MANAGED BY:
SELASA
06 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Rabu, 14 Oktober 2020 13:04
Polisi di Balikpapan Tak Tolerir Perusakan Fasilitas Umum
Turmudi

BALIKPAPAN – Kepala Polisi Resort Kota Balikpapan Kombes Pol Turmudi menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir apabila ditemukan kembali tindakan perusakan pada rencana aksi unjuk rasa penolakan Undang Undang Cipta Kerja pada hari Kamis, tanggal 15 Oktober 2020 mendatang.

“Kalau kemarin kita masih ada toleransi tapi yang ke depan, kalau ada anarkis dan perusakan kami akan tindak tegas. Berarti sudah ada tidak ada lagi penangguhan ketika dilakukan penangkapan pelaku pengrusakan, dan ini adalah ketegasan saya,” kata Turmudi ketika diwawancarai wartawan usai mengikuti rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kantor Wali Kota Balikpapan, Selasa (13/10).

Ia menjelaskan, dirinya berharap sudah tidak ada tindakan anarkis yang berakibat pada perusakan sejumlah fasilitas umum di sekitar areal pelaksanaan unjuk rasa seperti pada dua kali aksi sebelumnya.

Untuk pengamanan aksi unjuk rasa pada tanggal 15 Oktober mendatang, Turmudi menerangkan bahwa dirinya masih menggunakan pola pengamanan yang sama, yang difokuskan pada pengamanan di sekitar Gedung DPRD dan Kantor Wali Kota Balikpapan, serta beberapa bangunan yang ada di sekitarnya. “Ini sudah ketegasan saya. Apapun itu nanti saya akan tegaskan. Mudah-mudahan tidak ada lagi bentrokan seperti yang lalu,” terangnya.

Untuk perizinan rencana aksi unjuk rasa, jelas Turmudi, dirinya masih menunggu surat pemberitahuan dan laporan dari Satuan Intelijen Polresta Balikpapan, yang kemudian akan dipelajari terlebih dahulu pola gerakan massanya.

“Kita sudah koordinasi dengan beberapa elemen masyarakat untuk sama-sama kita menjaga Kota Balikpapan supaya aman. Jadi nanti Ormas maupun masyarakat umum tidak boleh diundang ikut aksi itu,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi berharap tidak ada lagi kegiatan unjuk rasa lanjutan untuk menolak Undang Undang Cipta Kerja di Kota Balikpapan. Sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa yang dapat meningkat potensi penyebaran Covid-19.

“Intinya jangan juga lah ada unjuk rasa lagi. Karena ini masih kondisi pandemi Covid-19. Kerumunan massa begitu banyak kan rawan. Kita juga sudah tawarkan rapid gratis kepada peserta unjuk rasa,” ujarnya. Ia menerangkan, pada saat kegiatan unjuk rasa sebelumnya dirinya juga sudah menyampaikan dukungan atas aksi penolakan yang disampaikan massa asalkan tetap menjunjung kondusifitas kota.

Apalagi saat ini Balikpapan masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Bahkan Walikota bersama DPRD Balikpapan juga mengundang perwakilan massa untuk berdialog langsung di dalam gedung dewan. Tapi undangan itu ditolak dan bentrokan terjadi sampai dua hari berturut-turut.

“Saya sudah sampaikan saat unjuk rasa bahwa Pemkot juga dengan tegas menolak UU Cipta Kerja yang disahkan DPR RI. Bahkan DPRD juga menawarkan membawa 5 perwakilan pengunjuk rasa untuk bersama-sama ke Jakarta menyampaikan surat penolakan itu,” tuturnya.

Sedangkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan Kasim Palanjo yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, meminta agar aparat keamanan untuk lebih mengedepankan sisi humanis dalam melakukan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa.

Karena para pengunjuk rasa yang turun ke jalan juga merupakan warga Kota Balikpapan. “Jangan terlalu angker lah pihak keamanan ini. Soalnya itu juga bisa memicu bentrokan,” tambahnya. (MAULANA/KPFM)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 25 Oktober 2022 13:12

Atlet Balikpapan Ngotot Mau Berangkat Porprov

Sejumlah atlet, orang tua, pelatih serta pengurus cabang olahraga yang…

Sabtu, 08 Oktober 2022 10:38

Tekan Inflasi, Pemkot Balikpapan Salurkan BLT Rp 15 M

Pemerintah Kota Balikpapan berencana mengalokasi dana hingga Rp 15 miliar…

Jumat, 30 September 2022 11:46

Saran Pak Polisi, Hindari Tindakan Balasan Dendam, Ada Permasalahan, Segera Lapor Polisi

Jajaran Polsek Balikpapan Barat berkomitmen untuk melakukan penindakan terhadap perbuatan…

Minggu, 04 September 2022 14:30

Guna Menyempurnakan Pendidikan, SDM Polda Kaltim Dievaluasi Mabes Polri

 Tim Asistensi Pengkajian dan Evaluasi Hasil Diklat Polri, Jumat (2/9)…

Selasa, 23 Agustus 2022 12:47

Warga Siap Melawan Eksekusi Pengosongan Lahan RS Barat

Sejumlah warga yang tinggal di Gang Perikanan RT 16 Kelurahan…

Senin, 01 Agustus 2022 10:50

Rekayasa Lalin untuk Antisipasi Lakalantas Maut di Turunan Muara Rapak

Untuk menghindari terulang kembali kecelakaan maut di turunan bundaran Muara…

Jumat, 24 Juni 2022 10:49

Larangan Memakai Sandal Jepit Saat Berkendara, Kasatlantas Polres Paser Tegaskan Masih Sebatas Imbauan

Adanya larangan memakai sandal jepit saat berkendara masih menyita perhatian…

Selasa, 21 Juni 2022 13:29

356 Calon Jemaah Haji Sudah Masuk Embarkasi Batakan

Sebanyak 356 jemaah haji dijadwalkan akan mulai melakukan pemondokan di…

Rabu, 27 April 2022 12:21

DLH Tambah Armada Sampah saat Lebaran

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan berencana menambah kendaraan angkutan…

Senin, 21 Maret 2022 11:13

Balikpapan Kedatangan Vaksin dari India, Covovax

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menerima vaksin covid-19 jenis Covovax. Vaksin…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers