MANAGED BY:
JUMAT
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Minggu, 11 April 2021 12:29
Ini Kebiasaan yang Bantu Jaga Kesehatan Mental
SEHAT: Kebiasan berolahraga disebut menjadi bagian penting untuk mencegah depresi.

PERUBAHAN gaya hidup dapat membantu memperbaiki dan mencegah gejala depresi serta kecemasan. Terdapat sejumlah kebiasaan yang dapat membantu menjaga kesehatan mental Anda.

Psikoterapis di California, Sarah Greenberg mengungkapkan bahwa perubahan bisa menjadi hal yang sulit terutama bagi mereka yang mengalami gangguan kecemasan dan depresi. Untuk itu, penting untuk bersikap baik kepada diri sendiri termasuk dengan melakukan gaya hidup yang benar.

 

"Cara terbaik untuk menjaga kesehatan mental Anda adalah pendekatan yang paling cocok untuk Anda. Dalam beberapa kasus, bantuan profesional mungkin juga dibutuhkan," kata Greenberg.

Berikut sejumlah kebiasaan yang disarankan Greenberg untuk membantu menjaga kesehatan mental, seperti dikutip Psychology Today.

1. Menerima diri apa adanya

Menurut Greenberg, disposisi yang cenderung mengkritik diri sendiri, atau perfeksionis, dapat menjadi faktor risiko kecemasan dan depresi.

"Ini dapat mencakup perasaan seperti Anda harus sempurna untuk diterima, ketidakmampuan untuk menerima kekurangan dalam diri Anda, pengamatan diri yang intens, atau perasaan tidak realistis tentang harapan orang lain dan kemampuan Anda untuk memenuhinya," paparnya.

Untuk itu, ia menyarankan agar mulai melepaskan diri dari standar hidup yang menjadi beban. Dan salah satu penawar terbaik adalah berbelas kasihan pada diri sendiri.

Menurut peneliti Kristen Neff, belas kasihan diri memiliki tiga komponen: kebaikan diri vs penilaian diri sendiri, kemanusiaan vs isolasi, kesadaran vs identifikasi berlebihan.

"Cara kita memperlakukan diri kita sendiri melalui pasang surut kehidupan dapat memberikan dampak yang luar biasa pada kesehatan dan kesehatan mental," tambahnya.

 

2. Hubungan sosial

Sejak lahir, manusia membutuhkan hubungan sosial untuk berkembang. Sebuah studi baru-baru ini yang dipimpin oleh para peneliti di Harvard berusaha memahami apa yang paling bisa melindungi kita dari depresi yang ada dalam kendali kita.

Setelah menganalisis lebih dari 100 faktor potensial, mereka menemukan bahwa hubungan sosial sejauh ini merupakan faktor pelindung yang paling penting.

"Ini merupakan tahun yang sepi bagi banyak orang. Dan banyak yang cemas dengan prospek kembali normal. Tetapi koneksi tidak berarti pesta besar atau kantor yang ramai," kata Greenberg.

 

Dia lanjut mengatakan bahwa hal itu bisa berupa curhat kepada satu orang tepercaya tentang apa yang sebenarnya Anda lakukan, mendengarkan apa yang sebenarnya dilakukan orang lain, memberikan ucapan terima kasih yang bermakna, atau melakukan kunjungan (dengan mematuhi protokol kesehatan) dengan anggota keluarga atau teman mana pun.

 

"Jika ini terasa di luar jangkauan, cobalah membuat daftar singkat orang-orang yang pernah membuat Anda merasa terhubung," tambahnya.

 

Penelitian lain menunjukkan bahwa hanya mengingat hubungan positif dapat berdampak positif pada kemampuan kita untuk mentolerir stres.

3. Olahraga

Olahraga dapat menjadi bagian penting untuk mencegah depresi karena gaya hidup yang tidak banyak bergerak merupakan faktor risiko.

Satu studi menemukan bahwa 15 menit sehari olahraga berat secara signifikan mencegah depresi. Studi lain menemukan bahwa 12 minggu olahraga berat pada 30 menit, tiga sampai lima kali seminggu mengurangi gejala hingga 47 persen.

 

Untuk kecemasan dan depresi yang muncul bersamaan, sebuah studi tahun 2020 yang dipimpin oleh James Blumenthal, profesor psikiatri di Duke University, olahraga paling efektif bila dikombinasikan dengan pengobatan. Jika tidak, tingkat kecemasan yang tinggi tampaknya menumpulkan efek olahraga untuk mengurangi depresi.

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi pengalih perhatian yang positif, tingkat aktivitas yang lebih tinggi dapat melindungi dari gejala, dan bahwa satu sesi olahraga dapat memberikan manfaat langsung untuk mengurangi stres dan kekhawatiran.

4. Pemenuhan nutrisi

Banyak yang telah menuliskan tentang hubungan antara makanan dan suasana hati. Menurut Greenberg, diet tradisional (seperti diet Mediterania) yang tinggi sayuran, biji-bijian, dan lemak baik untuk otak Anda dikaitkan dengan penurunan risiko depresi 25-35 persen dibandingkan dengan pola makan yang lebih tinggi gula, makanan olahan, dan produk susu.

Selain pemenuhan nutrisi, Greenberg mengatakan bahwa mengatasi masalah tidur juga dapat meringankan gejala kondisi kesehatan mental.

5. Mindfullness

Greenberg mengatakan bahwa melalui mindfullness, Anda dapat mengubah cara Anda berhubungan dengan pikiran dan perasaan yang sulit.

Satu studi menemukan bahwa setelah delapan minggu latihan mindfulness, praktisi menunjukkan peningkatan konsentrasi materi abu-abu, yang terkait dengan regulasi emosional, di antara manfaat lainnya.

"Mindfullness bukanlah obat untuk semua, tetapi bisa menjadi alat yang sangat membantu untuk mengubah cara mengalami tantangan," katanya. (cnni)


BACA JUGA

Rabu, 25 Agustus 2021 11:11

Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Diabetes

PENYAKIT diabetes bisa muncul karena dipicu oleh banyak faktor. Bisa karena…

Selasa, 10 Agustus 2021 12:21

Bisa Komplikasi jika Terlalu Sering Swab

SEIRING berjalannya waktu, pandemi Covid-19 membuat masyarakat harus terus bergerak, tapi…

Selasa, 13 Juli 2021 10:55

Mengenal Endometriosis Reproduksi Perempuan

RASA nyeri saat haid tak bisa sepenuhnya dianggap enteng. Pada beberapa…

Selasa, 13 Juli 2021 10:49

Kena Flu Perlu Di-swab Juga, Ini Penjelasannya

WALAU memiliki gejala mirip, ada sejumlah hal yang membedakan antara flu…

Rabu, 07 Juli 2021 12:49

Jangan Pakai Masker Terlalu Tebal

MASKER kain menjadi salah satu masker yang paling banyak diminati masyarakat.…

Jumat, 02 Juli 2021 12:05

Ini Langkah Pertolongan Pertama ketika Mimisan

Sering mimisan? Ini 5 langkah pertolongan pertama menangani mimisan. Mimisan…

Jumat, 25 Juni 2021 12:34

Cara Menghindari Terkena Penyakit Diabetes di Usia Muda

Penyakit diabetes tipe II bisa menghantui Anda bila asal mengkonsumsi makanan…

Jumat, 25 Juni 2021 12:09

Waspadai Kekerasan Seksual pada Anak dari Gawai

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota…

Rabu, 16 Juni 2021 11:05

Waspadai Makanan Berdampak Buruk pada Jantung

PEMAIN sepakbola tim nasional Denmark Christian Eriksen ambruk saat pertandingan melawan…

Rabu, 16 Juni 2021 10:54

Air Liur Disebut Lebih Efektif Dibanding Swab di Hidung

UNTUK menguji seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak bisa dilakukan dengan 3…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers