MANAGED BY:
SABTU
28 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Jumat, 21 Agustus 2020 10:43
Direktorat Jenderal Pajak Incar Pengusaha Sarang Burung Walet, Banyak Transaksi Tak Sesuai Penerimaan Pajaknya
ilustrasi

PROKAL.CO,

 BALIKPAPAN – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra Samon Jaya berencana akan menggenjot penerimaan negara dari pengusaha sarang burung walet yang ada di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan Utara.

Menurut Samon, berdasarkan dari Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra nilai transaksi yang tercatat dari penjualan burung sarang burung walet hanya berkisar kurang dari Rp5 miliar per tahun. Jumlah tersebut dinilai sangat kecil dengan potensi sarang burung walet yang ada.

“Kita sudah menemukan banyak transaksi dari burung walet yang tidak sesuai dengan penerimaan pajaknya,” katanya ketika diwawancarai wartawan, Selasa (18/8). Berdasarkan hasil perhitungan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra, nilai transaksi penjualan sarang burung walet yang ada di wilayah Kaltimra tercatat bisa mencapai Rp50 miliar. Jumlah tersebut didapat dari data cargo pengiriman sarang burung walet yang banyak diekspor ke luar negeri. “Jadi semua data sudah kita miliki, karena ekonomi itu adalah suatu yang terbuka, dari pengiriman, dari cargo dari mana kita punya data semua,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra juga melakukan verifikasi terhadap data dari para pengusaha berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan NPWP untuk disesuaikan dengan daftar harta kekayaannya.

“Jadi kita sudah melakukan verifikasi untuk melakukan pencocokan antara NIK, NPWP termasuk harta kekayaan dari yang bersangkutan tapi laporannya nggak cocok, mendingan terbuka lebih cepat lebih baik,” jelasnya. Berdasarkan dari temuan data tersebut, pihaknya sudah memerintahkan kepada petugas pajak yang ada di lapangan untuk melakukan konseling kepada yang bersangkutan agar pajak yang tertunggak dibayarkan karena kondisi ini sudah terjadi selama bertahun-tahun.

“Jadi subjek pajak itu adalah orang pribadi dan badan hukum, jadi, mau tidak ada badan hukumnya atau tidak, tetap ada kewajiban untuk membayar pajak. Sudahlah jangan sembunyi lagi, jangan pakai NPWP orang lain” pungkasnya. Ia menambahkan, pihaknya juga akan menelusuri potensi pajak dari ekspor udang dan kepiting yang ada di wilayahnya untuk meningkatkan potensi penerimaan negara.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 23 November 2020 12:21

Penumpang Pesawat Makin Banyak

JAKARTA– Industri aviasi belum pulih. Sejumlah maskapai terus berusaha meningkatkan…

Sabtu, 21 November 2020 11:34

Dari 12 Ribu Wajib Pajak, Kenapa Baru 150 Tapping Box yang Terpasang?

BALIKPAPAN – Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan H Haris…

Sabtu, 21 November 2020 11:32

DJP Deadline Pengusaha Sarang Burung Walet

BALIKPAPAN – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Timur…

Rabu, 18 November 2020 09:36

Ekonomi Belum Pulih, Minta Pengelola Mal Turunkan Harga Sewa

 BALIKPAPAN – Sudah tujuh bulan lebih lamanya pandemi Covid-19 melanda.…

Sabtu, 14 November 2020 11:56

Di Balikpapan, Harga Telur Ayam Naik Bervariasi

BALIKPAPAN - Harga sejumlah kebutuhan pokok yang ditawarkan para pedagang…

Jumat, 23 Oktober 2020 13:30

Sebentar Lagi Long Weekend! Yuk Kenali Sembilan Destinasi Hidden Gems di Indonesia

Sejumlah destinasi wisata lokal di Indonesia sudah resmi dibuka kembali…

Jumat, 23 Oktober 2020 12:56

Jangan Berhutang untuk Investasi

Hampir semua orang pernah berurusan dengan yang namanya hutang piutang,…

Selasa, 13 Oktober 2020 10:26

Apindo Kaltim Dukung UU Cipta Kerja, Soal Pro dan Kontra Dibilang Biasa

BALIKPAPAN - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kalimantan Timur menyatakan…

Minggu, 11 Oktober 2020 09:52

Agar Bertahan, Pelaku Bisnis Properti Lakukan Gimmick hingga Maksimalkan Online

 BALIKPAPAN-Keberadaan pandemi Covid-19 telah memukul semua lini usaha. Tidak terkecuali…

Kamis, 17 September 2020 11:34

Proteksi Kesehatan Keluarga Besar Indonesia dengan Polis Avrist Prime Hospital Surgical

JAKARTA- Berdasarkan data dari Yayasan Kanker Indonesia, jumlah penderita kanker…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers