MANAGED BY:
JUMAT
07 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 30 Desember 2020 12:20
Satu-satunya di Kaltim, Nakes Balikpapan Dapat Tambahan Insentif Rp 12,7 Miliar
Andi Sri J

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Kabar gembira untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kota Balikpapan, terkhusus bagi mereka yang menangani pasien Covid-19. Pemerintah pusat kembali mengucurkan dana sebesar 12,7 miliar untuk tambahan insentif tenaga kesehatan yang ada di Kota Balikpapan. “Kita bersyukur, Balikpapan jadi satu-satunya kota di Kaltim yang dapat tambahan insentif tenaga kesehatan sebesar Rp 12,7 miliar,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty menjelaskan, kabar baik tersebut diterimanya pada 25 Desember 2020 lalu. “Awalnya saya kira kita tidak akan dapat untuk bulan September hingga Desember, karena koordinasi se-Kaltim tidak ada kabar,” ujar wanita yang akrab disapa Dio itu.

Tambahan insentif tersebut berkat upaya dari para Nakes Kota Balikpapan yang berhasil menginput data pekerjaan dengan baik melalui aplikasi yang dipantau langsung oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes). “Jadi pusat itu sejak bulan September mewajibkan kita pakai aplikasi. Apa yang dilakukan oleh tenaga medis itu diinput dalam aplikasi. Alhamdulillah teman-teman kita berhasil menginput dengan baik. Dan kita dapat surat kalau inputan itu diterima dan dapat insentif sebesar Rp 12,7 miliar,” jelasnya.

Selama dua hari ini, lanjut Dio, akan dikejar untuk pencairannya. Hanya saja input yang masuk di Kemenkes baru sampai bulan November. Artinya masih ada inputan yang harus dikejar untuk Desember oleh teman-teman di Puskesmas.

“Kalau tidak bisa, maka yang cair hanya Rp 9 miliar. Kita bersyukur ini berkat kecepatan kita dalam merespon dengan Kemenkes,” tuturnya. Ada pun jumlah Nakes di Kota Balikpapan yang akan menerima insentif tersebut sebanyak 670 orang. Rata-rata insentif per Nakes tidak sama, sesuai dengan beban kerja yang muncul di aplikasi.

“Ada yang dua juta seperti perawat, bidan, dan survelainenya. Kalau spesialis bisa lebih tinggi Rp 10 sampai 15 juta,” ungkapnya. Sementara untuk tenaga non medis diusulkan dengan BTT APBD. “Kita sedang usulkan jumlahnya sekitar 200 lebih,” ucapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 07 Mei 2021 13:23

Pasokan BBM dan Elpiji Dipastikan Aman

Pertamina Marketing Operation Region Kalimantan menjamin pasokan Bahan Bakar Minyak…

Kamis, 06 Mei 2021 14:29

Wabup Paser Tegur Dokter Jarang di Tempat

Seringnya mendapatkan laporan adanya dokter jarang di tempat tugas yang…

Kamis, 06 Mei 2021 14:25

Libur Lebaran, Jasa Marga Pastikan Tol Balsam Tetap Dibuka

PT Jasamarga Balikpapan Samarinda, anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero)…

Kamis, 06 Mei 2021 11:17

Tak Boleh Mudik, Juga Dilarang Open House

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat pemerintahan dilarang menggelar…

Rabu, 05 Mei 2021 13:32

Disiapkan 4 Pos Penyekatan Perbatasan Provinsi Kaltim

Mulai Kamis, 6 Mei 2021 kebijakan larangan mudik Lebaran 2021…

Selasa, 04 Mei 2021 13:30

NGGA BISA DIBIARIN SUDAH INI..!! Satu Keluarga Jadi Korban Balapan Liar

Meski polisi sering mengadakan patroli di bulan puasa  Ramadan, namun …

Selasa, 04 Mei 2021 11:35

Kematian dan Keterisian ICU di Balikpapan Kembali Jadi Perhatian

 Tingkat kematian Covid-19 di Kota Balikpapan kembali menjadi perhatian. Secara…

Selasa, 04 Mei 2021 11:24

Segini Nih Target Zakat di Balikpapan selama Tahun 2021

 Badan Amil zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan memproyeksikan target pengumpulan…

Senin, 03 Mei 2021 12:13

Waspada Alat Tes Covid-19 Bekas

Publik belum lama ini dihebohkan dengan pemberitaan terkait kasus penggunaan…

Senin, 03 Mei 2021 12:09

Protokol Kesehatan di Mal di Balikpapan Bakal Lebih Ketat

 Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers