MANAGED BY:
MINGGU
05 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 24 Mei 2020 12:06
Polairud Polda Kaltim Amankan Ratusan Kubik Kayu Diduga Ilegal
Ratusan kubik kayu yang diduga ilegal berhasil diamankan.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN- Direktorat Polairud Polda Kaltim mengamankan 394,5 kubik kayu ilegal tak bertuan, Rabu (20/5) lalu. Ratusan kubik kayu yang diduga hasil pembalakan liar itu ditemukan di wilayah Perairan Manubar, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Kasubdit Gakkum Dit Polairud Polda Kaltim Kompol Teguh Nugroho mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait kegiatan pembalakan liar di wilayah Manubar Kutim. Selanjutnya, tim melakukan penyelidikan yang berlangsung selama tiga hari sejak Minggu (17/5).

“Dari laporan masyarakat. Kemudian Unit Intel Airud Subdit Gakkum dan anggota markas Polair Sangatta menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Yang dilakukan dua tim baik di darat maupun di laut,” kata Teguh dalam rilis yang diterima KPFM. Hasil penyelidikan, tim menemukan tumpukan kayu ratusan kubik yang siap angkut di beberapa TKP yang tidak diketahui pemiliknya.

“Adapun TKP temuan kayu di Jalan Poros Rimba Hijau Desa Manubar KM 5, KM 21, KM 23, KM 24 KM 25, KM 29, KM 32, KM 37, KM 38, KM 39 Kecamatan Sandaran, Kutim serta di Perairan Muara Tanjung Sariung,Perairan Sungai Buaya, Perairan Gonggongan, dan Perairan Sungai Nyamuk,” ujar Teguh.

Berdasarkan keterangan masyarakat, lanjut Teguh, kayu-kayu tersebut akan dimuat dengan menggunakan kapal, yang selanjutnya dikirim ke Sulawesi Selatan. “Barang bukti yang berhasil diamankan adalah kayu olahan jenis ulin dan kayu olahan jenis rimba campuran sebanyak 394,5 kubik,” sebutnya.

Adapun pemilik kayu-kayu ilegal tersebut masih dalam proses penyelidikan. “Pemiliknya ini masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya.
Jika ditemukan pelaku ilegal loging ini akan dijerat dengan pasal 83 ayat ( 1 ) huruf b jo pasal 12 huruf e Undang- Undang nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan kerusakan hutan. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 April 2020 01:08

Pengetatan Sosial Tidak Efektif, Warga Masih Banyak Nongkrong

BALIKPAPAN - Sejak diberlakukannya pengetatan sosial alias pengurangan aktivitas kumpul-kumpul…

Sabtu, 18 April 2020 01:05

Kasus Terbanyak Corona, Balikpapan Belum Berani PSBB

BALIKPAPAN - Demi mempersempit penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan masyarakat,…

Sabtu, 18 April 2020 01:04

Kurangi Ketergantungan Beras, Upayakan Penganekaragaman Pangan

BALIKPAPAN - Beras merupakan makanan pokok rakyat Indonesia. Penyeragaman konsumsi…

Jumat, 17 April 2020 12:39

KELAKUAN SAMA..!! Bapak Cabuli Anak Tetangga, Anak Cabuli Pacar

PENAJAM - Heboh, terungkap keluarga cabul. Ayah dan anak di…

Jumat, 17 April 2020 12:30

Tertulis Bahan Kimia, Ternyata Daging Babi

BALIKPAPAN - Pejabat Karantina Hewan Balikpapan melakukan penahanan terhadap daging…

Kamis, 16 April 2020 10:17

Pasien Covid-19 Bandel, Jalan-Jalan sambil Rekam Pasien Lainnya, Ini Tindakan RSUD

PENAJAM - Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam…

Kamis, 16 April 2020 10:09

Dua Pria Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

BALIKPAPAN - Dua pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…

Senin, 13 April 2020 12:31

Anggota Dewan Ini Bilang Bantuan Pemkot Terkesan Lambat

BALIKPAPAN - Sudah sekitar sebulan lebih penyebaran corona virus disease 2019…

Senin, 13 April 2020 12:30

Gas Langka, Maling Tabung Gas Tambah Berani

BALIKPAPAN - Pasca diberlakukannya pengetatan social, akhir-akhir ini warga mengeluh…

Sabtu, 11 April 2020 13:12

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Kewenangan Kementerian Perhubungan

BALIKPAPAN - Untuk mengantipasi dan membatasi warga luar yang masuk ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers