2020 11:25

Gara-Gara Ini, Puskesmas Penajam Akhirnya Tutup Lebih Lama

 PENAJAM - Penutupan Puskesmas Penajam bakal berlangsung lebih lama lagi.…

Selasa, 25 Agustus 2020 10:22

Jalan Km 1 sampai Km 9 Mau Dilebarkan, Tapi Sayangnya....

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merencanakan pelebaran…

Selasa, 25 Agustus 2020 10:13

Perbup Protokol Kesehatan Masih Digodok

PENAJAM - Di berbagai wilayah kabupaten/kota sudah menerapkan tindakan tegas…

Selasa, 25 Agustus 2020 10:11

Mulai Ada Lahan Dibakar, Ini yang Dilakukan BPBD PPU

 PENAJAM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser…

Minggu, 09 Agustus 2020 10:56

DPUPR Janji Lanjutkan Pembangunan Rumah Adat

PENAJAM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers