MANAGED BY:
KAMIS
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Senin, 26 Oktober 2020 14:41
Pemkab Inventarisasi Aset Tanah di Bawah Jalan
TERTIB ASET: Pemerintah daerah sedang menginventarisasi aset tanah di bawah jalan untuk pengurusan sertifikat.

PROKAL.CO,

PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menginventarisasi aset tanah di bawah jalan. Karena aset tanah di bawah jalan tersebut juga dianjurkan untuk disertifikatkan. Mengenai aset tanah di bawah jalan ini juga salah satu catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kepala Bidang (Kabid) Aset Daerah Badan Keuangan (BK) PPU Denny Handayansyah mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) membahas mengenai aset tanah di bawah jalan.

Pengurusan penerbitan sertifikat tanah di bawah jalan tersebut membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Pasalnya, aset tanah tersebut tidak memiliki surat-surat kepemilikan. Karena sebelumnya tanah di bawah jalan tidak diharuskan untuk disertifikatkan. Namun, beberapa tahun terakhir ini BPK menganjurkan aset tanah di bawah jalan milik pemerintah harus bersertifikat. “Aset tanah di bawah jalan sedang ditelisik atau diinventarisasi. Baik itu luasan per bidang maupun legalitasnya,” kata Denny Handayansyah.

Denny mengungkapan, hasil pendataan sementara aset tanah di bawah jalan lebih dari 600 bidang. Pengurusan sertifikat aset tanah di bawah jalan perlu disertifikatkan meskipun potensi diserobot pihak lain sangat minim.

“Kenapa mesti disertifikatkan aset tanah di bawah jalan tersebut, tujuan utamanya agar pencatatan aset daerah lebih tertib. Kemudian pemerintah juga punya pengakuan sah atas kepemilikan lahan tersebut,” jelasnya. Aset tanah di bawah jalan yang akan disertifikatkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), maka pemerintah harus memiliki bukti kepemilikan. Baik itu dokumen hibah dari masyarakat, hasil pembelian, dan bukti lainnya.

“Kalau aset tanah di bawah jalan itu hasil hibah dari masyarakat. Maka kami harus cari ahli warisnya untuk membuatkan dokumen hibah,” tandasnya. (kad/cal)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Juni 2021 11:18

Jalan Tak Bisa Dilewati, Petani Meninggal Saat Angkut Padi

Adanya laporan seorang petani di Desa Sido Rejo, Kabupaten Penajam…

Kamis, 24 Juni 2021 11:17

Hibah ke PAUD Gagal, Terganjal Aturan

Sudah menjadi tugas dan kewajiban Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Rabu, 16 Juni 2021 10:50
Perpindahan IKN Skala Prioritas Nasional

Kantor Staf Presiden Undang Sultan Paser dan Ormas untuk Diskusi IKN

Sebagai langkah serius Pemerintah Republik Indonesia (RI) dalam upaya pemindahan…

Rabu, 16 Juni 2021 10:42

Gara-Gara Sampah, Satpol PP Diganjar Penghargaan

Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia digelar oleh Dinas Lingkungan…

Selasa, 15 Juni 2021 12:24

Enggan Divaksin, Gaji PNS dan PTT di Paser Bakal Ditahan

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Paser mengadakan rapat koordinasi dalam rangka…

Minggu, 13 Juni 2021 09:39

Saat Ini, PPU Tak Sanggup Jadi Penopang Pangan IKN

Beredar kabar bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) nantinya akan…

Minggu, 13 Juni 2021 09:23

Sepaku Masih Butuh Penerangan Jalan

Menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berarti menjadi kepanjangan…

Kamis, 10 Juni 2021 12:28

30 Personel Pol PP Jaga Tongkang Batu Bara Ilegal

Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Selasa, 08 Juni 2021 09:33

Lahan Kuburan Semumun Bakal Diperluas

TANA PASER - Kondisi pemakaman atau Kuburan Semumun di Kecamatan…

Selasa, 08 Juni 2021 09:32

Pemkab-DPRD Bahas Legalitas Lahan Wakaf

TANA PASER - Tanah wakaf milik seseorang yang diberikan ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers