MANAGED BY:
JUMAT
04 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Senin, 26 Oktober 2020 14:41
Pemkab Inventarisasi Aset Tanah di Bawah Jalan
TERTIB ASET: Pemerintah daerah sedang menginventarisasi aset tanah di bawah jalan untuk pengurusan sertifikat.

PROKAL.CO,

PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menginventarisasi aset tanah di bawah jalan. Karena aset tanah di bawah jalan tersebut juga dianjurkan untuk disertifikatkan. Mengenai aset tanah di bawah jalan ini juga salah satu catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kepala Bidang (Kabid) Aset Daerah Badan Keuangan (BK) PPU Denny Handayansyah mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) membahas mengenai aset tanah di bawah jalan.

Pengurusan penerbitan sertifikat tanah di bawah jalan tersebut membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Pasalnya, aset tanah tersebut tidak memiliki surat-surat kepemilikan. Karena sebelumnya tanah di bawah jalan tidak diharuskan untuk disertifikatkan. Namun, beberapa tahun terakhir ini BPK menganjurkan aset tanah di bawah jalan milik pemerintah harus bersertifikat. “Aset tanah di bawah jalan sedang ditelisik atau diinventarisasi. Baik itu luasan per bidang maupun legalitasnya,” kata Denny Handayansyah.

Denny mengungkapan, hasil pendataan sementara aset tanah di bawah jalan lebih dari 600 bidang. Pengurusan sertifikat aset tanah di bawah jalan perlu disertifikatkan meskipun potensi diserobot pihak lain sangat minim.

“Kenapa mesti disertifikatkan aset tanah di bawah jalan tersebut, tujuan utamanya agar pencatatan aset daerah lebih tertib. Kemudian pemerintah juga punya pengakuan sah atas kepemilikan lahan tersebut,” jelasnya. Aset tanah di bawah jalan yang akan disertifikatkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), maka pemerintah harus memiliki bukti kepemilikan. Baik itu dokumen hibah dari masyarakat, hasil pembelian, dan bukti lainnya.

“Kalau aset tanah di bawah jalan itu hasil hibah dari masyarakat. Maka kami harus cari ahli warisnya untuk membuatkan dokumen hibah,” tandasnya. (kad/cal)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 25 November 2020 11:17

Masih Banyak Desa di Paser Sulit Dapat Sinyal HP

TANA PASER- Jangankan menikmati internet. Untuk berkomunikasi via ponsel saja,…

Senin, 23 November 2020 09:27

Dewan Dorong Perbaikan Jalan Rusak di Sri Raharja

 PENAJAM- Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Dapil Waru-Babulu, Syamsudin…

Sabtu, 14 November 2020 11:54

Belasan Rumah Rusak Disikat Puting Beliung

PENAJAM - Belasan rumah warga di Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam,…

Jumat, 13 November 2020 16:13

Mengalir ke Tujuh Rekening Bank, Polisi Deteksi Uang Hasil Penipuan

PENAJAM - Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) masih mengembangkan…

Rabu, 28 Oktober 2020 11:43

Alasan Pengairan, Sawah Beralih Fungsi Jadi Kebun Kelapa Sawit dan Karet

PENAJAM - Alih fungsi lahan pertanian tanaman padi di Kabupaten…

Rabu, 28 Oktober 2020 11:38

Kontraktor Daerah Ingin Diutamakan

TANA PASER- Komisi III DPRD Kabupaten Paser melaksanakan Rapat Dengar…

Rabu, 28 Oktober 2020 11:36

Puskesmas Ini Buka Lagi setelah Tutup Sepekan

 TANA PASER - Usai ditutup selama sepekan, kini Puskesmas Senaken…

Senin, 26 Oktober 2020 14:41

Pemkab Inventarisasi Aset Tanah di Bawah Jalan

PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menginventarisasi aset tanah…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:03

Proyek Taman Puluhan Miliar, Segini Progresnya

PENAJAM - Progres pembangunan taman depan kantor Bupati Penajam Paser…

Jumat, 23 Oktober 2020 12:53

Jembatan Putus Belum Diperbaiki, Apa Masalahnya?

TANA PASER - Sebulan lebih pasca kejadian jembatan gantung yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers