MANAGED BY:
JUMAT
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 01 Desember 2020 13:16
Kenal di Kafe, Tak Tahu Kekasihnya Masih di Bawah Umur
Bersetubuh Berkali-kali dengan Pacar dan Direkam
PERBUATAN ASUSILA: Pelaku pencabulan akhirnya ditangkap polisi. DA harus mempertanggungjawabkan perbuatannya mencabuli perempuan di bawah umur.

BALIKPAPAN – Pemuda berinisial DA (28) yang kini menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap korban berinisial AA (17) yang merupakan sang kekasihnya sendiri harus mendekam dibalik jeruji besi Polresta Balikpapan. DA merupakan pekerja pelayan di salah satu kafe kawasan Klandasan, dia mengaku tak menyangka bahwa kekasihnya masih di bawah umur. Ia menuturkan bahwa saat itu ia mengenal AA begitu saja di sela-sela pekerjaannya di kafe.

"Saya nggak tahu kalau dia masih di bawah umur. Baru tahunya sekitar bulan Mei. Saya tahunya dia magang di hotel, jadi tahunya kalau dia itu juga kerja," ungkap DA di sela penyidikan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)  Polresta Balikpapan.

Setelah mengenal AA yang sering datang ke kafe tempatnya bekerja, DA dan AA pun menjalin hubungan asmara. Beberapa kali DA mengajak AA ke kosannya di kawasan Prapatan sekira bulan April lalu. Di sinilah DA mencabuli AA dengan meniduri dan melakukan hubungan layaknya suami berkali-kali. Parahnya lagi, DA merekam aksi tindak pidana pencabulan terhadap AA menggunakan HP miliknya. 

"Empat kali mas. Sebelum berhubungan minum dulu (miras), habis itu bangun paginya kita main lagi. Pas main aku rekam,” aku DA.

Entah bagaimana jalan ceritanya hingga akhirnya AA meminta hubungan asmaranya diakhiri. DA enggan membeberkan alasan diputusnya hubungan tersebut di hadapan awak media. Dia  mengaku bahwa saat itu ia tak ingin berpisah dari kekasihnya. Sehingga ia mengancam akan menyebarkan video mesumnya kepada orangtuanya apabila diputus AA.

"Saya lupa kenapa dia putusin saya. Saya sayang sama dia, jadi saya mau kasih tahu orangtuanya aja," tuturnya. Kini DA pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia pun dijerat UU tentang pencabulan terhadap anak Pasal 81 ayat 2 UU NO 23 tahun 2003 dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang pria nekat mengancam sang kekasih untuk menyebarkan video mesumnya kepada orangtuanya. Namun ia pun diringkus oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Balikpapan setelah korban berinisial AA (17) melaporkan ke polisi.

Oknum warga Kelurahan Damai, Balikpapan Kota (Balkot) itu diciduk karena diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Ya, sebab pelaku berinisial DA (23) beberapa kali “main” melakukan hubungan intim kepada AA yang masih di bawah umur itu.

"Kami telah mengamankan seseorang pria yang diduga telah melakukan tidak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Dimana korban baru berumur 17 tahun berinisial AA," kata Kanit PPA Satreskrim Polresta Balikpapan Iptu Hadi Purwanto saat pers rilis, pada Kamis (26/11).

Dari keterangannya, lanjut Iptu Hadi, pelaku telah melakukan pencabulan tersebut sebanyak empat kali sejak bulan April 2020 lalu. Ia terakhir melakukannya pada November 2020.

"Sudah empat kali, sejak April lalu," ujar tersangka DA saat menjalani penyidikan di Unit PPA Polresta Balikpapan, kemarin. Masalah muncul ketika korban AA menginginkan hubungan asmara dengan DA segera diakhiri. Namun pelaku tidak terima diputus, dan mengancam akan menyebarkan video mesum yang pernah direkam saat berhubungan badan bersama sang korban.

"Korban pun keberatan dan melaporkan ke orangtuanya. Kemudian melanjutkan laporan ke Polresta Balikpapan. Dari keterangan orangtua korban, pelaku sempat mengancam jika diputus dia akan menyebarkan videonya," jelasnya.

Berbekal laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya daerah Kelurahan Damai, Balikpapan Kota.

"Pelaku diamankan tanpa perlawanan pada 21 November 2020," tuturnya. Sementara pelaku DA saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengaku sudah hampir satu tahun menjalin hubungan asmara dengan korban.

Kemudian, untuk berhubungan badan layaknya pasangan suami istri dilakukan pertama kali bulan April lalu di salah satu kamar kos yang ada di wilayah Perapatan.  "Saat itu tidak ada paksaan. Memang suka sama suka," aku pelaku.

Sedangkan untuk perekaman video “main”  baru dilakukan pada bulan Mei lalu, saat pelaku dan korban melakukan hubungan badan yang ke tiga kalinya. Video itu lah yang digunakan pelaku saat mengancam korban yang tiba-tiba ingin hubungan asmaranya berakhir. "Dia mau putus. Saya tidak tahu alasannya. Makanya saya ancam mau menyebarkan video itu," ucap DA.

Atas perbuatannya, DA harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Ia dijerat UU tentang pencabulan terhadap anak Pasal 81 ayat 2 UU NO 23 tahun 2003 dengan ancaman penjara selama 15 tahun. (yad/ono)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 23 September 2021 14:55

Begini Kondisi Terakhir Anak yang Disiram Air Panas oleh Bapaknya

Bocah perempuan AFJ (8) warga Jalan Mentarang Balikpapan Selatan yang…

Kamis, 23 September 2021 14:53

Dana Transfer Pusat Tutupi Defisit Rp640 Miliar Kota Balikpapan

Kota Balikpapan akhirnya mendapatkan tambahan anggaran dari dana transfer pusat…

Kamis, 23 September 2021 09:25

NEKAT..!! Nenek Nenek Lompat dari Jembatan Manggar, Bagaimana Ceritanya?

Rabu (22/9) pagi sekira pukul 08.30 Wita, warga yang bermukim…

Kamis, 23 September 2021 09:23

Proyek Nano Bubble di PDAM Dianggap Mubazir

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri menilai…

Minggu, 19 September 2021 10:57
Abdulloh : Defisit Rp640 Miliar Bisa Ditutupi Realisasi PAD

APBD Perubahan Balikpapan 2021 Mencapai Rp2,79 Triliun

Pandemi Covid-19 telah berdampak pada merosotnya keuangan daerah. Kendati demikian…

Sabtu, 18 September 2021 13:06

Deteksi Varian Baru, DKK Balikpapan Kirim Ratusan Sampel

Varian baru Covid-19 jenis MU memang belum terdeteksi. Namun upaya…

Sabtu, 18 September 2021 11:57

Polisi Masih Selidiki Dugaan Praktik Jual Beli Vaksin di Balikpapan

 Dugaan kasus praktik jual beli vaksin Covid-19 yang ditemukan oleh…

Jumat, 17 September 2021 11:15

Pengacara Tersangka Oknum Dosen Cabul Mengundurkan Diri, Mengaku Tak Sesuai Hati Nurani

Advokat Agus Wijayanto SH yang menjadi pengacara AL (44) tersangka…

Kamis, 16 September 2021 11:07
Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan TPA Manggar

"Ratu" Kasus Pengadaan Lahan di Balikpapan Menangis

Sidang dugaan kasus korupsi pengadaan lahan Tempat Pemrosesan Akhir  (TPA)…

Kamis, 16 September 2021 11:01

Kuasa Hukum Minta Publik Tidak Terlalu Menghakimi Oknum Dosen Pelaku Pencabulan

Kasus asusila pencabulan terhadap siswi SMP umur 14 tahun yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers