MANAGED BY:
SABTU
28 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 22 Oktober 2020 10:08
Kasus Bilik Disenfektan Sia-sia, Harga Rp 500 Juta Perunit
HAYUU KAMU...!! Sebentar Lagi Hasil Audit Pengadaan 4 Unit Bilik Disinfektan untuk Mobil Keluar
ADA KORUPSINYA? : Bilik disenfektan untuk mobil yang sampai saat ini sia-sia karena tak terpakai. Padahal harganya Rp 500 juta per unit.

PROKAL.CO,

PENAJAM - Empat unit bilik disinfektan untuk mobil dibeli oleh Pemerinah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Bilik disinfektan kendaraan ini mulai dipasang pada awal Juli 2020 di Jalan Provinsi Km 9 atau depan Mapolres PPU, RSUD Ratu Aji Putri Botung, Babulu, dan Sepaku.

Empat unit disinfektan untuk mobil sebenarnya telah selesai dirakit dan siap dioperasikan. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) belum mengoperasikan bilik disinfektan atau chamber untuk mobil tersebut karena masih dalam proses audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tim dari BPKP telah turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan tersebut. Namun, hasil auditnya belum dikeluarkan.

Bilik disinfektan untuk mobil akan diperasikan setelah hasil audit diterima oleh Dinkes PPU. “Diperkirakan dalam minggu ini hasil audit BPKP sudah keluar,” kata Kepala Dinkes PPU dr.Arnold Wayong, Selasa (20/10).

Dinkes PPU mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk pengadaan empat unit bilik disinfektan untuk mobil. Jadi, harga bilik disinfektan tersebut senilai Rp 500 juta per unit. Namun, dalam proses pembayaran kepada pihak ketiga akan menyesuaikan hasil audit BPKP.

“Pembayarannya nanti berdasarkan angka terakhir yang dikeluarkan oleh BPKP,” jelasnya. Arnold Wayong menjelaskan, pengadaan bilik disinfektan untuk mobil tersebut bersumber dari anggaran penanganan Covid-19 yang dibayarkan kepada pihak ketiga baru 20 persen.

“Baru uang muka yang dibayarkan (ke pihak ketiga), 20 persen,” tandasnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 25 November 2020 11:17

Masih Banyak Desa di Paser Sulit Dapat Sinyal HP

TANA PASER- Jangankan menikmati internet. Untuk berkomunikasi via ponsel saja,…

Senin, 23 November 2020 09:27

Dewan Dorong Perbaikan Jalan Rusak di Sri Raharja

 PENAJAM- Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Dapil Waru-Babulu, Syamsudin…

Sabtu, 14 November 2020 11:54

Belasan Rumah Rusak Disikat Puting Beliung

PENAJAM - Belasan rumah warga di Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam,…

Jumat, 13 November 2020 16:13

Mengalir ke Tujuh Rekening Bank, Polisi Deteksi Uang Hasil Penipuan

PENAJAM - Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) masih mengembangkan…

Rabu, 28 Oktober 2020 11:43

Alasan Pengairan, Sawah Beralih Fungsi Jadi Kebun Kelapa Sawit dan Karet

PENAJAM - Alih fungsi lahan pertanian tanaman padi di Kabupaten…

Rabu, 28 Oktober 2020 11:38

Kontraktor Daerah Ingin Diutamakan

TANA PASER- Komisi III DPRD Kabupaten Paser melaksanakan Rapat Dengar…

Rabu, 28 Oktober 2020 11:36

Puskesmas Ini Buka Lagi setelah Tutup Sepekan

 TANA PASER - Usai ditutup selama sepekan, kini Puskesmas Senaken…

Senin, 26 Oktober 2020 14:41

Pemkab Inventarisasi Aset Tanah di Bawah Jalan

PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menginventarisasi aset tanah…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:03

Proyek Taman Puluhan Miliar, Segini Progresnya

PENAJAM - Progres pembangunan taman depan kantor Bupati Penajam Paser…

Jumat, 23 Oktober 2020 12:53

Jembatan Putus Belum Diperbaiki, Apa Masalahnya?

TANA PASER - Sebulan lebih pasca kejadian jembatan gantung yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers