MANAGED BY:
RABU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Kamis, 14 Januari 2021 12:43
Kasus Covid-19 Melonjak, Dewan Usul Refocusing Anggaran
Subari

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Seiring dengan lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang kembali meningkat tajam di awal tahun 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan membuka kemungkinan kembali untuk melakukan refocusing anggaran dalam membiayai program penanganan Covid-19.

“Solusinya memang, kalau mau ada penganggaran ya refocusing. Karena kalau yang sudah dianggarkan belum cukup, mungkin ada anggaran yang belum prioritas mungkin bisa digeser (refocusing),” kata Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari kepada wartawan, Rabu (13/1).

Menurut Subari, ketersediaan anggaran yang telah dialokasikan dinilai tidak mencukupi untuk membiayai program penanganan Covid-19, karena pada APBD tahun 2021 ini, pemerintah bersama DPRD hanya menyiapkan anggaran Covid-19 sebesar Rp 40 miliar.
“Itulah efek dari meningkatnya kasus Covid-19. Dulu hanya dua digit sekarang sudah tiga digit kasusnya. Tentu itu akan menguras anggaran yang ada di Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Subari mengatakan, kondisi ini membuat DPRD akan menyampaikan kepada walikota untuk membahas ulang ketersediaan anggaran Covid-19. Pihak DPRD mengusulkan agar dilakukan pembahasan kembali anggaran yang sudah ada untuk pengalokasian program penanggulangan dampak Covid-19. Sehingga harus dilakukan revisi terhadap anggaran yang sudah dialokasikan.

“Bisa saja kita ambilkan dengan dari Dana Tidak Terduga (DTT) yang disiapkan sebesar Rp 15 miliar. Karena dari laporan pihak dinas kesehatan tadi anggaran Rp 25 miliar yang ada diprediksi hanya tahan untuk dua bulan,” tuturnya.

Menurut Subari, pemerintah perlu segera mengambil langkah dalam menyikapi perkembangan kasus Covid-19 yang semakin meningkat. Apalagi jika pemerintah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Maka kebijakan itu akan berimbas pada penyediaan anggaran jaring pengaman sosial. Sebab hal tersebut merupakan konsekuensi dari pengetatan terhadap aktivitas masyarakat sesuai amanah UU No. 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 09:40

Target Kunjungan Wisatawan di Balikpapan Diturunkan

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menurunkan target kunjungan wisatawan menjadi…

Jumat, 15 Januari 2021 13:07

Anggota Dewan Ini Maunya PPKM Tak Bikin Ekonomi Lumpuh

BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meminta…

Kamis, 14 Januari 2021 12:55

Jam Layanan di OPD Kembali Dibatasi

BALIKPAPAN– Pemerintah kota Balikpapan melakukan pembatasan layanan pada Organisasi Perangkat…

Kamis, 14 Januari 2021 12:43

Kasus Covid-19 Melonjak, Dewan Usul Refocusing Anggaran

BALIKPAPAN – Seiring dengan lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang…

Rabu, 13 Januari 2021 12:50

Bawa Motor Bapaknya, Bocah Kelas 6 SD Tewas Tabrak Mobil

Kasus kecelakaan lalu lintas maut (lakalantas) yang menelan korban anak…

Rabu, 13 Januari 2021 11:40

DPRD Balikpapan Tegas Dukung Penerapan PPKM

 BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyetujui…

Selasa, 12 Januari 2021 10:03

Februari, Kata DPRD Perda Covid-19 Rampung

BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menargetkan…

Minggu, 10 Januari 2021 11:28

Mau Nyeberang, Kai-Kai 71 Tahun Diseruduk Motor

BALIKPAPAN – Seorang pejalan kaki bernama Indra Wardana Supandi (71),…

Jumat, 08 Januari 2021 11:34

DPRD Minta Warga Jangan Takut Vaksinasi

BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan siap…

Kamis, 07 Januari 2021 10:39

Joss...!! Satu Minibus Gratis untuk Pelajar Balikpapan

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan mendapat satu unit minibus sekolah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers