MANAGED BY:
JUMAT
14 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Selasa, 21 Juli 2020 10:10
15 Tahun Jual Jamu dan Obat Ilegal, Pelaku Untung Rp 15 Juta Sebulan
TANPA IZIN: AG dan barang bukti jamu dan obat-obatan ilegal yang diperdagangkannya.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN - Jamu penambah stamina memang cukup banyak peminatnya. Namun bila tidak memiliki izin, siap-siap berhadapan dengan aparat kepolisian. Seperti yang dialami seorang pria berinisial AG (48). Dia diamankan jajaran Subdit III Dit Resnarkoba Polda Kaltim lantaran telah menjual berbagai merek jamu ilegal dan obat-obatan keras tanpa resep dokter.

Wakil Direktur Resnarkoba Polda Kaltim AKBP Rino Eko mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga dan ditindaklanjuti oleh personel Dit Resnarkoba Polda Kaltim. Dimana seorang pedagang kelontongan ini kerap menjual obat dan jamu ilegal di Samarinda.

Saat dilakukan pengamanan terhadap pelaku di rumahnya, Jalan Barito nomor 1 RT 29 Kelurahan Simpang Tiga Loa Janan, Samarinda, Senin (13/7) sekira pukul 19.00 Wita berhasil ditemukan sejumlah barang bukti.

"Di rumah pelaku kita temukan 18 obat daftar G dan puluhan jamu yang tidak terdaftar," ujar Rino di Mapolda Kaltim, Senin (20/7). Rino menambahkan, selain mengedarkan obat daftar G (obat keras) dan jamu yang tidak terdaftar di Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), AG juga tidak memiliki izin edar.

"AG juga tidak memiliki izin edar terkait obat daftar G ini," tandasnya. Keterangan dari AG bahwa dirinya bukanlah pemain baru dalam berjualan obat dan jamu ilegal ini. Terhitung sudah 15 tahun lamanya dia berjualan di Samarinda. Bahkan pelanggannya sudah cukup banyak dan hampir tersebar di seluruh kecamatan.

"Dia ini sudah cukup lama melakukan aktivitas jual beli obat dan jamu ini. Banyak juga pelanggannya. Dia ngambil barang dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan," ungkap Rino. AG mengaku meraup keuntungan cukup besar dalam setiap bulannya, yakni sekira Rp 15 juta.  "Untungnya belasan juta, antara Rp 10-15 juta sebulan," ujar AG.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 09 Agustus 2020 11:09

Gadis Muda Mau Isi BBM, Tabrak Motor, Gadis Kecil Tewas

BALIKPAPAN - Kejadian mengejutkan terjadi di depan SPBU Sepinggan Raya,…

Minggu, 09 Agustus 2020 10:54

Lagi-Lagi, Warga Protes SDM Bendali Sepinggan Raya

BALIKPAPAN - Fungsi waduk atau bendungan pengendali (bendali) sangat vital…

Jumat, 31 Juli 2020 11:54

Wakil Rakyat Banjir Keluhan Orang Tua

 BALIKPAPAN – Belajar dari rumah secara online atau daring masih…

Rabu, 29 Juli 2020 12:21

Anggaran Banjir Tetap Prioritas

 BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan bahwa penyebab…

Selasa, 28 Juli 2020 10:52

Curi Sepeda, Dijual Rp1,3 Juta, Dua Remaja Akhirnya Masuk Penjara

BALIKPAPAN – Bersepeda tengah menjadi tren di tengah pandemi Covid-19.…

Selasa, 28 Juli 2020 10:25

Plis..!! Jangan Anggap Enteng Banjir di Balikpapan

BALIKPAPAN – Persoalan banjir di Balikpapan tidak pernah usai. Bahkan…

Selasa, 28 Juli 2020 10:23
PDAM Balikpapan Jadi Perumda, Legislatif Menyorot

Jika PDAM Untung,Direksi Dapat 5 Persen, Anggota DPRD Bilang "Saya Ngga Setuju..!!"

BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan menggelar rapat Paripurna Penyampaian Nota…

Minggu, 26 Juli 2020 13:23

Solar Tumpah, Bikin Pengendara Terjatuh

BALIKPAPAN - Jumat (24/7) pagi, bertempat di Jalan Letjen S…

Sabtu, 25 Juli 2020 11:26

Parah..!! Penjaga Toilet Cabuli Anak di Bawah Umur

BALIKPAPAN – Entah bisikan setan apa yang telah merasuki seorang…

Sabtu, 25 Juli 2020 11:25

Ribuan Warga Ambil BLT di Kantor Pos

BALIKPAPAN – Meski cuaca hujan mengguyur Kota Balikpapan sejak pagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers