MANAGED BY:
RABU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Kamis, 07 Januari 2021 10:37
Ukuran Tahu dan Tempe di Balikpapan Mengecil

PROKAL.CO,

ALIKPAPAN – Sejak akhir 2020 lalu, harga kedelai yang merupakan bahan baku tahu dan tempe melonjak tinggi hingga Rp 9.700 per kilogram. Sebelumnya, di pasaran hanya kisaran Rp 7.500 per kilogram.

Hal tersebut mempengaruhi produsen tahu dan tempe. Seperti yang dirasakan Etik Trisnawati (32), produsen tahu dan tempe di Sumber Rejo 3, Gang Kawi RT 40, Balikpapan Tengah (Balteng). Saat ditemui KPFM, Rabu (6/1) siang, Etik mengaku jika dirinya sangat merasakan dampak dari naiknya harga kedelai tersebut. Pendapatannya menipis, imbas dari produksi yang dikurangi dari biasanya.

“Kita mengurangi produksi hampir 50 persen. Biasanya kalau produksi tempe itu setiap hari 150 kilogram, dan sekarang hanya 60 sampai 65 kilogram saja,” kata Etik. Hal ini terpaksa ia lakukan guna menghindari kerugian dan tetap bisa melakukan produksi di saat harga bahan baku melonjak naik. “Jadi kita masih tetap bisa produksi,” ujarnya.

Menaikan harga jual ke pasar juga sebenarnya bisa dilakukan Etik agar tidak merugi. Namun dirinya tidak berani, khawatir daya beli konsumen akan menurun. “Tidak berani naikan harga ke pasar, daya beli akan turun. Makanya harga tetap lima ribu, tapi kita menyiasatinya dengan mengurangi isi atau takaran untuk kedelainya,” ungkap Etik.

Naiknya harga kedelai ini sudah dirasakannya sejak akhir Desember 2020 lalu. “Harganya mulai naik dari akhir Desember. Itu sedikit-sedikit naiknya, hingga menyentuh sembilan ribu per kilogram. Dan ini mau naik lagi katanya,” tuturnya.

Ditanya penyebab melonjaknya harga kedelai tersebut, wanita berjilbab itu menduga jika impor yang dilakukan berkurang karena siatusi masih pandemi Covid-19. “Kita kan pakai kacang impor, jadi mungkin karena virus Corona jadi berkurang,” ucapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 April 2021 14:07

Harga Ayam dan Cabai Masih Tinggi

Pantauan Balikpapan Pos, harga cabai di Pasar Pandansari saat bulan…

Jumat, 16 April 2021 14:04

Okupansi Hotel di Balikpapan Mulai Menggeliat

 Memasuki tahun 2021, proyek pemindahan ibu kota negara (IKN) ke…

Rabu, 14 April 2021 12:12

Kadin: Tender Rp 50 Miliar BUMN Tidak Perlu Ikut

Usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri…

Jumat, 02 April 2021 10:56

Pelaku Usaha Bilang. Bantuan Dana UMKM dari Pemerintah Tak Cukup

Masa pandemi membuat beberapa UMKM menurun pendapatannya, termasuk usaha dibidang…

Sabtu, 20 Maret 2021 10:36

Yang Cari Duit di Pemkot Balikpapan Pesimis PAD Capai Target

Meskipun telah memberlakukan sejumlah kebijakan relaksasi terhadap beberapa sektor usaha,…

Rabu, 17 Maret 2021 19:24

Mudahkan Masyarakat Rencanakan Staycation Aman dan Nyaman

Keuntungan lebih bagi para pengguna tiket.com lewat kampanye ShopeePay Super…

Rabu, 17 Maret 2021 14:39

Dijamin Anti Jenuh..! Ganti Suasana Kerja dengan Work From Hotel

Indonesia- Berdasarkan data terbaru yang dikumpulkan oleh sebuah perusahaan software,…

Jumat, 12 Maret 2021 12:17

Harga Cabai di Balikpapan Belum Normal

Harga cabai di Pasar Sepinggan dan Pasar Damai masih tinggi…

Selasa, 09 Februari 2021 20:23

Imlek Hoki di Berbagai Kota di Indonesia, Berikut Daftar Wisata Rekomendasi..

JAKARTA– Merayakan Imlek di tengah pandemi Covid-19 pasti akan sangat…

Selasa, 26 Januari 2021 13:09

Ada Kebijakan PPKM, Hotel di Balikpapan Dituntut Kreatif

BALIKPAPAN – Kebijakan Pemerintah Kota Balikpapan untuk melakukan Penerapan Pembatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers