MANAGED BY:
KAMIS
29 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Senin, 12 Oktober 2020 12:17
Belajar Tatap Muka di PPU Tunggu Zona Hijau
BELAJAR ONLINE: Disdikpora PPU akan melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah apabila PPU telah dinyatakan zona hijau dari kasus Covid-19.

PROKAL.CO,

PENAJAM - Proses belajar mengajar secara online di tengah pandemi Covid-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah berlangsung sekira tujuh bulan. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU memastikan proses belajar mengajar tatap muka tidak akan digelar sepanjang daerah ini belum terbebas dari Covid-19 atau zona hijau. Apalagi PPU saat ini masih berada di zona kuning dengan jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 122 orang. Di antaranya 24 orang dirawat, 5 meninggal, dan 93 sembuh.

 “Kami tidak akan melakukan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah selama belum dinyatakan zona hijau. Jadi sampai saat ini proses belajar mengajar tetap dilakukan dari rumah secara online. Karena yang lebih utama adalah keselamatan siswa dan guru,” kata Kepala Disdikpora PPU Alimuddin pada media ini.

Para guru pun telah dilatih secara bertahap dalam penyediaan materi pembelajaran online yang efektif dan menarik. Karena sejak awal diterapkannya belajar online, banyak orangtua mengeluhkan materi belajar yang dikirimkan oleh guru dianggap kurang menarik. “Secara perlahan itu dibenahi. Bagaimana guru-guru menyediakan media belajar yang efektif, efesien, dan menarik bagi siswa,” ujarnya.

Proses belajar mengajar secara dalam jaringan (daring), kata Alimuddin, membutuhkan peran serta orangtua. Agar siswa di rumah mengikuti seluruh rangkaian belajar mengajar.

“Ini kondisi tidak normal, tidak mungkin guru memantau anak-anak di rumah. Jadi pendampingan orangtua sangat penting untuk memastikan anak-anaknya mengikuti seluruh proses pembelajaran di rumah. Kemudian orangtua juga tidak perlu khawatir anaknya tidak naik kelas sepanjang aktif mengikuti seluruh rangkaian belajar online. Karena di masa pendemi ini, kami tidak berorientasi pada hasil, tapi orientasi pada proses,” tandasnya. (kad/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 28 Oktober 2020 11:43

Alasan Pengairan, Sawah Beralih Fungsi Jadi Kebun Kelapa Sawit dan Karet

PENAJAM - Alih fungsi lahan pertanian tanaman padi di Kabupaten…

Rabu, 28 Oktober 2020 11:38

Kontraktor Daerah Ingin Diutamakan

TANA PASER- Komisi III DPRD Kabupaten Paser melaksanakan Rapat Dengar…

Rabu, 28 Oktober 2020 11:36

Puskesmas Ini Buka Lagi setelah Tutup Sepekan

 TANA PASER - Usai ditutup selama sepekan, kini Puskesmas Senaken…

Senin, 26 Oktober 2020 14:41

Pemkab Inventarisasi Aset Tanah di Bawah Jalan

PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menginventarisasi aset tanah…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:03

Proyek Taman Puluhan Miliar, Segini Progresnya

PENAJAM - Progres pembangunan taman depan kantor Bupati Penajam Paser…

Jumat, 23 Oktober 2020 12:53

Jembatan Putus Belum Diperbaiki, Apa Masalahnya?

TANA PASER - Sebulan lebih pasca kejadian jembatan gantung yang…

Kamis, 22 Oktober 2020 10:08
Kasus Bilik Disenfektan Sia-sia, Harga Rp 500 Juta Perunit

HAYUU KAMU...!! Sebentar Lagi Hasil Audit Pengadaan 4 Unit Bilik Disinfektan untuk Mobil Keluar

PENAJAM - Empat unit bilik disinfektan untuk mobil dibeli oleh…

Rabu, 21 Oktober 2020 10:58

Waspada Cuaca Buruk, Lihat Nih..Rumah Tertimpa Pohon Tumbang

PENAJAM - Dua rumah warga di RT 14 Desa Gurimukti,…

Rabu, 21 Oktober 2020 10:56

Kesal Sudah Diubun-ubun..!! Kantor Desa Bikin Sayembara Tangkap Maling, Lihat Nih, Hadiahnya Lumayan...!!

TANA PASER - Kesal karena sering terjadi tindak pencurian, kantor…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:01

Kapan Sih.. Proyek Jembatan Sungai Payo Selesai...?

 TANA PASER - Peningkatan infrastruktur terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers