MANAGED BY:
SABTU
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Sabtu, 10 Juli 2021 11:09
50 Kepala Keluarga di Perbatasan Tak Punya Identitas, Anak-Anaknya Tak Dapat Bersekolah
ilustrasi

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengaku prihatin, karena saat ini ada sebanyak 50 kepala keluarga (KK) yang ada di Kelurahan Sotek yang berbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat (Kubar), hingga saat ini belum memiliki identitas kependudukan resmi. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab anak-anak di sana tidak dapat bersekolah.

"Saya tadi menghubungi teman-teman kepala sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), serta DPRD yang notabenenya mereka mengharapkan saya melakukan jemput bola yang ada di daerah perbatasan Sotek dengan Kutai Barat. Di situ ada lebih dari 50 kepala keluarga yang tidak punya identitas sama sekali, dan semua rata-rata buta huruf. Nah, ini kami Disdukcapil diminta untuk melakukan pelayanan jemput bola ke sana," ungkap Kepala Disdukcapil  PPU, Suyanto.

Karena pentingnya memiliki identitas kependudukan khususnya untuk anak-anak yang akan bersekolah, maka Suyanto menggandeng pihak sekolah terdekat dari lokasi, untuk membantu memberikan blangko kependudukan, agar anak-anak di sana segera dapat bersekolah dan tidak menjadi buta huruf.

"Karena ini warga yang perlu punya identitas, maka kami memanggil guru dan kepala sekolah tadi. Kami beri blanko dulu, Senin kami mau cek kondisi datanya kayak apa, baru kami turun ke sana. Karena data warga ini, selain warga yang sudah  turun-temurun berada di sana yang tidak punya pendidikan, yang tidak bisa sekolah, bahkan tidak tahu huruf, ini yang sangat mengkhawatirkan. Tapi bukan daerah terpencil, tetapi daerah perbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat," ungkap Suyanto.

Pria yang pada akhir tahun ini memasuki masa purna tugas menambahkan, kebanyakan warga di sana adalah pendatang dari pulau Jawa dan Sulawesi yang merantau ke sana puluhan tahun, dan mengalami kesulitan untuk melakukan pendataan identitas diri, yang mengakibatkan anak-anak kesulitan untuk sekolah.

"Tiga minggu yang lalu banyak warga di sana mengurus identitas, ternyata banyak warga pendatang dari Sulawesi, Jawa, Samarinda, Balikpapan , Paser. Tapi mereka sudah lama di sana, sudah dari tahun 2000-an. Kami sangat prihatin masyarakat kita tidak punya pendidikan. Kami Disdukcapil harus bisa memfasilitasi mereka sampai bisa punya identitas, karena mereka tidak bisa bersekoah karena tidak punya identitas," tandas Suyanto. (bp-6/cal)


BACA JUGA

Senin, 18 Oktober 2021 12:26

15 Desa di Paser Blankspot, Diperjuangkan Bangun Menara Telekomunikasi

Dalam rangka menuntaskan blank spot 15 desa di Kabupaten Paser,…

Jumat, 15 Oktober 2021 14:17

GAWAT INI..!! Karena Arisan, Emak-Emak Kembali Datangi Polres Paser

Kasus penipuan berkedok arisan online tak kunjung menemui titik terang…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:11

Di Paser, Cakupan Vaksin Ibu Hamil dan Menyusui Masih Rendah

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Paser kembali menggelar…

Senin, 11 Oktober 2021 11:57

Paser Banjir, Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolir, Pemkab Sewa Helikopter

 Dampak banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Paser  yang…

Senin, 11 Oktober 2021 11:53

Di PPU, Giliran Desa Ini yang Terendam Banjir

Banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Long Kali saat…

Senin, 11 Oktober 2021 10:47

Bocah Asal Palaran Terseret Arus di Tanjung Jumlai

Seorang bocah berusia 10 tahun asal Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan…

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:25

Operasi Antik, Lima Penjahat Narkoba Ditangkap

Dalam Operasi Antik Mahakam 2021, Polres Penajam Paser Utara (PPU) …

Jumat, 08 Oktober 2021 12:21

Nestapa Korban Kebakaran, Uang Rp 80 Juta yang Disimpan di Kaleng Sudah Tak Utuh

Bujono alias Dungin, kakek kelahiran 1942 yang tinggal seorang diri…

Senin, 27 September 2021 13:32

PARAH..!! Jalan penghubung Dua Desa Rusak Berat

Komisi III DPRD Paser baru-baru ini menggelar Rapat Dengar Pendapat…

Rabu, 15 September 2021 10:57

Dua Pemuda Terlibat Penganiayaan

Akibat pengaruh minuman keras (miras) dua pemuda berinisial AR (20)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers