MANAGED BY:
SABTU
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Jumat, 25 Juni 2021 12:09
Waspadai Kekerasan Seksual pada Anak dari Gawai

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya orangtua untuk lebih mengawasi anak-anak saat menggunakan gawai (gadget). Pasalnya, kasus pelecehan seksual pada anak di Balikpapan semakin memprihatinkan, utamanya berasal dari pengaruh gawai.

Kasi Penguatan Lembaga Penyedia Layanan Kualitas Hidup Anak DP3AKB Balikpapan, Sofya Anita menyebutkan sejak tahun 2019 hingga 2021 tercatat ada 11 kasus kekerasan seksual pada anak yang berawal dari gawai. "Kejahatan berupa pelecehan ataupun kekerasan seksual yang terjadi pada anak ini berupa prostitusi online, itupun kasus yg tertangkap tangan saja," terang Anita dalam kegiatan Sosialisasi Perlindungan Anak  Melalui Pola Penguatan Pengasuhan Keluarga dari RT ke RT (Lautan RT) di Posyandu Nusa Indah RT 44, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, Kamis (24/6).

Pelaku kekerasan atau pelecehan seksual, kata Anita, ada juga yang tidak secara langsung bertemu korbannya tetapi hanya melalui video ataupun aplikasi. "Biasanya si anak atau si korban ini diminta untuk membuka baju dan memperlihatkan bagian tubuhnya dan mendapat upah bayaran berupa pulsa. Ini sering terjadi seperti ini. Orangtua harus benar-benar mengawasi," ujar Anita.

Menurutnya, salah satu penyebab anak-anak di zaman sekarang ini dengan mudahnya menjadi korban kekerasan seksual karena adanya penerapan pola asuh yang kurang tepat dari orangtua. Banyak orangtua yang tidak menyadari bahwa anak-anak sangat mudah meniru apa yang dilakukan oleh orangtuanya.

"Contoh sederhana saja, ada saudara atau siapapun yang memangku si anak, dibelai, dipeluk. Anak pastinya memang merasa disayang. Tapi, apa yang ada di pikiran orang dewasa yang memangku dan memeluk itu bisa berbeda. Itu yang harus diwaspadai," tegasnya.

Oleh sebab itu, Anita mengimbau agar orangtua harus bisa memberikan pengenalan atau pemahaman sejak dini kepada anak-anak mengenai pengetahuan seksual dasar. Yaitu,  perbedaan laki-laki dan perempuan, kesehatan reproduksi dan lain sebagainya.

Kekerasan ini layaknya fenomena gunung es, hanya permukaannya saja yang terlihat kecil, namun sebenarnya di dalamnya begitu besar.

Psikolog Klinis, Dwita Salverry menambahkan bahwa efek pola asuh orangtua yang otoriter juga justru menjadi pemicu dalam memberi celah terjadinya kekerasan.  Mulai dari kekerasan psikis, kekerasan fisik yang kemudian tak jarang menggiring ke arah kekerasan seksual.

"Pola asuh ini yang harus benar-benar dipahami orangtua. Mungkin orangtua dapat bisa bersikap lebih demokratis. Karena berdasarkan penelitian, orangtua yang menerapkan pola asuh yang demokratis justru anak-anak jarang menjadi korban kekerasan," tuturnya.

Sementara itu, Lurah Batu Ampar, Balikpapan Utara, Mardanus menyampaikan program sosialisasi ini sangat penting terlebih di era perkembangan teknologi yang luar biasa seperti saat ini.

"Peran orangtua khususnya ibu lebih banyak dibutuhkan oleh anak-anak. Penggunaan gawai memang ada efek baik dan buruknya untuk anak. Namun, jika tidak diawasi maka tanpa kita sadari anak bisa melihat apa saja," ungkap Mardanus.

Selain itu, Mardanus juga menerangkan bahwa selama ini pihaknya kerap bekerjasama dengan DP3AKB untuk menyelesaikan beberapa kasus kekerasan pada perempuan dan anak di wilayahnya.  "Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini dapat memberikan pengetahuan bagi kita mengenai cara ataupun aturannya dalam mengasuh anak. Sehingga kita bisa melindungi anak-anak kita di rumah dari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (cha/vie)


BACA JUGA

Senin, 11 Oktober 2021 10:48

Begini Menjaga Kesehatan Jantung Selama Pandemi

Menjaga kesehatan dan diri dari dari risiko penularan Covid-19 memang…

Jumat, 08 Oktober 2021 12:18

Osteoporosis, Penyakit Tersembunyi yang Tidak Disadari

DOKTER Spesialis Ortopedi & Traumatologi dr. Ricky Edwin Pandapotan Hutapea, Sp.OT…

Rabu, 25 Agustus 2021 11:11

Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Diabetes

PENYAKIT diabetes bisa muncul karena dipicu oleh banyak faktor. Bisa karena…

Selasa, 10 Agustus 2021 12:21

Bisa Komplikasi jika Terlalu Sering Swab

SEIRING berjalannya waktu, pandemi Covid-19 membuat masyarakat harus terus bergerak, tapi…

Selasa, 13 Juli 2021 10:55

Mengenal Endometriosis Reproduksi Perempuan

RASA nyeri saat haid tak bisa sepenuhnya dianggap enteng. Pada beberapa…

Selasa, 13 Juli 2021 10:49

Kena Flu Perlu Di-swab Juga, Ini Penjelasannya

WALAU memiliki gejala mirip, ada sejumlah hal yang membedakan antara flu…

Rabu, 07 Juli 2021 12:49

Jangan Pakai Masker Terlalu Tebal

MASKER kain menjadi salah satu masker yang paling banyak diminati masyarakat.…

Jumat, 02 Juli 2021 12:05

Ini Langkah Pertolongan Pertama ketika Mimisan

Sering mimisan? Ini 5 langkah pertolongan pertama menangani mimisan. Mimisan…

Jumat, 25 Juni 2021 12:34

Cara Menghindari Terkena Penyakit Diabetes di Usia Muda

Penyakit diabetes tipe II bisa menghantui Anda bila asal mengkonsumsi makanan…

Jumat, 25 Juni 2021 12:09

Waspadai Kekerasan Seksual pada Anak dari Gawai

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers