MANAGED BY:
SELASA
27 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 22 Juli 2021 10:41
Viral di Medsos, Diduga Juga Pelaku Begal
Pria Mabuk Tusuk Warga dengan Sangkur
DIGIRING POLISI: Pria berinisial IW (32) pelaku penusukan digiring polisi menuju tahanan Polresta Balikpapan. Pelaku ditangkap Tim Jatanras setelah korban penikaman melapor

PROKAL.CO,

Tim Jatanras Polresta Balikpapan menangkap seorang pria berinisial IW (32) pelaku penusukan terhadap korban yang terjadi di jalan Letkol HM Asnawi Arbain (Bejebeje) No 37 Gunung Bahagia Kecamatan Balikpapan Selatan, Selasa (20/7). Kejadian penikaman Senin dini hari pukul 00.30 Wita. Pelaku adalah pria mabuk akibat minuman keras (miras) viral di medsos yang diduga begal di jalan Bejebeje tersebut. Pagi harinya pelaku langsung ditangkap polisi.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan, warga yang menjadi korban penikaman mengalami luka di tangan kanan dan langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polresta Balikpapan.

"Pelaku melakukan penganiayaan terhadap salah satu korban, dimana korban mengalami luka tusukan di telapak tangan kanan korban,"kata Rengga, Rabu (21/7) kemarin. Lebih lanjut Rengga mengatakan, pelaku melakukan aksinya dengan menggunakan sebuah pisau sangkur dengan gagang warna hitam yang dibawa oleh pelaku dari rumahnya.

Antara pelaku dan korban ketika bertemu di jalan Bejebeje terjadi cek cok, selanjutnya korban ditusuk oleh pelaku dengan pisau karena pengaruh dari minuman keras. "Awalnya pelaku ini meminum minuman keras di suatu tempat, kemudian saat bertemu korban di daerah Bejebeje kemudian pelaku dan korban terjadi cek cok dan pelaku ditusuk dengan pisau sangkur," bebernya.

Rengga menambahkan, antara pelaku dan korban tidak saling mengenal. Hanya saja kebetulan bertemu dengan korban di jalan Letkol HM Asnawi Arbain dan terjadi penusukan. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,  pelaku dijerat pasal 351 ayat 1 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (jam/ono)


BACA JUGA

Selasa, 27 Juli 2021 13:56

Kaltim dan Kaltara Kekurangan 15 Ton Oksigen Perhari

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir…

Selasa, 27 Juli 2021 13:09

Pangdam Pastikan Fasilitas Isolasi Masih Memadai

Kondisi  penyebaran virus corona (Covid-19) di Kaltim, termasuk Balikpapan belum…

Selasa, 27 Juli 2021 13:01

Kata Wakil Ketua DPRD Balikpapan Ini, Penyekatan Jalan Tidak Efektif Tekan Covid-19, Menyulitkan Masyarakat dan Pemborosan Anggaran

Selama penerapan PPKM Level 4, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melakukan…

Selasa, 27 Juli 2021 11:19

Di PPU, BIN Langsung ke Rumah Warga untuk Vaksin

TANA PASER - Badan Intelijen Negara (BIN) Kaltim menggelar program…

Senin, 26 Juli 2021 10:20

PPKM Berlanjut, PHK Besar-besaran Mengancam

Upaya pemerintah menekan laju penularan Covid-19 dengan menerapkan pemberlakuan pembatasan…

Senin, 26 Juli 2021 10:14

Proses Pembahasan APBD Tak Terpengaruh PPKM, Bahasnya Pindah ke Gedung Parkir

 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan memastikan sejumlah kebijakan…

Minggu, 25 Juli 2021 11:50

Kapolda Kaltim Warning Penimbun Obat dan Oksigen

 Jangan coba-coba menimbun kebutuhan kesehatan seperti obat-obatan, oksigen dan lainnya…

Minggu, 25 Juli 2021 11:48

Berenang di Pantai Belakang Bandara Sepinggan, Remaja Hilang

 Seorang remaja pria dikabarkan hilang saat tengah asyik berenang di…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:56

Berapa Jumlah yang Terima Bantuan Duit Rp 300 Ribu dari Pemkot..?

Pemkot Balikpapan berencana menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp 300 ribu…

Jumat, 23 Juli 2021 13:23

Belasan Mahasiswa yang Demo Itu Masih Ditahan, Kapolres Bilang Mungkin Ada Jadi Tersangka

 Belasan mahasiswa yang mengikuti aksi demonstrasi penolakan perpanjangan pemberlakuan pembatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers