MANAGED BY:
SABTU
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Rabu, 26 Mei 2021 12:14
Usia TPA Buluminung Bisa Kurang dari 10 Tahun, Jika....

Jika Sampah yang Masuk TPA Tidak Tersaring

WADAH SAMPAH: TPA Buluminung di Kabupaten PPU memiliki luas lahan 18,9 hektare. TPA ini dibagi menjadi beberapa zona. Untuk zona pertama sudah dibuka sejak tahun 2010 lalu dan ditutup 2019 lalu. Dan kini sudah menggunakan zona dua

Semakin meningkatnya jumlah penduduk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi penyumbang utama meningkatnya volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) Buluminung. Saat ini ada seberat 25 ton sampah yang masuk ke TPA. Jika tidak diatasi dengan baik, maka umur penggunaan TPA Buluminung tidak akan mencapai 10 tahun seperti yang diperkirakan.

"Kalau perhitungan TPA kita bisa sampai 10 tahun. Ya tapi kalau tidak maksimal pengelolaannya dan sampahnya harus masuk terus ke TPA itu, umurnya bisa lebih pendek dari itu," terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU, Tita Deritayati S.Sos, MM.

Total luas lahan TPA Buluminung adalah 18,9 hektare yang terbagi menjadi dua zona. Untuk zona satu sudah penuh dan dinyatakan ditutup pada tahun 2019 lalu setelah 9 tahun digunakan untuk menampung sampah warga PPU. Dan saat ini zona dua sudah dibuka untuk menggantikannya.

"TPA kita itu kan ada zona-zonanya. zona  satu seluas dua koma sekian hektare dan  sudah ditutup, dibuka dari tahun 2010 hingga 2019 ditutup. Sekarang kita pakai zona dua. Luas TPA kita 18,9 hektare, tapi sudah dua zona yang dibuka," ujar Tita.

Untuk memperpanjang usia pemakaian TPA, Tita melakukan beberapa terobosan di antaranya adalah dengan malakukan penyaringan sampah-sampah yang masuk ke TPA. Jadi tidak semua sampah yang ada dibuang ke TPA. Sampah yang bernilai ekonomis akan dipisahkan untuk dijual melalui bank sampah.

"Makanya kita punya inovasi. Ini menjadi satu program pemerintah daerah didukung pak bupati kita, serbu gass (seratus bank sampah unit gerakan sedekah sampah). Semua kelurahan dan desa harus ikut berperan mengurangi sampahnya," tandas Tita. (bp-6/cal)


BACA JUGA

Senin, 18 Oktober 2021 12:26

15 Desa di Paser Blankspot, Diperjuangkan Bangun Menara Telekomunikasi

Dalam rangka menuntaskan blank spot 15 desa di Kabupaten Paser,…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:17

GAWAT INI..!! Karena Arisan, Emak-Emak Kembali Datangi Polres Paser

Kasus penipuan berkedok arisan online tak kunjung menemui titik terang…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:11

Di Paser, Cakupan Vaksin Ibu Hamil dan Menyusui Masih Rendah

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Paser kembali menggelar…

Senin, 11 Oktober 2021 11:57

Paser Banjir, Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolir, Pemkab Sewa Helikopter

 Dampak banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Paser  yang…

Senin, 11 Oktober 2021 11:53

Di PPU, Giliran Desa Ini yang Terendam Banjir

Banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Long Kali saat…

Senin, 11 Oktober 2021 10:47

Bocah Asal Palaran Terseret Arus di Tanjung Jumlai

Seorang bocah berusia 10 tahun asal Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan…

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:25

Operasi Antik, Lima Penjahat Narkoba Ditangkap

Dalam Operasi Antik Mahakam 2021, Polres Penajam Paser Utara (PPU) …

Jumat, 08 Oktober 2021 12:21

Nestapa Korban Kebakaran, Uang Rp 80 Juta yang Disimpan di Kaleng Sudah Tak Utuh

Bujono alias Dungin, kakek kelahiran 1942 yang tinggal seorang diri…

Senin, 27 September 2021 13:32

PARAH..!! Jalan penghubung Dua Desa Rusak Berat

Komisi III DPRD Paser baru-baru ini menggelar Rapat Dengar Pendapat…

Rabu, 15 September 2021 10:57

Dua Pemuda Terlibat Penganiayaan

Akibat pengaruh minuman keras (miras) dua pemuda berinisial AR (20)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers