MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 10 Juli 2020 12:03
Walaupun Ditolak Warga, Bupati Tetap Mau Bangun Penggilingan Padi
MENOLAK: Puluhan warga Desa Babulu yang punya usaha penggilingan padi, saat mendatangi DPRD PPU untuk menyatakan penolakan pembangunan rice milling.

PROKAL.CO,

PENAJAM - Rencana pembangunan rice milling atau pabrik penggilingan padi di Kecamatan Babulu tetap direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU), meskipun ada penolakan dari pelaku usaha pabrik penggilingan padi setempat. Warga pemilik usaha penggilingan padi khawatir usaha mereka akan tersingkir karena pabrik penggilingan padi yang akan dibangun Pemkab PPU berskala besar.

Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud mengatakan, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal Rp 26,9 miliar ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benuo Taka untuk pembangunan rice milling telah disetujui oleh DPRD PPU untuk dibahas panitia khusus (pansus). “Raperda penyertaan modal Perumda Benuo Taka sudah disetujui oleh DPRD. Tahun ini bisa dibangun rice milling,” kata Abdul Gafur Mas’ud (AGM), kemarin.

Bupati mengklaim, rencana pembangunan rice milling di Babulu tidak terlepas dari aspirasi petani. Menurutnya, petani mengeluhkan hasil panen mereka lebih banyak dimainkan oleh para tengkulak. Kemudian, Babulu salah satu lumbung padi di Kalimantan Timur (Kaltim) namun belum berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) PPU. “Tahun 2019 saya keliling ke 54 kelurahan/desa dan di Babulu menyampaikan bagaimana para tengkulak seenaknya memainkan harga. Atas dasar itu sehingga kita merencanakan pembangunan rice milling,” tuturnya.

Ia menekankan, pabrik penggilingan padi tersebut nantinya dikelola oleh Perumda Benuo Taka. Jadi, pemerintah daerah bisa mengendalikan harga gabah maupun beras. Sehingga petani tidak lagi dirugikan. “Rice milling ini dikelola perusahaan daerah. Jadi, kita bisa kendalikan harga dan petani bisa diuntungkan,” ujar dia.

Sebelumnya Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) mendatangi DPRD PPU untuk menolak rencana pembangunan rice milling. “Itu kan pengusaha. Kenapa selama ini banyak pengusaha (penggilingan padi) tetapi tidak ada pendapatan yang masuk untuk daerah. Kemudian hasil panen kuga selama ini bukan kita semua yang beli, tapi orang dari luar,” terang AGM.

Abdul Gafur Mas’ud memastikan, keberadaan rice milling tidak mematikan usaha milik warga Babulu. Karena seluruh pengusaha penggilingan padi yang ada di Babulu akan diajak kerja sama. “Perumda nanti menjalin kerja sama dengan pengusaha penggilingan padi. Jadi mereka tidak dirugikan. Kemudian juga mereka juga harus berinovasi,” tuturnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 April 2020 01:08

Pengetatan Sosial Tidak Efektif, Warga Masih Banyak Nongkrong

BALIKPAPAN - Sejak diberlakukannya pengetatan sosial alias pengurangan aktivitas kumpul-kumpul…

Sabtu, 18 April 2020 01:05

Kasus Terbanyak Corona, Balikpapan Belum Berani PSBB

BALIKPAPAN - Demi mempersempit penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan masyarakat,…

Sabtu, 18 April 2020 01:04

Kurangi Ketergantungan Beras, Upayakan Penganekaragaman Pangan

BALIKPAPAN - Beras merupakan makanan pokok rakyat Indonesia. Penyeragaman konsumsi…

Jumat, 17 April 2020 12:39

KELAKUAN SAMA..!! Bapak Cabuli Anak Tetangga, Anak Cabuli Pacar

PENAJAM - Heboh, terungkap keluarga cabul. Ayah dan anak di…

Jumat, 17 April 2020 12:30

Tertulis Bahan Kimia, Ternyata Daging Babi

BALIKPAPAN - Pejabat Karantina Hewan Balikpapan melakukan penahanan terhadap daging…

Kamis, 16 April 2020 10:17

Pasien Covid-19 Bandel, Jalan-Jalan sambil Rekam Pasien Lainnya, Ini Tindakan RSUD

PENAJAM - Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam…

Kamis, 16 April 2020 10:09

Dua Pria Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

BALIKPAPAN - Dua pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…

Senin, 13 April 2020 12:31

Anggota Dewan Ini Bilang Bantuan Pemkot Terkesan Lambat

BALIKPAPAN - Sudah sekitar sebulan lebih penyebaran corona virus disease 2019…

Senin, 13 April 2020 12:30

Gas Langka, Maling Tabung Gas Tambah Berani

BALIKPAPAN - Pasca diberlakukannya pengetatan social, akhir-akhir ini warga mengeluh…

Sabtu, 11 April 2020 13:12

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Kewenangan Kementerian Perhubungan

BALIKPAPAN - Untuk mengantipasi dan membatasi warga luar yang masuk ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers