MANAGED BY:
SENIN
17 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Jumat, 13 November 2020 16:13
Mengalir ke Tujuh Rekening Bank, Polisi Deteksi Uang Hasil Penipuan
MENDEKAM: Tersangka AA (oranye) ditangkap Satreskrim Polres PPU lantaran melakukan penipuan dengan mencatut nama Bupati PPU.

“Mengenai peran tersangka AA pun masih kami dalami. Apakah dia yang menghubungi korban atau seperti apa. Yang jelas tersangka AA ditangkap karena menerima transferan uang hasil penipuan,” jelasnya. 

Sebelumnya, Satreskrim Polres PPU berhasil mengungkap kasus penipuan dengan mencatut nama Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud. Tersangka berinisial AA berhasil ditangkap di Jakarta pada Rabu (4/11) lalu. Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan mengungkapkan, jaringan penipuan dengan mengaku sebagai orang dekat bupati tersebut berhasil mengelabui korban. Penipu tersebut menghubungi pihak PT Agro Indomas dan menawarkan bantuan dalam pengurusan perizinan. 

“Pelaku mengaku sebagai orang dekat bupati dan bersedia membantu korban mengurus perizinan dan meminta uang untuk melancarkan kegiatan tersebut,” kata Hendrik pada media ini, Selasa (10/11) sore. 
Pihak PT Agro Indomas mentransfer uang kepada pelaku penipuan secara bertahap dengan total sebesar Rp 175 juta. Hendrik menerangkan, aksi penipuan tersebut terungkap saat pihak perusahaan perkebunan sawit tersebut mengonfirmasi ke Pemkab PPU. 

Karena awalnya penipu tersebut menghubungi korban dengan mengaku sebagai Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU, Tohar, pada September 2020. Padahal saat itu, Tohar tidak lagi menjabat sebagai Sekkab PPU. Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud merasa dicemarkan nama baiknya sehingga memerintahkan kepada Kabag Perekonomian Setkab PPU Durajat untuk lapor polisi. 

“Kabag Perekonomian ditelepon oleh Pak Fairus dari PT Agro Indomas yang menanyakan Sekkab atas nama Tohar. Kemudian Kabag Perekonomian memberitahukan kalau Plh Sekkab dijabat oleh Pak Ahmad,” terang Hendrik.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku penipuan tersebut pun menggunakan foto bupati di akun WhatsApp. Kemudian pelaku mengirim nomor rekening bank atas nama bupati. Ternyata nomor rekening tersebut tidak valid atau abal-abal. 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 12 Mei 2021 12:03

Pastikan Data Penerima Zakat Fitrah

Panitia Kegiatan Ramadan Masjid Agung Nurul Falah, Minggu (9/5) lalu…

Rabu, 12 Mei 2021 12:02
Beri Kesempatan Petugas Kebersihan untuk Berlebaran Bersama Keluarga

DLH Keluarkan Surat Edaran Tidak Buang Sampah saat Lebaran

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Dinas Lingkungan Hidup…

Rabu, 12 Mei 2021 12:00

Tak Ada Aduan Terkait THR Belum Terbayar

Sebelumnya DPRD Kabupaten Paser membuka layanan aduan tunjangan hari raya…

Selasa, 11 Mei 2021 11:55
Satlantas PPU Siapkan Zona Zero Tolerance

Di PPU, Parkir di Pinggir Jalan Akan Ditilang

Seperti beberapa daerah lain di Kalimantan Timur (Kaltim), Kabupaten Penajam…

Senin, 10 Mei 2021 12:16

Sebagian Petani PPU Gagal Panen, DPRD Kritisi Dinas Pertanian

DPRD PPU mengkritisi kejadian gagal panen padi yang dialami oleh…

Sabtu, 08 Mei 2021 11:07

Pemkab PPU Ralat Surat Penarikan ASN di KPU, Tawarkan Opsi Mutasi ke Pegawai

Setelah sempat mengeluarkan surat penarikan kepada 11 aparatur sipil negara…

Sabtu, 08 Mei 2021 11:05

Hilangkan Keresahan Petani Paser, Pabrik Porang Dibangun

 Selama ini petani porang diliput keresahan terkait pembudiyaan yang mereka…

Sabtu, 08 Mei 2021 11:02

Lima Motor Pelaku Balap Liar Diamankan, Ditahan selama Satu Bulan di Polres PPU

 Bulan suci Ramadan tahun ini seharusnya menjadi saat dimana umat…

Kamis, 06 Mei 2021 14:27

Risiko Meledak, PUPR Tak Berani Lanjutkan Proyek Elevasi Jalan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser…

Kamis, 06 Mei 2021 14:22

Terminal Kuaro Tampak Lengang

Terminal bus antar kota Kuaro, Kabupaten Paser, terlihat sepi Rabu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers