MANAGED BY:
SENIN
12 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 23 Februari 2021 12:34
Gadis Minggat, Ketemunya di Aplikasi MiChat
ilustrasi

PROKAL.CO,

Kisah pilu dialami Mawar (14), bukan nama sebenarnya. Gadis yang masih duduk di bangku kelas satu SMP itu menjadi korban pencabulan serta penjualan anak di bawah umur. Berawal pada Agustus 2020 lalu. Setalah Mawar memutuskan untuk meninggalkan rumahnya usai terlibat cekcok dengan sang ibu. Saat itu ia dijemput oleh seorang teman pria satu sekolahnya.

Karena tak kunjung pulang, sang ayah HS (47) yang khawatir akan keadaan anaknya berusaha untuk mencari tahu keberadaannya. Hingga akhirnya HS mendapat kabar jika anaknya berada di rumah salah satu keluarganya yang berada di wilayah Gunung Malang, Balikpapan Tengah (Balteng). “Waktu itu saya membiarkannya untuk tetap berada di rumah keluarga di Gunung Malang, sambil menenangkan dirinya. Dan saya juga berusaha menenangkan istri di rumah,” cerita HS di depan kantor Unit PPA Polresta Balikpapan, Senin (22/2) siang.

Namun, tidak berapa lama Mawar pergi dari rumah keluarganya tersebut. Kali ini tujuannya sama sekali tidak diketahui. HS mendapat kabar kepergian putrinya itu setelah kembali dari lokasi kerja. Ia pun memutuskan untuk mencarinya dengan menghubungi beberapa temannya. Sekitar bulan Oktober 2020 HS mendapatkan informasi jika ada foto anaknya di salah satu kontak dalam aplikasi MiChat. Untuk diketahui, aplikasi ini sering dipakai oleh pelaku prostitusi online.

HS yang sedikit paham terkait penggunaan aplikasi tersebut langsung bergegas melakukan penelusuran. Benar saja, ia menemukan beberapa akun MeChat aktif dengan memasang foto putrinya. “Dari situ timbul kecurigaan saya. Ada apa ini. Saya sempat komunikasi dengan salah satu akun di MeChat itu. Saya pancing untuk ketemu, tapi tiba-tiba akun yang pasang foto anak saya itu hilang semua,” kata HS.

Saat itu HS terus berusaha mencari tahu keberadaan putrinya. Sampai pada pertengahan bulan Januari 2021, ia menerima telepon dari pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Balikpapan. Lewat sambungan seluler tersebut, HS diundang untuk datang ke Kantor UPTD PPA Balikpapan yang berada di Jalan Milono, Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah (Balteng).

“Saat itu saya datang bersama keluarga. Setelah sampai, saya baru sadar apa sebenarnya yang terjadi. Bahwa ada kasus anak saya dijual oleh dua orang pelaku,” ujarnya.
Sepulang dari PPA, HS meminta anaknya untuk menceritakan apa yang selama ini terjadi. Selama kurang lebih lima bulan, anaknya dijual melalui aplikasi MiChat.
Kemudian dibawa ke hotel untuk melayani nafsu bejat pria hidung belang. Dengan bayaran kisaran Rp 500 ribu sampai dua juta lebih.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 12 April 2021 13:55

Bentrok Lahan di Palaran, Polda Bekuk Satu Tersangka

 Dua kelompok terlibat bentrok di simpang Pakang, Kelurahan Handil Bakti,…

Senin, 12 April 2021 13:45

Satpol PP Tertibkan Eks Lokalisasi Manggar

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan meningkatkan pengawasan…

Senin, 12 April 2021 13:43

Silpa Tinggi, Keputusan Diserahkan ke Pansus

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti besaran Sisa…

Sabtu, 10 April 2021 10:22

Jauh dari yang Diharapkan..!! Vaksinasi di Balikpapan Baru 11 Persen

Capaian target pemberian vaksinasi Covid-19 di Kota Balikpapan masih jauh…

Sabtu, 10 April 2021 10:20

Soal Larangan Mudik, Bandara dan Pelni Ikuti Saja Kata Pemerintah

Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang pengendalian transportasi…

Sabtu, 10 April 2021 10:18

ASLI BEBAL..!! Sudah 3 Kali Masuk Penjara, Pria Ini Kembali Curi Motor

Tiga kali berurusan dengan para penegak hukum tak membuatnya IB…

Jumat, 09 April 2021 13:38

Ekonomi Balikpapan Harus Mulai Bangkit, PPKM Diharap Tak Berlanjut

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle mengimbau kepada pemerintah…

Jumat, 09 April 2021 13:35

Pasien Covid-19 yang di Asrama Haji Batakan Dipindahkan ke Hotel

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menghentikan penggunaan Asrama Haji Batakan sebagai…

Jumat, 09 April 2021 13:33

Badan Wakaf Balikpapan Gandeng BPN

Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Balikpapan bekerjasama dengan Badan Pertanahan…

Jumat, 09 April 2021 13:30

Di Balikpapan, Zakat Ditetapkan Rp 40 Ribu Perjiwa

Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan menetapkan kadar zakat fitrah tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers