MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Kamis, 16 Juli 2020 10:54
Minta Perwali PDAM Segera Direvisi, Mahasiswa Demo
DIDEMO: Sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Balikpapan melakukan aksi demonstrasi di depan kantor PDAM terkait kenaikan tarif yang berlebihan.

BALIKPAPAN- Masih dalam persoalan tagihan PDAM yang melonjak beberapa waktu lalu dan membuat para pelanggan tercekik untuk membayar, berujung pada aksi demonstrasi di depan kantor PDAM, Rabu (15/7).

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) datang membawa sejumlah spanduk bertuliskan aspirasi dari masyarakat. Mereka meminta kejelasan dari pihak PDAM terkait tarif harga bulanan yang mengalami lonjakan cukup signifikan. Aksi demo berlangsung damai dan di bawah pengawalan aparat keamanan.

"Tetangga saya seorang nenek dan kakek, biasanya bayar cuma Rp 75 ribu, tapi disuruh bayar Rp 2,9 juta. Apa itu masuk akal? Kami minta kejelasannya," seru salah seorang mahasiswi dalam orasinya kemarin.

Aksi para mahasiswa ini pun disambut oleh Dirut PDAM Haidir Effendi didampingi Direktur Teknik Arif Purnawarman, Plt Dirum Arifuddin Harami, dan Kabag Hubungan Pelanggan Nur Hidayah. Dalam diskusinya antara mahasiswa dengan pihak PDAM, Humas Aksi Rafsyan Hassan mempertanyakan alasan PDAM menaikkan tarif yang begitu mahal pada bulan ini.

"Pelayanan ini kan jelas PDAM yang salah, dan diakui. Harusnya PDAM yang datang ke lapangan, datangin masyarakat. Nah kenapa masyarakat yang datang seolah menghindar karena Covid-19. Itu yang kami sesali," ujar Rafsyan.

Selain itu para pendemo juga menuntut agar PDAM merevisi peraturan wali kota (Perwali) soal PDAM yang terkait pipa induk yang dibebankan ke masyarakat. Padahal dalam Permendagri menjelaskan bahwa harusnya itu tanggungjawab PDAM. Yakni Perwali Nomor 19 tahun 2010 tentang penyediaan air minum untuk masyarakat.

"PDAM kan punya dana penyertaan modal, PDAM punya keuntungan, mengapa tidak diputar. Itu kan untuk kesejahteraan masyarakat, karena masyarakat sudah dibebankan dengan tarif, tarif itu kan akumulasinya," jelasnya.

Dalam diskusi tersebut mahasiswa juga mengeluhkan soal perlindungan konsumen. Sebab, selama ini masyarakat yang mendapatkan air kurang bersih, tidak mendapatkan kompensasi apapun dari PDAM.

"Selanjutnya tentang perlindungan konsumen. Itu kan hingga hari ini tidak diatur bahwa dengan kualitas air buruk itu bisa dapat kompensasi, jelas itu di Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang hak konsumen, tetapi kenapa tidak dicantumkan di Perwali. Jangan sampai hal-hal seperti itu tidak ada di Perwali," tegasnya.

Menanggapi pertanyaan mahasiswa, Dirut PDAM Haidir Effendi menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan untuk kinerja PDAM lebih baik lagi. Aspirasi ini akan menjadi masukannya untuk melakukan evaluasi agar ke depannya lebih baik lagi.

Haidir mengakui adanya kelebihan bayar akibat kesalahan pembacaan meteran, maka pelanggan diminta melaporkan  untuk pengembalian atau kompensasi bulan berikutnya. "Tapi kalau kondisinya karena pemakaian di lapangan riil, maka kita tawarkan opsi keringanan dengan cicilan sampai akhir tahun,” terangnya.

Disinggung mengenai tuntutan mahasiswa yang meminta PDAM segera merevisi Perwali, Haidir akan menyampaikannya kepada wali kota. Begitu pula untuk merevisi Perda nomor 10 tentang PDAM.

"Soal usulan itu atau tuntutan sebenarnya kami sudah berproses ya, bahkan siang ini (kemarin,Red.) sudah ada usulan perubahan Perda PDAM. Mudahan-mudahan bisa diproses di sana,” tuturnya.

Dia menambahkan, Perwali PDAM sejak 2010 memang belum mengalami perubahan. Namun saat ini muncul aturan-aturan baru yang butuh penyesuaian karena kondisi dinamis di lapangan. "Poin perwali itu menyesuaian kelembagaan termasuk operasional seperti disebutkan PP 122 dan PP 54. Itu yang coba kita komunikasikan," tambahnya.

Usai menerima tuntutan mahasiswa dan menandatanginya, jajaran PDAM dan mahasiswa pun membubarkan diri dengan tertib. (yad/cal)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 19 Januari 2023 15:12

RDP Komisi I, Bahas Lahan Warga Masuk Area Tahura

Komisi I DPRD Paser mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP)  pada…

Selasa, 25 Oktober 2022 13:12

Atlet Balikpapan Ngotot Mau Berangkat Porprov

Sejumlah atlet, orang tua, pelatih serta pengurus cabang olahraga yang…

Sabtu, 08 Oktober 2022 10:38

Tekan Inflasi, Pemkot Balikpapan Salurkan BLT Rp 15 M

Pemerintah Kota Balikpapan berencana mengalokasi dana hingga Rp 15 miliar…

Jumat, 30 September 2022 11:46

Saran Pak Polisi, Hindari Tindakan Balasan Dendam, Ada Permasalahan, Segera Lapor Polisi

Jajaran Polsek Balikpapan Barat berkomitmen untuk melakukan penindakan terhadap perbuatan…

Minggu, 04 September 2022 14:30

Guna Menyempurnakan Pendidikan, SDM Polda Kaltim Dievaluasi Mabes Polri

 Tim Asistensi Pengkajian dan Evaluasi Hasil Diklat Polri, Jumat (2/9)…

Selasa, 23 Agustus 2022 12:47

Warga Siap Melawan Eksekusi Pengosongan Lahan RS Barat

Sejumlah warga yang tinggal di Gang Perikanan RT 16 Kelurahan…

Senin, 01 Agustus 2022 10:50

Rekayasa Lalin untuk Antisipasi Lakalantas Maut di Turunan Muara Rapak

Untuk menghindari terulang kembali kecelakaan maut di turunan bundaran Muara…

Jumat, 24 Juni 2022 10:49

Larangan Memakai Sandal Jepit Saat Berkendara, Kasatlantas Polres Paser Tegaskan Masih Sebatas Imbauan

Adanya larangan memakai sandal jepit saat berkendara masih menyita perhatian…

Selasa, 21 Juni 2022 13:29

356 Calon Jemaah Haji Sudah Masuk Embarkasi Batakan

Sebanyak 356 jemaah haji dijadwalkan akan mulai melakukan pemondokan di…

Rabu, 27 April 2022 12:21

DLH Tambah Armada Sampah saat Lebaran

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan berencana menambah kendaraan angkutan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers