MANAGED BY:
MINGGU
28 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 23 Februari 2021 12:34
Gadis Minggat, Ketemunya di Aplikasi MiChat
ilustrasi

PROKAL.CO,

Kisah pilu dialami Mawar (14), bukan nama sebenarnya. Gadis yang masih duduk di bangku kelas satu SMP itu menjadi korban pencabulan serta penjualan anak di bawah umur. Berawal pada Agustus 2020 lalu. Setalah Mawar memutuskan untuk meninggalkan rumahnya usai terlibat cekcok dengan sang ibu. Saat itu ia dijemput oleh seorang teman pria satu sekolahnya.

Karena tak kunjung pulang, sang ayah HS (47) yang khawatir akan keadaan anaknya berusaha untuk mencari tahu keberadaannya. Hingga akhirnya HS mendapat kabar jika anaknya berada di rumah salah satu keluarganya yang berada di wilayah Gunung Malang, Balikpapan Tengah (Balteng). “Waktu itu saya membiarkannya untuk tetap berada di rumah keluarga di Gunung Malang, sambil menenangkan dirinya. Dan saya juga berusaha menenangkan istri di rumah,” cerita HS di depan kantor Unit PPA Polresta Balikpapan, Senin (22/2) siang.

Namun, tidak berapa lama Mawar pergi dari rumah keluarganya tersebut. Kali ini tujuannya sama sekali tidak diketahui. HS mendapat kabar kepergian putrinya itu setelah kembali dari lokasi kerja. Ia pun memutuskan untuk mencarinya dengan menghubungi beberapa temannya. Sekitar bulan Oktober 2020 HS mendapatkan informasi jika ada foto anaknya di salah satu kontak dalam aplikasi MiChat. Untuk diketahui, aplikasi ini sering dipakai oleh pelaku prostitusi online.

HS yang sedikit paham terkait penggunaan aplikasi tersebut langsung bergegas melakukan penelusuran. Benar saja, ia menemukan beberapa akun MeChat aktif dengan memasang foto putrinya. “Dari situ timbul kecurigaan saya. Ada apa ini. Saya sempat komunikasi dengan salah satu akun di MeChat itu. Saya pancing untuk ketemu, tapi tiba-tiba akun yang pasang foto anak saya itu hilang semua,” kata HS.

Saat itu HS terus berusaha mencari tahu keberadaan putrinya. Sampai pada pertengahan bulan Januari 2021, ia menerima telepon dari pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Balikpapan. Lewat sambungan seluler tersebut, HS diundang untuk datang ke Kantor UPTD PPA Balikpapan yang berada di Jalan Milono, Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah (Balteng).

“Saat itu saya datang bersama keluarga. Setelah sampai, saya baru sadar apa sebenarnya yang terjadi. Bahwa ada kasus anak saya dijual oleh dua orang pelaku,” ujarnya.
Sepulang dari PPA, HS meminta anaknya untuk menceritakan apa yang selama ini terjadi. Selama kurang lebih lima bulan, anaknya dijual melalui aplikasi MiChat.
Kemudian dibawa ke hotel untuk melayani nafsu bejat pria hidung belang. Dengan bayaran kisaran Rp 500 ribu sampai dua juta lebih.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 27 Februari 2021 11:28

Bisnis Lendir 3 Bulan, Tawarkan Gadis 14 Tahun ke Hidung Belang

BALIKPAPAN – IK (19) dan TK (23) hanya tertunduk lesu.…

Sabtu, 27 Februari 2021 11:25

Jual Gadis Belasan Tahun Lewat MiChat, Sekali Transaksi Muncikari dapat Rp 400 Ribu, Si Gadis Cuma Rp 100 Ribu

BALIKPAPAN – Bermodalkan aplikasi MiChat, IK dan TK meraup uang…

Jumat, 26 Februari 2021 12:08

750 Guru di Balikpapan Mulai Divaksin

Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan memulai pelaksanaan pemberian vaksinasi kepada…

Jumat, 26 Februari 2021 12:07

Ahhhhh...Lega..!! Pedagang Divaksin, Mereka pun Tak Khawatir Lagi

Amir terlihat begitu bersemangat. Raut wajahnya nampak bahagia, meski tertutup…

Jumat, 26 Februari 2021 12:05

Area Perkebunan Sawit Jadi Tempat Jual Beli Kendaraan Curian

Konsumen di area perkebunan sawit yang ada di Kalimantan Timur…

Jumat, 26 Februari 2021 12:01

Yaelaa..!! Anggota DPRD Balikpapan Ini Minta PKL Boleh Jualan

 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meminta Pemerintah Kota…

Kamis, 25 Februari 2021 14:20

Lima Pelaku Curat Disikat Pak Polisi

 BALIKPAPAN – Polda Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mengungkap kasus sindikat…

Kamis, 25 Februari 2021 10:46

Kantornya Digeledah Kejaksaan, Ini Kata Kepala KSOP Balikpapan

 BALIKPAPAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan menggeledah Kantor Syahbandar dan…

Kamis, 25 Februari 2021 10:44

Dugaan Korupsi di PT Kaltim Kariangau Terminal, Dalam Sehari, Kejari Geledah Tiga Tempat

BALIKPAPAN – Pendalaman terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi yang…

Rabu, 24 Februari 2021 12:45

Jauh dari Tobat..!! Diupah Rp 15 Juta, Residivis Dicokok karena Bawa Sabu 1 Kg Lebih

Baru juga menghirup udara segar setelah bebas dari penjara, dua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers