MANAGED BY:
MINGGU
05 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 25 Juni 2020 10:17
Pembebasan Lahan Bendungan Sepaku Dilanjutkan
PROGRES: Mega proyek pembangunan Bendungan Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali dilanjutkan. Nantinya bendungan sebagai pemasok kebutuhan air di ibu kota negara (IKN) yang baru.

PROKAL.CO,

PENAJAM - Setelah pemberlakukan new normal, tahapan pembebasan lahan pembangunan Bendungan Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali dilanjutkan. Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Setkab PPU Nicko Herlambang mengatakan, satuan tugas (satgas) pembebasan lahan Bendungan Sepaku yang terdiri dari Balai Sungai Wilayah (BWS) Kalimantan III, Badan Pertanahan Nasional (BPN) PPU dan Pemkab PPU mulai melanjutkan proses pembebasan lahan sejak Kamis (18/6) sampai Senin (22/6).

“Tahapan pembebasan lahan Bendungan Sepaku sudah dimulai kembali dan ditarget hari ini (Senin, Red) sudah selesai pengumpulan dokumennya,” kata Nicko pada media ini, kemarin.

Satgas pembebasan lahan Bendungan Sepaku turun ke lapangan untuk mengumpulkan dokumen kepemilikan lahan warga. Verifikasi kepemilikan lahan dilakukan untuk memastikan lahan yang masuk area pembangunan tidak terjadi tumpang tindih.

“Sebelumnya BWS sudah menyelesaikan Studi Larap (Land Acquisition and Resettlement Action Plan). Studi Larap ini sudah ada data bidang dan jumlah pemilik lahan. Satgas pembebasan lahan turun melakukan verifikasi baik dokumen, tanaman tumbuh dan bangunan yang masuk wilayah pembangunan bendungan. Karena ada rumah warga yang masuk wilayah pembangunan bendungan,” terang Nicko.

Setelah dilakukan verifikasi dokumen kepemilikan lahan. Nicko menyatakan, hal tersebut menjadi acuan untuk diterbitkan peta bidang. Sebelum masuk tahapan perhitungan harga tanah, tanaman tumbuh dan bangunan, terlebih dahulu peta bidang disosialisasikan ke warga.

“Peta bidang ini menjadi dasar tim appraisal turun melakukan penghitungan harga tanah, tanaman tumbuh dan bangunan milik warga,” tuturnya. Setelah hasil penghitungan harga tim appraisal dilanjutkan ke tahap sosialisasi. “Kalau sudah disosialisasikan harga dari appraisal baru memasuki tahapan pembayaran ke warga,” tandasnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 25 Juni 2020 11:55

Jalan Lintas Desa Rusak Parah

TANA PASER - Masih banyak ditemukan jalan rusak di wilayah pedesaan.…

Kamis, 25 Juni 2020 10:17

Pembebasan Lahan Bendungan Sepaku Dilanjutkan

PENAJAM - Setelah pemberlakukan new normal, tahapan pembebasan lahan pembangunan…

Minggu, 14 Juni 2020 11:49

Kenapa Juga Nih..!! Pengoperasian RSP Sepaku Tertunda Berkali-kali

PENAJAM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Minggu, 14 Juni 2020 11:47

Petung Dapat Jatah Jargas Terbanyak, Akhir Juni Proyek Dikerjakan

 PENAJAM - Proyek jaringan gas (jargas) tahun anggaran 2020 di…

Jumat, 12 Juni 2020 11:04

RSUD di Sini Belum Longgarkan Layanan

PENAJAM - RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser…

Kamis, 04 Juni 2020 12:07

Turun dari Speedboat, Kurir Sabu Diringkus Polisi

 PENAJAM - Satreskoba Polres Penajam Paser Utara (PPU) menangkap seorang…

Kamis, 04 Juni 2020 12:06

Jalan Rusak Parah, Banyak Makan Korban

 TANA PASER - Kerusakan jalan masih menjadi permasalahan utama di…

Rabu, 03 Juni 2020 15:14

Pemkab Pastikan Tidak Matikan Pabrik Penggilingan Padi Milik Warga

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) rencana membangun…

Selasa, 02 Juni 2020 14:05

Bulan Ini, Proyek Jargas kembali Dikerjakan

PENAJAM - Proyek pemasangan jaringan gas (jargas) di Kabupaten Penajam…

Selasa, 02 Juni 2020 14:04

Silaturahmi dengan Tetangga Reaktif, Puluhan Warga Km 4 Di-Rapid Test

PENAJAM - Puluhan warga Perumahan BTN Km 4, Kelurahan Nenang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers