MANAGED BY:
SABTU
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Sabtu, 18 Juli 2020 10:49
Hanya Sawah Tadah Hujan, Petani Disini Hanya Bisa Panen 2 Kali Setahun
PERTANIAN: Petani di Babulu menantikan pembangunan Bendungan Telake di Kabupaten Paser. Karena selama ini, sistem pengairan hanya tadah hujan.

PROKAL.CO,

PENAJAM- Lahan pertanian produktif di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belasan ribu hektare. Sehingga PPU dinobatkan salah satu daerah lumbung padi di Kalimantan Timur (Kaltim). Lahan pertanian tersebar di empat kecamatan, tetapi lahan pertanian paling luas terdapat di Kecamatan Babulu mencapai 8 ribu hektare.

Namun, selama ini sistem pengairan lahan pertanian di Benuo Taka hanya mengandalkan air hujan atau sistem pengairan tadah hujan. Karena di daerah ini belum memiliki bendungan besar untuk irigasi pertanian yang mampu mengairi ribuan hektare sawah.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Babulu Darat Ripani mengatakan, pengairan lahan pertanian di Kecamatan Babulu hanya bersumber dari sungai kecil. Pasokan air sungai tersebut juga sangat tergantung dengan curah hujan. Ketika musim kemarau, sumber air juga mengalami kekeringan sehingga berdampak terhadap lahan pertanian. “Petani di Babulu hanya mengandalkan hujan. Kalau tidak turun hujan selama dua minggu berturut-turut pasti banyak sawah sudah mengering. Utamanya yang jauh dari sumber air,” kata Ripani pada media ini, kemarin.

Lahan pertanian di Kecamatan Babulu rata-rata hanya bisa panen dua kali setahun. Bahkan, ada lahan pertanian yang jauh dari sumber air hanya digarap sekali setahun. “Sawah di Babulu hanya bisa digarap dua kali setahun,” ujarnya.

Ripani menyatakan, lahan pertanian di Babulu memiliki potensi untuk panen tiga kali setahun apabila Bendungan Telake di Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser terealisasi. “Kalau Bendungan Telake dibangun, pasti kita bisa panen tiga kali setahun. Kami selaku petani juga bisa menikmati namanya kesejahteraan. Kalau masih dua kali panen setahun seperti saat ini, masih jauh dari kata cukup,” terangnya.

Minimnya pasokan air untuk lahan pertanian juga membuat hasil panen tidak maksimal. Ripani mengungkapkan, rata-rata hasil panen hanya tiga sampai empat ton per hektare. “Untuk mencapai lima ton per hektare saja sangat sulit dengan kondisi saat ini,” terangnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 19 Juli 2020 11:14

Bupati Tegaskan Rice Milling Membantu Petani

PENAJAM-Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Penajam…

Sabtu, 18 Juli 2020 10:49

Hanya Sawah Tadah Hujan, Petani Disini Hanya Bisa Panen 2 Kali Setahun

PENAJAM- Lahan pertanian produktif di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) belasan…

Jumat, 10 Juli 2020 11:58

Sejak Zaman Belanda Sampai Zaman Milenial, Desa Ini Belum Ada Listrik

TANA PASER – Berbicara masalah zaman milenial yang serba cepat…

Kamis, 25 Juni 2020 11:55

Jalan Lintas Desa Rusak Parah

TANA PASER - Masih banyak ditemukan jalan rusak di wilayah pedesaan.…

Kamis, 25 Juni 2020 10:17

Pembebasan Lahan Bendungan Sepaku Dilanjutkan

PENAJAM - Setelah pemberlakukan new normal, tahapan pembebasan lahan pembangunan…

Minggu, 14 Juni 2020 11:49

Kenapa Juga Nih..!! Pengoperasian RSP Sepaku Tertunda Berkali-kali

PENAJAM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Minggu, 14 Juni 2020 11:47

Petung Dapat Jatah Jargas Terbanyak, Akhir Juni Proyek Dikerjakan

 PENAJAM - Proyek jaringan gas (jargas) tahun anggaran 2020 di…

Jumat, 12 Juni 2020 11:04

RSUD di Sini Belum Longgarkan Layanan

PENAJAM - RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser…

Kamis, 04 Juni 2020 12:07

Turun dari Speedboat, Kurir Sabu Diringkus Polisi

 PENAJAM - Satreskoba Polres Penajam Paser Utara (PPU) menangkap seorang…

Kamis, 04 Juni 2020 12:06

Jalan Rusak Parah, Banyak Makan Korban

 TANA PASER - Kerusakan jalan masih menjadi permasalahan utama di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers