MANAGED BY:
JUMAT
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 26 April 2021 10:44
Balikpapan Waspadai Masuknya Warga Negara India
Calon penumpang di bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan. Bandara menjadi salah satu pintu masuk yang dijaga ketat. ANGGI P/KP

PROKAL.CO,

Publik Kaltim belakangan dikejutkan adanya WNA asal India yang masuk ke wilayah Kota Samarinda dan terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, WNA tersebut ke kota Tepian -sebutan kota Samarinda- dipastikan bukan dari gelombang eksodus. Hanya melakukan proses bongkar muat di sebuah kapal batu bara.

Meski demikian, informasi adanya warga negara India yang terkonfimasi positif tersebut cukup mengagetkan. Sebab, saat ini India mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang sangat tinggi dalam dua bulan terakhir. Terlebih, para ahli menyebutkan adanya mutasi ganda dari varian virus corona B.1.617 yang menyebabkan penularan Covid-19 di India lebih cepat terjadi.

Kondisi tersebut langsung disikapi serius oleh pemerintah pusat yang secara resmi menerbitkan kebijakan menolak sementara waktu para pelaku perjalanan dari India mulai Sabtu, 24 April 2021. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi meminta bandara dan juga pelabuhan di Kota Balikpapan agar memperketat penjagaan.

Utamanya adalah di pelabuhan. Sebab kasus WNA India yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Samarinda masuk melalui jalur laut. “Kalau bandara saya kira sudah ketat, yang masuk dari mana saja pasti melalui tracking yang ketat. Yang harus diwaspadai mungkin kapal, karena kasus di Samarinda itu masuk lewat kapal batu bara,” kata Rizal, Sabtu (24/4) kemarin di BSCC Dome Balikpapan.

Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty menambahkan, saat ini Dinas Kesehatan Provinsi serta kabupaten/kota diminta membantu Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) mengawasi bandara dan pelabuhan. “Tadi ada zoom meeting langsung dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait kasus di Samarinda. Instruksinya, dinas kesehatan diwajibkan membantu KKP yang sedang meningkatkan penjagaannya,” ungkap Andi Sri Juliarty.

Bantuan yang dimaksud, lanjut wanita yang akrab disapa Dio itu, misalnya puskesmas yang ada di sekitar bandara atau pelabuhan bersedia jika diminta melakukan tracking terhadap penumpang yang baru saja tiba. “Jika diminta tenaga kesehatan di puskesmas wajib ikut membantu,” tuturnya. Selain itu, dinas kesehatan juga diminta mengedukasi serta sosialisai kepada masyarakat tentang pencegahan kasus.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 25 Juni 2021 12:10

Disdikbud Balikpapan: Masih Banyak Sisa Kuota di Jenjang SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan menginformasikan bahwa hingga…

Jumat, 25 Juni 2021 12:04

Warga Balikpapan Antusias Vaksinasi, Ehh..Malah Kerumunan

Program vaksinasi terus diberikan kepada masyarakat. Dengan harapan membentuk kekebalan…

Kamis, 24 Juni 2021 16:59

KAPOKK..!! Petantang-Petenteng Bawa Clurit, Preman Pasar Ini Dibekuk Polisi

Kepolisian berkomitmen untuk tidak memberi ruang pada oknum masyarakat yang…

Kamis, 24 Juni 2021 11:01

Zona Oranye, Dua Kelurahan di Balikpapan Utara Jadi Perhatian

Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Balikpapan dalam beberapa hari…

Kamis, 24 Juni 2021 10:59

Banyak Masjid di Balikpapan Tak Profesional Kelola Keuangan

Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyebut masih banyak pengurus masjid di…

Rabu, 23 Juni 2021 10:44

Pekerja Proyek Perluasan Kilang Banyak Terpapar Covid-19, Wali Kota Panggil Pertamina

Pemerintah Kota Balikpapan memanggil pimpinan Pertamina dan RDMP terkait peningkatan…

Rabu, 23 Juni 2021 10:42

Lahan Bekas Puskib Diusulkan Dibangun Sekolah

Setiap tahun jumlah peserta didik di Kota Balikpapan terus mengalami…

Senin, 21 Juni 2021 19:11

GAWAT...!! 6 Panitia PPDB di Balikpapan Terpapar Covid-19

Proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Dasar…

Senin, 21 Juni 2021 19:10

Penipuan Berkedok Prank, Korban Rugi Rp 800 Juta

Seorang wanita berinisial DW (34) harus berurusan dengan aparat penegak…

Minggu, 20 Juni 2021 23:09

DUIT BESAR..!! Pembebasan Lahan DAS Sungai Ampal Perlu Duit Rp 600 Miliar

Persoalan pembebasan lahan masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers