MANAGED BY:
MINGGU
13 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 17 Mei 2021 12:25
Densus Gadungan, Berlagak Sok Jago, Memeras dan Pukuli Korban
TAK BERKUTIK: Kapolsek Balikpapan Utara menunjukkan pistol gas milik pelaku untuk mengintimidasi korban. Pelaku ADF melakukan tiga tidak pidana sekaligus. Penipuan, pemerasan dan penganiayaan

PROKAL.CO,

Seorang pria berlagak sok kuasa dan sok jago. Bahkan dia mengaku anggota Polri bertugas di Detasemen Khusus (Densus) 88 yang menangani teroris. Pelaku berinisial ADF (36) warga  Jalan Indrakila gang Rimbawan no 30 RT 27 Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, melakukan pemerasan uang puluhan juta dan melakukan penganiayaan. Korban bernama Budi Noo r(41) warga Jalan Kayu Tinggi No 1 RT 16, Kelurahan Pangeran, Banjarmasin Utara  dipukuli dan ditendang kepalanya. Namun saat ditangkap polisi, si Densus gadungan menjadi “ayam sayur”, tak berkutik dan dijebloskan dalam tahanan Polsek Balikpapan Utara.

Pelaku diringkus jajaran tim Batman Polsek Balikpapan Utara atas kasus tindak pidana pemerasan, penipuan dan penganiayaan. Penangkapan ADF berdasarkan atas Laporan Polisi nomor: LP/K/18/3/2021/P.Kaltim/Res.Balikpapan/Polsek Utara, 31 Maret 2021. Waktu kejadian Jumat (26/3) sekitar pukul 11.00 Wita dan pukul 20.3 0 Wita.

Kapolresta Balikpapan melalui Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Danang Aris Susanto didampingi Kanitreskrim Iptu Subari mengatakan, pelaku diringkus Selasa (11/5) dan ADF mengakui perbuatan jahat yang telah dilakukan terhadap korban.

Adapun kronologi kejadian, pada bulan November 2020 korban dan tersangka ADF berkenalan. Tersangka mengenakan kalung penyidik dan menyelipkan senjata pistol gas (air soft gun)  sehingga korban menyangka pelaku merupakan anggota Polri.

Di bulan Desember 2020, korban dan tersangka bertemu kembali. Kali ini  tersangka ADF mengaku sebagai anggota Densus 88. Karena korban merasa percaya, selanjutnya mereka berbisnis jual beli mobil.

Pada Jumat 26 Maret 2021 di apartemen Green Valley tersangka meminta uang kepada korban sejumlah 40 juta dengan cara paksa dan mengancam korban jika tidak memberikan uang. Karena ketakutan korban memberikan sejumlah uang bertahap dengan total 8,5 juta.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 Juni 2021 09:01

PDIP Siapkan Dua Nama Calon Wakil Wali Kota Balikpapan Pengganti Almarhum Thohari Aziz

Pertanyaan siapa pengganti almarhum Thohari Aziz sebagai Wakil Wali Kota…

Jumat, 11 Juni 2021 08:58

Komisi III DPR RI Soroti Tambang Kaltim

 Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyambangi…

Jumat, 11 Juni 2021 08:55

Vaksinasi Lansia Baru 25 Persen

Cakupan pemberian vaksinasi untuk kelompok lanjut usia atau lansia di…

Kamis, 10 Juni 2021 12:31

Waspada Peredaran Alkes Covid Tanpa Izin

Bantuan alat kesehatan (alkes) terus mengalir dari pihak swasta untuk…

Kamis, 10 Juni 2021 12:26
Belum Ditahan karena Masih di RSJ Samarinda

Pelaku Perusakan di Masjid Jadi Tersangka

Saat ini Polresta Balikpapan menangani dua kasus yang pelakunya terindikasi…

Kamis, 10 Juni 2021 11:19

Program BPJS Kesehatan Gratis di Balikpapan Perlu Duit Rp 57 Miliar

 DPRD Kota Balikpapan hingga saat ini masih menunggu rincian perhitungan…

Kamis, 10 Juni 2021 11:15

Mortir Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan Lagi di Manggar

Sebuah mortir yang diduga sisa Perang Dunia Kedua (PD II)…

Kamis, 10 Juni 2021 11:07

Tembakau Sintetis Hantui Pelajar di Balikpapan

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan pada tahun 2021 ini…

Kamis, 10 Juni 2021 11:05

Mau Ambil Duit Setoran Haji, Ada Tahapannya..Ya..., Ada 7 Tahapan

Kementerian Agama (Kemenag) memperbolehkan calon jamaah haji tahun 2021 mengajukan…

Senin, 07 Juni 2021 14:06

Duit Jamaah Haji yang Gagal Berangkat Boleh Diambil

 Kementerian Agama (Kemenag) memperbolehkan calon jamaah haji tahun 2021 mengajukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers