MANAGED BY:
JUMAT
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Kamis, 06 Mei 2021 14:55
Begini Manajemen Asma di Masa Pandemi
dr Elies Putriani, Sp. P

Mewabahnya Covid-19 yang terus meningkat membuat kekhawatiran masyarakat. Terutama orang yang mempunyai komorbiditas atau orang yang sudah memiliki penyakit penyerta yang dapat memperparah kondisinya, salah satunya pengidap asma.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mencantumkan asma, diabetes dan penyakit jantung, sebagai kondisi yang membuat seseorang lebih berisiko menjadi sakit parah akibat virus Corona. “Di masa pandemi Covid-19 ini, sangat penting untuk pasien menggunakan obat pengontrol, karena kalau tidak terkontrol ketika terkena Covid-19 risikonya menjadi jauh lebih besar.

Jangan takut untuk berobat yang penting adalah kita selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata dr Elies Putriani, Sp. P dalam program Interactive Healthy Care yang dipersembahkan oleh Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), Rabu (5/5). Menurutnya, Asma merupakan penyakit yang cukup berbahaya karena bisa menyebabkan pasien gagal nafas dan paling parah bisa menyebabkan kematian.

Ia menjelaskan, asma adalah penyakit yang heterogen, kenapa disebut heterogen karena banyak yang menyebabkan asma muncul di pagi hari, malam hari atau juga karena dingin. Salah satu gejalanya adalah mengi atau napas berbunyi, batuk yang tidak sembuh-sembuh, atau frekuensi nafasnya yang berubah dari kondisi sebelumnya.

Kadang-kadang ada pasien yang merasa bahwa dirinya tidak kena penyakit asma karena memang tidak punya keturunan asma, dan ini memang paling sering terjadi.

Salah satu yang harus digarisbawahi adalah bahwa asma itu memang dapat diturunkan dari neneknya, ibu ataupun bapaknya yang memang sebelumnya memiliki asma. Tapi seseorang bisa terkena asma meski tidak diturunkan. Ada beberapa faktor eksternal yang menjadi penyebab seseorang terkena asma meski tidak ada keturunan, misalnya seseorang terkena asma karena kondisi pekerjaan yang berdebu, karena obesitas. “Bisa banyak faktor. Makanya penyakit asma dibilang heterogen,” terangnya.

Ketika ada pertanyaan dari pasien, apakah asma ini bisa disembuhkan? Dia menjawab, asma ini memang tidak bisa disembuhkan tapi bisa dikontrol. Bahkan ketika terkontrol penuh, pasien yang bersangkutan bisa tidak lagi harus selalu menggunakan obat-obatan terus menerus.
“Jangan takut bahwa obat asma itu tidak menimbulkan ketergantungan, kita harus berwaspada bukan hanya menggunakan obat pelega saja, tapi juga harus menggunakan obat pengontrol ketika asma,” terangnya. (MAULANA/KPFM)


BACA JUGA

Rabu, 25 Agustus 2021 11:11

Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Diabetes

PENYAKIT diabetes bisa muncul karena dipicu oleh banyak faktor. Bisa karena…

Selasa, 10 Agustus 2021 12:21

Bisa Komplikasi jika Terlalu Sering Swab

SEIRING berjalannya waktu, pandemi Covid-19 membuat masyarakat harus terus bergerak, tapi…

Selasa, 13 Juli 2021 10:55

Mengenal Endometriosis Reproduksi Perempuan

RASA nyeri saat haid tak bisa sepenuhnya dianggap enteng. Pada beberapa…

Selasa, 13 Juli 2021 10:49

Kena Flu Perlu Di-swab Juga, Ini Penjelasannya

WALAU memiliki gejala mirip, ada sejumlah hal yang membedakan antara flu…

Rabu, 07 Juli 2021 12:49

Jangan Pakai Masker Terlalu Tebal

MASKER kain menjadi salah satu masker yang paling banyak diminati masyarakat.…

Jumat, 02 Juli 2021 12:05

Ini Langkah Pertolongan Pertama ketika Mimisan

Sering mimisan? Ini 5 langkah pertolongan pertama menangani mimisan. Mimisan…

Jumat, 25 Juni 2021 12:34

Cara Menghindari Terkena Penyakit Diabetes di Usia Muda

Penyakit diabetes tipe II bisa menghantui Anda bila asal mengkonsumsi makanan…

Jumat, 25 Juni 2021 12:09

Waspadai Kekerasan Seksual pada Anak dari Gawai

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota…

Rabu, 16 Juni 2021 11:05

Waspadai Makanan Berdampak Buruk pada Jantung

PEMAIN sepakbola tim nasional Denmark Christian Eriksen ambruk saat pertandingan melawan…

Rabu, 16 Juni 2021 10:54

Air Liur Disebut Lebih Efektif Dibanding Swab di Hidung

UNTUK menguji seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak bisa dilakukan dengan 3…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers