MANAGED BY:
KAMIS
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 23 Februari 2021 12:34
Gadis Minggat, Ketemunya di Aplikasi MiChat
ilustrasi

“Uang itu bukan untuk anak saya, mereka (Mucikari, Red) yang ambil semuanya. Anak saya juga sering dianiaya, ada beberapa bekas luka. Yang kejamnya, tidak dikasih makan kalau enggak ada tamu,” ungkap HS. Beberapa hari kemudian, HS mendapat panggilan dari Polda Kaltim sebagai saksi orangtua. Ia pun datang bersama dengan beberapa teman serta anaknya. “Di Polda saya baca BAPnya anak saya. Di situ saya pertanyakan, kok pelakunya cuma dua. Sementara dari pengakuan anak saya pelakunya itu ada empat orang, yakni IL, TK, SL, dan DW. Dan dari kepolisian katanya masih pengembangan,” tuturnya.

HS menenerima dan menghargai proses tersebut. Namun ia berpesan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan mengungkap semua pelaku yang terlibat di balik kasus ini. “Yang dua orang IL dan TK sudah diamankan di Polda Kaltim dengan kasus tangkap tangan eksploitasi anak di bawah umur. Tapi setahu saya ada empat pelaku, jadi tolong semua pelaku diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ucapnya.

MELAPOR KE POLRESTA

Usai dari Polda Kaltim, pada 18 Februari 2021 HS membuat laporan ke Polresta Balikpapan untuk melakukan penangkapan kepada seorang pelaku yang berinisial SL.
Laporan tersebut dibuat dengan LP/69/II/2021/Kaltim/Res Kota Balikpapan tanggal 18 Februari 2021. Tentang dugaan tindak pidana Persetubuhan dan atau Cabul kepada anak di bawah umur, dengan status pelaku dalam lidik.

“Ini ditunjukan buat pelaku SL. Karena anak saya rusak gara-gara dia. Awalnya SL ini yang setubuhi anak saya, kemudian dia jual,” kata HS dengan nada tegas.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti. Selain dibuatkan LP, putrinya juga diantar ke RS Bhayangkara untuk divisum. “Setelah itu kami diarahkan ke Unit PPA Satreskrim Polresta Balikpapan untuk didalami. Sambil menunggu hasil visum keluar,” ungkap HS.

Pada Senin (22/2) siang, HS kembali mendatangi Unit PPA Satreskrim Polresta Balikpapan. Ia ingin menanyakan perkembangan penanganan kasus seputar putrinya.
“Saya ke sini dalam rangka menanyakan perkembangan kasus seputar anak saya. Dan pelakunya (SL, Red) saat ini sudah ada di Polresta Balikpapan,” sebutnya.
Dengan demikian, sudah tiga orang pelaku yang diamakan oleh pihak kepolisian dalam kasus ini. Dua di Polda Kaltim, dan satu lagi di Polresta Balikpapan.
HS pun menegaskan jika tersisa satu pelaku lagi yang masih berkeliaran, yakni DW. Untuk itu HS berharap pihak kepolisian bertindak cepat agar tidak ada korban lainnya.
“Itu yang masih kami pertanyakan, kenapa kok masih bisa berkeliaran. Makanya setelah dari Polresta ini kami akan ke Polda lagi. Karena memang penanganan kasusnya berbeda,” tandasnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Juni 2021 16:59

KAPOKK..!! Petantang-Petenteng Bawa Clurit, Preman Pasar Ini Dibekuk Polisi

Kepolisian berkomitmen untuk tidak memberi ruang pada oknum masyarakat yang…

Kamis, 24 Juni 2021 11:01

Zona Oranye, Dua Kelurahan di Balikpapan Utara Jadi Perhatian

Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Balikpapan dalam beberapa hari…

Kamis, 24 Juni 2021 10:59

Banyak Masjid di Balikpapan Tak Profesional Kelola Keuangan

Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyebut masih banyak pengurus masjid di…

Rabu, 23 Juni 2021 10:44

Pekerja Proyek Perluasan Kilang Banyak Terpapar Covid-19, Wali Kota Panggil Pertamina

Pemerintah Kota Balikpapan memanggil pimpinan Pertamina dan RDMP terkait peningkatan…

Rabu, 23 Juni 2021 10:42

Lahan Bekas Puskib Diusulkan Dibangun Sekolah

Setiap tahun jumlah peserta didik di Kota Balikpapan terus mengalami…

Senin, 21 Juni 2021 19:11

GAWAT...!! 6 Panitia PPDB di Balikpapan Terpapar Covid-19

Proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Dasar…

Senin, 21 Juni 2021 19:10

Penipuan Berkedok Prank, Korban Rugi Rp 800 Juta

Seorang wanita berinisial DW (34) harus berurusan dengan aparat penegak…

Minggu, 20 Juni 2021 23:09

DUIT BESAR..!! Pembebasan Lahan DAS Sungai Ampal Perlu Duit Rp 600 Miliar

Persoalan pembebasan lahan masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi…

Minggu, 20 Juni 2021 23:00

Penyelundupan Satwa Liar di Balikpapan Berhasil Digagalkan

 Upaya penyelundupan satwa liar berupa ratusan ekor burung berbagai jenis…

Minggu, 20 Juni 2021 22:59

MAHAL BANGET..!! Tes Narkoba untuk Pelajar di Balikpapan Dikeluhkan Orang Tua

Publik Kota Minyak -sebutan Balikpapan- mempertanyakan biaya kepengurusan surat keterangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers