MANAGED BY:
KAMIS
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Kamis, 08 April 2021 10:26
DPRD Minta Warga Tak Termakan Isu Soal Vaksin AstraZeneca
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle

PROKAL.CO,

Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle mengimbau kepada seluruh masyarakat Balikpapan untuk tetap tenang dalam menghadapi isu soal vaksin AstraZeneca. Vaksin Covid-19 yang sempat heboh karena diisukan dapat menyebabkan kematian.

"Untuk soal vaksin ini, masyarakat jangan termakan isu. Karena sekarang pastinya kita butuh data otentik dan konkrit apakah vaksin itu memang menyebabkan kematian atau bagaimana," ungkap Sabaruddin saat ditemui Balikpapan Pos di ruang kerjanya, Senin (5/4).

Menurutnya, masyarakat jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan tertentu mengenai penyebab kematian pada pasien pasca vaksinasi dengan vaksin jenis tersebut. Karena, kata Sabruddin, harus ada penyelidikan lebih lanjut.

"Ketika seseorang dinyatakan mengalami  sesak napas, kejang-kejang atau bahkan meninggal pasca disuntik , maka penjelasannya harus dilihat apakah sebelum dilakukan vaksinasi sudah sesuai prosedur tahapan harus dilakukan. Misalnya, dilakukan test swab, antigen atau sejenisnya. Mungkin juga masih banyak daerah yang tidak melakukan itu. Sehingga, bisa jadi mereka sudah kena covid, baru divaksin," jelas Sabaruddin.

Oleh sebab itu, lanjut Sabaruddin, kasus vaksin yang menjadi isu nasional ini diharapkan masyarakat dapat menyikapinya secara bijak. Pihaknya selaku wakil rakyat mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mendukung upaya pemerintah untuk menekan angka kasus covid-19 di Indonesia termasuk di kota Balikpapan.

"Intinya kami sebagai pimpinan DPRD pastinya juga ikut mengamati. Jika memang terbukti tidak aman, kami pasti akan ikut menolak. Tapi sejauh ini Pemerintah pusat juga belum ada bukti yang kuat mengenai kasus vaksin ini. Kemungkinan besar ini hanya masalah persaingan bisnis saja. Karena sebelumnya Sinovac juga diisukan dengan kasus yang sama," pungkasnya. (bp-7/cha/vie)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Juni 2021 17:19

Persoalan Daya Tampung Sekolah Negeri, Saatnya Berdayakan Sekolah Swasta

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)  sekolah negeri baik tingkat SD,…

Kamis, 24 Juni 2021 16:57

Ada Apa Ini..? DPRD Balikpapan Panggil Disdik

DPRD Kota Balikpapan memanggil Dinas Pendidikan Kota Balikpapan terkait polemik…

Kamis, 24 Juni 2021 11:14
Panitia PPDB Akui Jumlah Lulusan Lebih Banyak

Disdikbud Tindak Lanjuti Usulan Penambahan Sekolah

Setelah adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah orang…

Kamis, 24 Juni 2021 10:57

Ratusan Lapak PKL Pandan Sari Dibongkar, Mereka Pasrah Aja....

Ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Pandan…

Rabu, 23 Juni 2021 10:36

Ada Trayek Baru untuk Angkot di Balikpapan, Ini Detail dan Ongkosnya

Trayek dan rute angkutan kota atau angkot di Kota Balikpapan…

Rabu, 23 Juni 2021 10:34

PPDB di Balikpapan Dibuka Dua Tahap

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan berencana membuka Pendaftaran Peserta…

Senin, 21 Juni 2021 19:13

DPRD Balikpapan Dorong Pemkot Bangun Sekolah Baru

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mendorong agar direalisasikan…

Senin, 21 Juni 2021 19:08

Mulai 22 Juni, 521 PKL di Pandasari Ditertibkan

Pemerintah Kota Balikpapan berencana mulai merelokasi sebanyak 521 Pedagang Kaki…

Senin, 21 Juni 2021 19:06

Protes Pelaksanaan PPDB, Orang Tua Murid Demo Disdik Balikpapan

Sebagian wali murid mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Minggu, 20 Juni 2021 23:05

Zonasi PPDB Belum Didukung Sarana Pendidikan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan meminta agar penerapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers