MANAGED BY:
SENIN
28 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Jumat, 21 Agustus 2020 10:43
Direktorat Jenderal Pajak Incar Pengusaha Sarang Burung Walet, Banyak Transaksi Tak Sesuai Penerimaan Pajaknya
ilustrasi

PROKAL.CO,

 BALIKPAPAN – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra Samon Jaya berencana akan menggenjot penerimaan negara dari pengusaha sarang burung walet yang ada di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan Utara.

Menurut Samon, berdasarkan dari Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra nilai transaksi yang tercatat dari penjualan burung sarang burung walet hanya berkisar kurang dari Rp5 miliar per tahun. Jumlah tersebut dinilai sangat kecil dengan potensi sarang burung walet yang ada.

“Kita sudah menemukan banyak transaksi dari burung walet yang tidak sesuai dengan penerimaan pajaknya,” katanya ketika diwawancarai wartawan, Selasa (18/8). Berdasarkan hasil perhitungan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra, nilai transaksi penjualan sarang burung walet yang ada di wilayah Kaltimra tercatat bisa mencapai Rp50 miliar. Jumlah tersebut didapat dari data cargo pengiriman sarang burung walet yang banyak diekspor ke luar negeri. “Jadi semua data sudah kita miliki, karena ekonomi itu adalah suatu yang terbuka, dari pengiriman, dari cargo dari mana kita punya data semua,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra juga melakukan verifikasi terhadap data dari para pengusaha berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan NPWP untuk disesuaikan dengan daftar harta kekayaannya.

“Jadi kita sudah melakukan verifikasi untuk melakukan pencocokan antara NIK, NPWP termasuk harta kekayaan dari yang bersangkutan tapi laporannya nggak cocok, mendingan terbuka lebih cepat lebih baik,” jelasnya. Berdasarkan dari temuan data tersebut, pihaknya sudah memerintahkan kepada petugas pajak yang ada di lapangan untuk melakukan konseling kepada yang bersangkutan agar pajak yang tertunggak dibayarkan karena kondisi ini sudah terjadi selama bertahun-tahun.

“Jadi subjek pajak itu adalah orang pribadi dan badan hukum, jadi, mau tidak ada badan hukumnya atau tidak, tetap ada kewajiban untuk membayar pajak. Sudahlah jangan sembunyi lagi, jangan pakai NPWP orang lain” pungkasnya. Ia menambahkan, pihaknya juga akan menelusuri potensi pajak dari ekspor udang dan kepiting yang ada di wilayahnya untuk meningkatkan potensi penerimaan negara.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 September 2020 11:34

Proteksi Kesehatan Keluarga Besar Indonesia dengan Polis Avrist Prime Hospital Surgical

JAKARTA- Berdasarkan data dari Yayasan Kanker Indonesia, jumlah penderita kanker…

Minggu, 06 September 2020 13:27

Agustus, Balikpapan Alami Deflasi

BALIKPAPAN - Kota Balikpapan pada Agustus lalu mencatatkan deflasi sebesar…

Jumat, 28 Agustus 2020 10:53

Respon Tinggi, BI Tambah Kuota Uang Pecahan Rp 75 Ribu

BALIKPAPAN – Untuk merespon tingginya animo masyarakat, Bank Indonesia (BI)…

Jumat, 21 Agustus 2020 10:43

Direktorat Jenderal Pajak Incar Pengusaha Sarang Burung Walet, Banyak Transaksi Tak Sesuai Penerimaan Pajaknya

 BALIKPAPAN – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimra Samon…

Sabtu, 15 Agustus 2020 12:03
Pemulihan Mal Masih Terkendala

Mal Sudah Buka, Tapi Daya Beli Masyarakat Masih Rendah

BALIKPAPAN - Tatanan kehidupan normal yang baru atau new normal telah diterapkan…

Jumat, 10 Juli 2020 20:41

Lindungi Keluarga Indonesia, Sediakan Satu Polis bagi Setiap Rumah Tangga di 11 Kota di Indonesia

JAKARTA– PT Avrist Assurance (Avrist Assurance) tengah merayakan hari jadinya…

Senin, 01 Juni 2020 01:14

Tak Kejar Target RPJMD, 2021 Balikpapan Fokus Ini...

BALIKPAPAN – Penyebaran virus Corona yang sudah mewabah di sejumlah wilayah…

Senin, 11 Mei 2020 12:47

Harga Bawang Merah Merangkak Naik

Harga bawang merah terus merangkak naik dan semakin tak terbendung.…

Selasa, 07 April 2020 10:44

Harga Gula Naik, Tapi Tak Picu Kenaikan Inflasi Signifikan

BALIKPAPAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan mencatat deflasi…

Sabtu, 21 Maret 2020 13:04

Sugar Group Companies bersama Perum Bulog Gelar Gerakan Stabilisasi Pangan

JAKARTA- Sugar Group Companies (SGC) bersama Perum Badan Urusan Logistik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers